Dua Kelompok Pemuda yang Tawuran di Pekanbaru Berdamai

Kompas.com - 17/05/2019, 21:52 WIB
Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto, Camat Rumbai Pesisir Indah Vidya Astuti,  tokoh masyarakat dan keduabelah pihak yakni kelompok pemuda yang terlibat tawuran berdamai setelah dilakukan mediasi di Polresta Pekanbaru, Jumat (17/5/2019). Dok. Polresta Pekanbaru KOMPAS.com/IDON TANJUNGKapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto, Camat Rumbai Pesisir Indah Vidya Astuti, tokoh masyarakat dan keduabelah pihak yakni kelompok pemuda yang terlibat tawuran berdamai setelah dilakukan mediasi di Polresta Pekanbaru, Jumat (17/5/2019). Dok. Polresta Pekanbaru

"Di Bukit Raya pernah kejadian. Setelah kami tekan pindah ke Tampan. Untuk itu akan tetap kami awasi. Kami juga mengimbau para orangtua untuk selalu menjaga dan mengawasi anaknya," ujar Susanto.

Sementara itu, Camat Rumbai Pesisir, Indah Vidya Astuti yang hadir dalam mediasi dua kelompok tawuran, berharap kejadian itu tidak terulang lagi.

"Alhamdulillah, tadi sudah berdamai kedua belah pihak, Pemuda Pesisir dan Pemuda Bom Lama. Jadi, kedepannya kami harap saling merangkul. Apalagi, sama-sama warga Kecamatan Rumbai Pesisir," ungkap Indah, kepada wartawan usia mediasi, Jumat.

Kedua kelompok pemuda telah membuat surat perdamaian yang ditandatangani pihak terkait. Dengan harapan, kejadian serupa tidak terulang kembali.

"Kami sudah menandatangani surat perdamaian. Kedua belah pihak berjanji tidak akan berbuat seperti itu lagi, dan seandainya terjadi lagi akan diproses secara hukum. Karena tadi malam ada yang ditangkap yang membawa senjata tajam. Dan sesuai dengan arahan Pak Kapolresta dikeluarkan hari ini dengan jaminan tokoh masyarakat," kata Indah.

Baca juga: Pasca Tawuran Dua Kelompok Pemuda, Empat Orang Terluka

Saat ditanya apakah kedua kelompok pernah bersiteru sebelumnya, Indah membenarkan kejadian tersebut.

"Pernah, cuma istilahnya kecil-kecil lah ya. Saling senggol menyenggol gitu kan. Tapi bisa berdamai. Tidak sampai seperti yang sekarang terjadi saling serang," ujar Indah.

Diberitakan sebelumnya, dua kelompok pemuda terlibat tawuran di kawasan Jembatan Siak IV, Kelurahan Meranti Pandak, Kecamatan Rumbai Pesisir, Pekanbaru, Riau, Kamis (16/5/2019) malam.

Saat tawuran terjadi, situasi mencekam. Kedua kubu saling serang dengan sebagian membawa senjata tajam.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tolak Permintaan Maaf, Keluarga Ngotot Laporkan Anak Ibu Kalsum ke Polisi

Tolak Permintaan Maaf, Keluarga Ngotot Laporkan Anak Ibu Kalsum ke Polisi

Regional
Terobosan Kampung Tangkal Covid-19 Bantu Warga Kena PHK: Lahan Penuh Ular Jadi Kebun Sayur, Saluran Kumuh Jadi Tambak Ikan

Terobosan Kampung Tangkal Covid-19 Bantu Warga Kena PHK: Lahan Penuh Ular Jadi Kebun Sayur, Saluran Kumuh Jadi Tambak Ikan

Regional
Ibu Kalsum Adukan Balik Anaknya soal Harta Warisan, Polisi: Belum Tentu Bisa Jadi Laporan

Ibu Kalsum Adukan Balik Anaknya soal Harta Warisan, Polisi: Belum Tentu Bisa Jadi Laporan

Regional
Sempat Ingin Dipenjarakan, Ibu Kalsum Adukan Balik Anaknya ke Polisi soal Harta Warisan

Sempat Ingin Dipenjarakan, Ibu Kalsum Adukan Balik Anaknya ke Polisi soal Harta Warisan

Regional
Fakta Ayah Cabuli Anak Kandung, Dilakukan Selama 10 Tahun, Kepergok Istri

Fakta Ayah Cabuli Anak Kandung, Dilakukan Selama 10 Tahun, Kepergok Istri

Regional
TNI Pasang Patok di Kantor Wali Kota Magelang, Ini 2 Opsi bagi Pemkot

TNI Pasang Patok di Kantor Wali Kota Magelang, Ini 2 Opsi bagi Pemkot

Regional
TNI Pasang Patok di Kantor Wali Kota Magelang, Komandan: Mereka Tempati Aset Kami

TNI Pasang Patok di Kantor Wali Kota Magelang, Komandan: Mereka Tempati Aset Kami

Regional
'Beras 10 Kilogram Itu Seharga 4 Gram Emas, Kalau Dibeli dengan Uang Rp 2 Juta'

"Beras 10 Kilogram Itu Seharga 4 Gram Emas, Kalau Dibeli dengan Uang Rp 2 Juta"

Regional
Cerita Suroto, Tiduran 10 Tahun di Kamar dan Pernah Dipenjara

Cerita Suroto, Tiduran 10 Tahun di Kamar dan Pernah Dipenjara

Regional
Perjuangan Paramita Jalani Hidup Pascagempa Palu, Lumpuh Separuh Badan dan Andalkan Suami

Perjuangan Paramita Jalani Hidup Pascagempa Palu, Lumpuh Separuh Badan dan Andalkan Suami

Regional
Ganjar Sebut Seluruh ASN Pemprov Jateng yang Terjangkit Covid-19 Merupakan Orang Tanpa Gejala

Ganjar Sebut Seluruh ASN Pemprov Jateng yang Terjangkit Covid-19 Merupakan Orang Tanpa Gejala

Regional
Risma Usul Pasien Covid-19 Sekali Swab Bisa Pulang, Ini Tanggapan RSUD Soetomo

Risma Usul Pasien Covid-19 Sekali Swab Bisa Pulang, Ini Tanggapan RSUD Soetomo

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kantor Bupati Kutai Timur Disegel KPK | Video Viral Wanita Joget di Suramadu

[POPULER NUSANTARA] Kantor Bupati Kutai Timur Disegel KPK | Video Viral Wanita Joget di Suramadu

Regional
Kisah Suroto, 10 Tahun Tiduran dan Tak Pernah Bangun, hingga Rambutnya Gimbal Jadi Bantal

Kisah Suroto, 10 Tahun Tiduran dan Tak Pernah Bangun, hingga Rambutnya Gimbal Jadi Bantal

Regional
RSUD Soetomo: Ada Pasien Takut Pulang Sebelum 2 Kali Negatif, Khawatir Ditolak

RSUD Soetomo: Ada Pasien Takut Pulang Sebelum 2 Kali Negatif, Khawatir Ditolak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X