Hilang 4 Hari, Nelayan Halmahera Terseret Arus hingga Perairan Raja Ampat

Kompas.com - 16/05/2019, 11:08 WIB
Andi Mico, nelayan asal Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara ditemukan di perairan Raja Ampat, Papua, Rabu (15/05/2019) dalam keadaan selamat KOMPAS.com/YAMIN ABD HASANAndi Mico, nelayan asal Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara ditemukan di perairan Raja Ampat, Papua, Rabu (15/05/2019) dalam keadaan selamat

TERNATE,KOMPAS.com - Andi Mico (31), nelayan asal Desa Tapaleo, Kecamatan Gebe, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara ditemukan dalam keadaan selamat, Rabu (15/05/2019).

Andi Mico ditemukan oleh nelayan asal Sorong di perairan sekitar Raja Ampat, Papua setelah dinyatakan hilang selama lima hari.

Baca juga: Tersambar Petir, Seorang Nelayan Jatuh dan Hilang di Laut

Usai ditemukan, Andi kemudian dibawa ke kampung halamannya di Desa Tapaleo, Halmahera Tengah.

“Setelah ditemukan, dievakuasi dulu ke Pulau Sayang yang ada di perbatasan Maluku Utara dan Raja Ampat Papua. Lalu dia diantar di kediamannya di Pulau Gebe,” kata Kepala Basarnas Ternate, M. Arafah, Kamis (16/05/2019).

Andi dinyatakan hilang sejak Sabtu (11/05/2019) ketika memancing menggunakan perahu sampan di sekitar perairan Kabupaten Halmahera Tengah.

Baca juga: Nelayan Hilang di Halmahera, Pencarian Diperluas hingga Perairan Raja Ampat

Selama empat hari di laut, Andi hanya bertahan hidup dengan mengkonsumsi ikan hasil tangkapannya.

“Dia mancing  itu hanya menggunakan pengayun bukan mesin. Jadi dia terbawa arus hingga perairan Raja Ampat,” kata M. Arafah.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita 42 Jemaah Umrah Asal Lampung, Lolos Pemeriksaan Bandara King Abdul Aziz di Detik Terakhir

Cerita 42 Jemaah Umrah Asal Lampung, Lolos Pemeriksaan Bandara King Abdul Aziz di Detik Terakhir

Regional
Pengakuan Istri yang Tega Bunuh Suami dan Potong Alat Vitalnya dengan Pisau Dapur di Kalteng

Pengakuan Istri yang Tega Bunuh Suami dan Potong Alat Vitalnya dengan Pisau Dapur di Kalteng

Regional
Wanita Pemandu Karaoke Tewas Dibekap Selimut, 11 Saksi Termasuk Pemilik Indekos Diperiksa

Wanita Pemandu Karaoke Tewas Dibekap Selimut, 11 Saksi Termasuk Pemilik Indekos Diperiksa

Regional
Menag Fachrul Razi Berharap Penghentian Visa Arab Saudi Tak Berlanjut ke Musim Haji

Menag Fachrul Razi Berharap Penghentian Visa Arab Saudi Tak Berlanjut ke Musim Haji

Regional
Seorang Pelajar SMK di Jayapura Perkosa dan Bunuh Seorang Wanita, Barang Korban Dibawa Kabur

Seorang Pelajar SMK di Jayapura Perkosa dan Bunuh Seorang Wanita, Barang Korban Dibawa Kabur

Regional
Cerita Jemaah Batal Berangkat Umrah, Telanjur Gelar Syukuran hingga Sempat Transit di Singapura

Cerita Jemaah Batal Berangkat Umrah, Telanjur Gelar Syukuran hingga Sempat Transit di Singapura

Regional
Kronologi Istri Bunuh Suami dengan Sadis Setelah Tak Menyahut 5 Kali Dipanggil

Kronologi Istri Bunuh Suami dengan Sadis Setelah Tak Menyahut 5 Kali Dipanggil

Regional
Lagi, Semarang Jadi Kota Pembangunan Manusia Terbaik di Jawa Tengah

Lagi, Semarang Jadi Kota Pembangunan Manusia Terbaik di Jawa Tengah

Regional
Menjaga Roh Kesetaraan Gender Lewat Pentas Wayang Orang di Semarang

Menjaga Roh Kesetaraan Gender Lewat Pentas Wayang Orang di Semarang

Regional
Antisipasi Dampak Corona, Ganjar Pranowo Siapkan Strategi Ekonomi dan Kesehatan

Antisipasi Dampak Corona, Ganjar Pranowo Siapkan Strategi Ekonomi dan Kesehatan

Regional
Kisah Diana Kartika, Guru Besar Bahasa Jepang Pertama Se-Sumatera yang Jadi Pengusaha Sukses

Kisah Diana Kartika, Guru Besar Bahasa Jepang Pertama Se-Sumatera yang Jadi Pengusaha Sukses

Regional
Pengakuan Istri yang Bunuh dan Potong Kemaluan Suami: Dipanggil 5 Kali Tak Nyahut

Pengakuan Istri yang Bunuh dan Potong Kemaluan Suami: Dipanggil 5 Kali Tak Nyahut

Regional
Selidiki Perumahan Syariah Ilegal, Polisi Periksa 9 Saksi dari Dinas Perizinan, Dinas PU, dan BPN

Selidiki Perumahan Syariah Ilegal, Polisi Periksa 9 Saksi dari Dinas Perizinan, Dinas PU, dan BPN

Regional
Sadis, Seorang Istri Bunuh dan Potong Kelamin Suami di Kalteng

Sadis, Seorang Istri Bunuh dan Potong Kelamin Suami di Kalteng

Regional
Pemerintah Akan Jemput Jemaah Umrah yang Telanjur Tiba di Arab Saudi

Pemerintah Akan Jemput Jemaah Umrah yang Telanjur Tiba di Arab Saudi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X