Tim Labfor Polda Jatim Olah TKP Kasus Mutilasi untuk Buktikan Keterangan Pelaku

Kompas.com - 16/05/2019, 21:09 WIB
Tim Labfor Polda Jawa Timur saat melakukan olah TKP kasus mutilasi terhadap tubuh wanita di lantai 2 Pasar Besar Kota Malang, Kamis (16/5/2019) KOMPAS.com/ANDI HARTIK Tim Labfor Polda Jawa Timur saat melakukan olah TKP kasus mutilasi terhadap tubuh wanita di lantai 2 Pasar Besar Kota Malang, Kamis (16/5/2019)


MALANG, KOMPAS.com - Tim Laboratorium Forensik ( Labfor) Polda Jawa Timur melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi ditemukannya potongan tubuh wanita korban mutilasi di lantai 2 Pasar Besar Kota Malang, Kamis (16/5/2019).

Olah TKP tersebut untuk mencocokkan barang bukti di lapangan dengan keterangan pelaku.

Terutama tentang pengakuan pelaku yang mengatakan korban meninggal karena penyakit yang dideritanya dan dimutilasi setelah tiga hari kemudian.

Sugeng, pelaku kasus ini, juga dihadirkan dalam oleh TKP oleh tim Labfor Polda Jawa Timur tersebut.

Baca juga: 7 Fakta Kasus Mutilasi di Kota Malang, Dimutilasi Setelah Meninggal hingga Tulisan Sugeng di Telapak Kaki

"Mulai pagi Labfor dari Polda Jatim melaksanakan pemeriksaan terhadap pakaian korban maupun pakaian pelaku dan juga alat-alat yang digunakan oleh pelaku. Ini masih didalami oleh Labfor. Kemudian Labfor mengadakan pengecekan TKP dengan pelaku," kata Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri, Kamis.

Sejauh ini, belum ada kesimpulan pasti terkait meninggalnya korban. Polisi masih menunggu hasil dari tim Labfor Polda Jawa Timur.

"Hasilnya menunggu dari Labfor. Apakah betul pelaku melakukan mutilasi setelah meninggal," kata dia.

Sementara itu, pelaku memutilasi korban dengan gunting. Pelaku sejauh ini masih konsisten dengan keterangannya.

"Dari pertama diinterogasi sampai tadi masih konsisten," ujar dia.

Diketahui, potongan tubuh wanita ditemukan terpencar di lantai 2 Pasar Besar Kota Malang. Belum diketahui identitas korban tersebut.

Baca juga: Ungkap Identitas Korban Mutilasi, Polisi Bikin Sketsa Wajah dari Potongan Kepala

Sugeng mengaku tidak mengenal korban dan hanya mengetahui kalau korban asli Maluku.

Sugeng ditangkap dari petunjuk yang terdapat di kaki kanan korban. Telapak kaki tersebut memuat nama 'Sugeng'.

Nama itu ditulis sendiri oleh pelaku dengan menusuk-nusukkan jarum sol sepatu hingga membentuk tulisan.



Terkini Lainnya

Sutrisno, Penjual Mi Lidi Berdasi yang Sukses Curi Perhatian Pembeli

Sutrisno, Penjual Mi Lidi Berdasi yang Sukses Curi Perhatian Pembeli

Regional
Namanya Disebut-sebut Saksi 02 dalam Sidang MK, Ini Kata Moeldoko

Namanya Disebut-sebut Saksi 02 dalam Sidang MK, Ini Kata Moeldoko

Regional
Tukang Pijat Dibunuh Pelanggannya karena Terlalu Keras Memijat

Tukang Pijat Dibunuh Pelanggannya karena Terlalu Keras Memijat

Regional
[POPULER NUSANTARA] Sikap Jokowi Hadapi Tuduhan Prabowo-Sandi di Sidang MK | Sistem Zonasi PPDB Tuai Masalah

[POPULER NUSANTARA] Sikap Jokowi Hadapi Tuduhan Prabowo-Sandi di Sidang MK | Sistem Zonasi PPDB Tuai Masalah

Regional
Panglima TNI Minta Penangguhan Penahanan untuk Mantan Danjen Kopassus

Panglima TNI Minta Penangguhan Penahanan untuk Mantan Danjen Kopassus

Regional
Bupati Konawe Utara Menangis Saat Pemaparan Kondisi Banjir di Hadapan Menteri PUPR

Bupati Konawe Utara Menangis Saat Pemaparan Kondisi Banjir di Hadapan Menteri PUPR

Regional
33 Rumah Rusak Berat akibat Gempa di Sarmi Papua

33 Rumah Rusak Berat akibat Gempa di Sarmi Papua

Regional
Gempa Berkekuatan 5,0 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya

Gempa Berkekuatan 5,0 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya

Regional
Prajurit Terpapar Radikalisme, Panglima TNI: 4 Pilar Harus Ditanamkan

Prajurit Terpapar Radikalisme, Panglima TNI: 4 Pilar Harus Ditanamkan

Regional
Cuaca Ekstrem, BMKG Kembali 'Warning' untuk Transportasi Laut

Cuaca Ekstrem, BMKG Kembali "Warning" untuk Transportasi Laut

Regional
Jual 2 Ekor Anak Kucing Hutan, Seorang Pria Ditangkap Polisi

Jual 2 Ekor Anak Kucing Hutan, Seorang Pria Ditangkap Polisi

Regional
Kurir Komputer yang Jelekkan Anggota Polisi di Facebooknya, Diancam 6 Tahun Penjara

Kurir Komputer yang Jelekkan Anggota Polisi di Facebooknya, Diancam 6 Tahun Penjara

Regional
Pekan Depan, Polisi Jadwalkan Pemeriksaan Korban Kena Tipu Arisan Fiktif

Pekan Depan, Polisi Jadwalkan Pemeriksaan Korban Kena Tipu Arisan Fiktif

Regional
Seluruh Rombongan Pengajian yang Tumpangi Kapal Karam di Aceh Selamat

Seluruh Rombongan Pengajian yang Tumpangi Kapal Karam di Aceh Selamat

Regional
Pasien RSJ Meninggal Dunia dengan Luka Lebam, Keluarga Lapor Polisi

Pasien RSJ Meninggal Dunia dengan Luka Lebam, Keluarga Lapor Polisi

Regional

Close Ads X