Konsumsi Elpiji dan BBM Naik Saat Ramadhan, Pertamina Tambah Pasokan untuk Sumut

Kompas.com - 16/05/2019, 08:37 WIB
Pertamina Salurkan 430.000-an elpiji ke 9.150 pangkalan di Sumut mulai awal Ramadhan, Rabu (15/5/2019)MEI LEANDHA / KOMPAS.com Pertamina Salurkan 430.000-an elpiji ke 9.150 pangkalan di Sumut mulai awal Ramadhan, Rabu (15/5/2019)

MEDAN, KOMPAS.com – Mulai awal Mei 2019, atau bertepatan dengan awal Ramadhan, Pertamina mencatat sejumlah kenaikan konsumsi untuk Elpiji dan bahan bakar minyak (BBM). Dengan demikian, penyalurannya juga ditambah oleh Pertamina. 

Tingginya konsumsi elpiji dan BBM ini dimulai sejak minggu pertama Ramadhan 1440 Hijriah. Pertamina Marketing Operation (MOR) I pun menambah pasokan dan penyalurannya di wilayah Sumut. 

"Setiap hari kita menyalurkan 430.000-an tabung gas elpiji ke 9.150 pangkalan di wilayah Sumut. Masyarakat Sumut punya tradisi menyambut awal puasa seperti memasak bubur Melayu. Ini salah satu penyebab meningkatnya konsumsi elpiji,” kata Unit Manager Communication dan CSR MOR I, Roby Hervindo, Rabu (15/5/2019).

Roby memprediksi, kebutuhan BBM di Sumut akan naik sebesar 12 persen. Rinciannya: Pertamax Turbo meningkat 28 persen, diikuti Pertalite dan Pertamax masing-masing 11 persen.


Baca juga: Kebutuhan Elpiji Meningkat Saat Ramadhan, Pertamina Tambah Outlet Penjualan di Jateng

 

Sedangkan Pemium diperkirakan meningkat 12 persen atau sebesar hampir 1.400 Kiloliter (KL) per hari.

Untuk kategori bahan bakar diesel, konsumsi biosolar diestimasi turun 1 persen. Namun Pertamina Dex justru meningkat 82 persen.

"Kami menghimbau depot, agen dan pangkalan elpiji tetap melayani konsumen meski di hari libur. Kepada masyarakat kami harap membeli BBM di SPBU dan elpiji di pangkalan resmi Pertamina dengan harga standar. Stok tersedia mencukupi karena rata-rata ketahanan stok mencapai lebih dari 20 hari," ujar Roby.

Selain ke pangkalan, distribusi Elpiji juga dilakukan melalui mekanisme pasar murah seperti yang dilaksanakan di Kabupaten Mandailing Natal pada 6 Mei 2019 lalu. 

Pertamina MOR I juga melaksanakan program Pertamina Berbagi dengan menyisihkan Rp5 per liter dari penjualan BBM berkualitas non subsidi.

Dana tersebut dimanfaatkan untuk menyantuni kaum dhuafa serta renovasi masjid maupun mushala sekitar SPBU.

Baca juga: Pertamina Jamin Stok BBM di Wilayah Terluar di Maluku Aman Selama Ramadhan

MOR I menyiapkan Satuan Tugas Ramadhan dan Idul Fitri (Satgas Rafi) yang siaga menyiapkan BBM, elpiji dan avtur.

Juga menyiapkan SPBU kantong di delapan lokasi. Lima di antaranya di Sumut yaitu di SPBU 14224307 Kabupaten Tapanuli Utara, SPBU 14222308 Kabupaten Humbanghasundutan, SPBU 14227312 Kota Padangsidempuan, SPBU 14221286 Kabupaten Karo, dan SPBU 14211214 Kabupaten Simalungun. Serta menyiagakan dua SPBU Modular di jalur tol Medan-Tebingtinggi.

Adapun untuk kebutuhan avtur, diperkirakan terjadi peningkatan konsumsi sebesar 5 persen pada H-4 hingga H-2 Lebaran. Pada saat arus balik di H+2 sampai H+3 Lebaran, diprediksi peningkatan sebesar 7 persen.

Namun secara keseluruhan, konsumsi avtur Januari hingga Mei 2019 mencatat penurunan sebesar 21 persen. Hal ini disebabkan berkurangnya jumlah penerbangan dari maskapai.



Terkini Lainnya


Close Ads X