Video Perkelahiannya Viral, Dua Siswi di Kota Parepare Ini Diamankan Polisi

Kompas.com - 17/05/2019, 19:55 WIB
Nampak polisi sedang memeriksa dua siswi pelajar yang video perkelahian mereka viral di media sosial. KOMPAS.com/SUDDIN SYAMSUDDIN Nampak polisi sedang memeriksa dua siswi pelajar yang video perkelahian mereka viral di media sosial.


PAREPARE, KOMPAS.comVideo perkelahian dua pelajar perempuan berinisial IM dan WI di Kota Parepare, Sulawesi Selatan, menjadi viral.

Video yang awalnya diunggah dengan komentar dua perempuan berkelahi karena asmara itu beredar di media sosial.

Kejadian ini terjadi di depan Stadion Gelora Mandiri, Kelurahan Lompoe, Kemamatan Bacukiki, Kota Parepare, Sulawesi Selatan.

Baca juga: Foto Viral Gangster Bawa Celurit hingga Keributan di Jakarta, Begini Faktanya...

“Perkelahian itu berawal video saya yang lainnya berjoget tik tok bersama teman teman kelas disebar di grup WhatsApp oleh WI, teman sekolah saya sendiri. Kemudian, saya mengajak WI bertemu untuk klarifikasi soal video berjoget tiktok," kata IM, saat diinterogasi di ruang Unit PPA Polres Parepare, Sulawesi Selatan, Jumat (17/5/2019).

Dia melanjutkan, saat bertemu di depan Stadion Gelora Mandiri dengan WI, kemudian terjadi cekcok yang berujung perkelahian yang direkam oleh temannya sendiri yang juga ada di lokasi tersebut.

“Perkelahaian itu terjadi karena kami tak menemui kesepakatan, kami kemudian berkelahi dan direkam oleh teman, dan diunggah ke media social," ujar WI, di kesempatan yang sama.

Setelah viral selama dua hari, kedua pelajar kemudian diamankan pihak Polres Parepare, untuk dimintai keterangan.

KBO Satreskrim Polres Parepare Iptu Yanto Haryanto mengatakan, keduanya diamankan untuk dimintai keterangannya.

Baca juga: Viral Aksi Begal di Bulan Ramadhan, dari Modus Cabut Kunci hingga Pakai Gergaji

“Sejumlah saksi-saksi yang hadir dalam perkelahian itu juga kami panggil. Masalah ini sementara kami mediasi, karena keduanya adalah anak di bawah umur," kata Yanto Haryanto.

Polisi mengimbau orangtua mengawasi anak mereka di luar jam sekolah. 

Penggunakan telepon seluler oleh anak juga diimbau diatur dan diawasi oleh orangtua, agar tidak terjadi kekerasan atau perkelahian terhadap pelajar. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemerintah Daerah Ini Sediakan WiFi Gratis 24 Jam Bagi Pendaftar CPNS

Pemerintah Daerah Ini Sediakan WiFi Gratis 24 Jam Bagi Pendaftar CPNS

Regional
APBD Jateng 2020 Disahkan Sebesar Rp 28,3 Triliun

APBD Jateng 2020 Disahkan Sebesar Rp 28,3 Triliun

Regional
Trans Jateng Diprotes Awak Mikrobus di Purbalingga, Begini Respons Pemprov

Trans Jateng Diprotes Awak Mikrobus di Purbalingga, Begini Respons Pemprov

Regional
Hujan dan Angin Kencang di Banyuasin, 83 Rumah Rusak

Hujan dan Angin Kencang di Banyuasin, 83 Rumah Rusak

Regional
Pelaku Penggelapan Dana Nasabah BNI Ambon Kirim Toyota Alphard ke Temannya di Surabaya

Pelaku Penggelapan Dana Nasabah BNI Ambon Kirim Toyota Alphard ke Temannya di Surabaya

Regional
Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Lukai 6 Orang, Ini Nama-namanya

Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Lukai 6 Orang, Ini Nama-namanya

Regional
Sungai Anyar di Solo Tercemar Limbah Detergen

Sungai Anyar di Solo Tercemar Limbah Detergen

Regional
Nasib Warga di Daerah Rawan Bencana di Sukabumi Tunggu Hasil Kajian Badan Geologi

Nasib Warga di Daerah Rawan Bencana di Sukabumi Tunggu Hasil Kajian Badan Geologi

Regional
Pasca-bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Seluruh Driver Ojol yang Masuk ke Mapolresta Samarinda Diperiksa

Pasca-bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Seluruh Driver Ojol yang Masuk ke Mapolresta Samarinda Diperiksa

Regional
Sosok Djaduk Ferianto di Mata Dewa Budjana, Juki Kill The DJ, hingga Syaharani

Sosok Djaduk Ferianto di Mata Dewa Budjana, Juki Kill The DJ, hingga Syaharani

Regional
Pasca-bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Linmas di Surabaya Dilengkapi Rompi Anti-Peluru

Pasca-bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Linmas di Surabaya Dilengkapi Rompi Anti-Peluru

Regional
Pendaftar CPNS di Jatim Capai 2.362, Tertinggi Ketiga Nasional

Pendaftar CPNS di Jatim Capai 2.362, Tertinggi Ketiga Nasional

Regional
8 Kabupaten Kota di Jabar Rawan Pelanggaran Pilkada, Mana Saja?

8 Kabupaten Kota di Jabar Rawan Pelanggaran Pilkada, Mana Saja?

Regional
Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Sering Pergi Pagi Pulang Tengah Malam

Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Sering Pergi Pagi Pulang Tengah Malam

Regional
Sekolah Terendam Banjir, Siswa MTsN Matangkuli Terpaksa Diliburkan

Sekolah Terendam Banjir, Siswa MTsN Matangkuli Terpaksa Diliburkan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X