Rumah Terduga Teroris Digeledah, Bahan Kimia hingga Detonator Ditemukan

Kompas.com - 17/05/2019, 22:41 WIB
Petugas kepolisian tengah berjaga-jaga di lokasi penangkapan tersangka teroris berinisial AR (51) di Kelurahan Nanggewer Cibinong Bogor Jawa Barat, Jumat (17/5/2019) Kompas.com/Afdhalul Ikhsan .Petugas kepolisian tengah berjaga-jaga di lokasi penangkapan tersangka teroris berinisial AR (51) di Kelurahan Nanggewer Cibinong Bogor Jawa Barat, Jumat (17/5/2019)


KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri dibantu Polres Bogor melakukan penggeledahan di rumah seorang terduga teroris berinisial E alias AR (51) di Kelurahan Nanggewer, RT 002 RW 003, Kecamatan Cibinong, Bogor, Jawa Barat.

Dari hasil penggeledahan tersebut, Densus 88 menemukan berbagai macam bahan dasar kimia untuk merakit bom, senjata tajam, buku jihadis dan rangkaian detonator lengkap dengan buku cara merakit bom.

"Hasil penggeledahan kami temukan bahan baku dan bahan jadi peledak hasil produksi rumahan seperti jenis TATP dan nitrogliserin, kemudian kami juga temukan beberapa panci, paku-paku," kata Kapolres Bogor AKBP Andi Moch Dicky melalui keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Jumat (17/5/2019).

Baca juga: Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Bogor

Dari hasil pemeriksaan sementara, lanjut dia, diduga AR merupakan pengikut jaringan ISIS di Indonesia.

"Sampai saat ini TKP masih dijaga oleh kepolisian," ujar dia.

Ketua RT setempat Tatang membenarkan seorang warganya tertangkap tim Densus 88 Antiteror beserta barang bukti yang dimasukkan ke dalam kardus.

Pada dua minggu yang lalu dirinya sudah mendapat pemberitahuan tentang warganya berinisial AR yang diduga terlibat terorisme.

Kemudian, pada Jumat (17/5/2019) sekitar pukul 15.30 WIB, dirinya diperkenankan untuk mendampingi upaya penggeledahan di rumah AR.

Baca juga: Polri Putar Video Terduga Teroris yang Berencana Jalankan Aksi pada 22 Mei

"Sudah diintai dua minggu lalu ada anggota nanyain foto ini warga bapak, saya bilang iya. Nah, tadi saya sempat kaget lagi kerja dipanggil kemudian saya disuruh masuk sebagai RT di sana barang-barangnya. Ada buku-buku. Ada cairan-cairan bahan kimia dan paku paku," ujar dia.

AR yang tercatat sebagai warga asli Bogor, Kelurahan Nanggewer, Kecamatan Cibinong, Bogor, dan tinggal bersama istri beserta enam anaknya.

"AR terdaftar di data memang asli orang sini tinggal bersama istrinya dan anak, kerjanya tukang parkir," ujar dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Vaksinasi Tahap Kedua Digelar Awal Maret, Kadinkes Ambon: Kita Prioritaskan Lansia

Vaksinasi Tahap Kedua Digelar Awal Maret, Kadinkes Ambon: Kita Prioritaskan Lansia

Regional
Ancaman Erupsi Gunung Merapi Berubah, Obyek Wisata Ketep Pass Kembali Dibuka

Ancaman Erupsi Gunung Merapi Berubah, Obyek Wisata Ketep Pass Kembali Dibuka

Regional
Jelang Pelantikan, Bupati dan Wabup Terpilih Gunungkidul Jalani Swab Antigen

Jelang Pelantikan, Bupati dan Wabup Terpilih Gunungkidul Jalani Swab Antigen

Regional
Jelang Pelantikan, Gibran: Siapa Bilang Hari Pertama Senin, Besok Langsung Gas

Jelang Pelantikan, Gibran: Siapa Bilang Hari Pertama Senin, Besok Langsung Gas

Regional
Vaksinasi Covid-19 untuk Guru, Ganjar: Bagaimana Siswanya, Ikut Divaksin Tidak?

Vaksinasi Covid-19 untuk Guru, Ganjar: Bagaimana Siswanya, Ikut Divaksin Tidak?

Regional
Pakai APBD Senilai Rp 1,8 M, Pemkot Denpasar Lanjutkan Sewa Hotel untuk Pusat Karantina

Pakai APBD Senilai Rp 1,8 M, Pemkot Denpasar Lanjutkan Sewa Hotel untuk Pusat Karantina

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 25 Februari 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 25 Februari 2021

Regional
Demi Tutupi Hubungan Terlarang, Bayi 9 Bulan Dibunuh Ibu dan Selingkuhan

Demi Tutupi Hubungan Terlarang, Bayi 9 Bulan Dibunuh Ibu dan Selingkuhan

Regional
Ini Kegiatan yang Dilakukan Eri Cahyadi Jelang Dilantik Jadi Wali Kota Surabaya

Ini Kegiatan yang Dilakukan Eri Cahyadi Jelang Dilantik Jadi Wali Kota Surabaya

Regional
Geledah Rumah Tersangka Korupsi Migas Blok Mahakam, Kejati Kaltim Sita 3 Mobil Mewah

Geledah Rumah Tersangka Korupsi Migas Blok Mahakam, Kejati Kaltim Sita 3 Mobil Mewah

Regional
Seusai Mengantar Pacar, Pria di Palembang Ini Ditodong Pistol Mainan

Seusai Mengantar Pacar, Pria di Palembang Ini Ditodong Pistol Mainan

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 25 Februari 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 25 Februari 2021

Regional
Takut Temukan Hiu Berwajah Manusia, Nelayan Ini Sempat Membuangnya, Begini Kronologi dan Penjelasan Ahli

Takut Temukan Hiu Berwajah Manusia, Nelayan Ini Sempat Membuangnya, Begini Kronologi dan Penjelasan Ahli

Regional
Salatiga Ditetapkan sebagai Kota Paling Toleran 2020 versi Setara Institute

Salatiga Ditetapkan sebagai Kota Paling Toleran 2020 versi Setara Institute

Regional
Ini Daftar Daerah di Jatim Berstatus Siaga dan Waspada Banjir, Surabaya Salah Satunya

Ini Daftar Daerah di Jatim Berstatus Siaga dan Waspada Banjir, Surabaya Salah Satunya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X