Wisma Persebaya Disegel Pemkot Surabaya, Ini Penjelasan Risma

Kompas.com - 16/05/2019, 18:14 WIB
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini memberi penjelasan soal penyegelan Wisma Persebaya di ruang kerjanya di Balai Kota Surabaya, Kamis (16/5/2019). KOMPAS.com/GHINAN SALMANWali Kota Surabaya Tri Rismaharini memberi penjelasan soal penyegelan Wisma Persebaya di ruang kerjanya di Balai Kota Surabaya, Kamis (16/5/2019).

SURABAYA, KOMPAS.com - Wisma Persebaya yang berada di Jalan Karanggayam Nomor 1, Surabaya, disegel Pemerintah Kota Surabaya.

Wisma Persebaya atau dikenal dengan Mess Persebaya itu merupakan salah satu aset milik Pemkot Surabaya yang harus dilaporkan penggunaan dan keuangannya kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan, setiap tahun Pemkot Surabaya diminta pelaporan oleh BPK terkait penggunaan aset.


Ia menyebut, laporan itu bukan hanya menyangkut aset Wisma Persebaya atau Wisma Eri Erianto. Tapi juga beberapa aset lain yang dimiliki pemkot, seperti lahan yang digunakan TVRI dan Universitas Merdeka (UNMER) Surabaya.

Baca juga: Jelang Final Arema VS Persebaya, Peserta Rapat Paripurna Kota Malang Kompak Pakai Kostum Aremania

"Pengamanan aset sudah menjadi salah satu kewajiban pemerintah kota. Makanya kami ingin menyelamatkan aset pemkot itu. Saya juga tidak kepingin teman-teman Persebaya tidak punya tempat untuk itu, tapi saya juga mau adil," kata Risma, di ruang kerjanya di Balai Kota Sursbaya, Kamis (16/5/2019).

Menurut Risma, dalam tiga tahun terakhir, izin penggunaan Mess Persebaya sudah berakhir. Namun, hingga Selasa (14/5/2019), wisma tersebut masih digunakan oleh Persebaya.

Oleh karena itu, pada Rabu (15/5/2019), Pemkot Surabaya bersama kejaksaan dan kepolisian melakukan penyelamatan aset tersebut.

"Artinya bukan hanya dengan Persebaya, ada pasar-pasar juga dan BPK turun sendiri itu, nanti kami bicarakan soal bagaimana kegunaan berikutnya," ujar dia.

Ia mengatakan, selain Wisma Persebaya, Pemkot Surabaya juga berupaya untuk mengamankan aset-aset lain yang saat ini masih digunakan pihak luar.

Seperti pasar-pasar, lahan TVRI yang berada di Jalan Mayjend Sungkono Surabaya dan Universitas Merdeka (UNMER).

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X