Kasus Mutilasi di Malang, Pelaku Sebut Korban Meminta Dimutilasi

Kompas.com - 16/05/2019, 05:24 WIB
Jajaran Polres Malang Kota bersama Polda Jawa Timur saat olah TKP di lokasi ditemukannya potongan tubuh wanita korban mutilasi di lantai 2 Pasar Besar Kota Malang, Rabu (15/5/2019)KOMPAS.com/ANDI HARTIK Jajaran Polres Malang Kota bersama Polda Jawa Timur saat olah TKP di lokasi ditemukannya potongan tubuh wanita korban mutilasi di lantai 2 Pasar Besar Kota Malang, Rabu (15/5/2019)

MALANG, KOMPAS.com - Jajaran Polres Malang Kota menangkap seseorang bernama Sugeng yang diduga menjadi pelaku mutilasi terhadap tubuh wanita yang ditemukan di lantai 2 Pasar Besar Kota Malang. Kepada polisi, pelaku mengaku memutilasi korban karena permintaan korban sendiri.

Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri mengatakan, pelaku bertemu korban sekitar sembilan hari yang lalu di depan Klenteng Eng An Kiong Jalan Laksamana Martadinata. Ketika itu, korban yang merupakan seorang perempuan mengaku berasal dari Maluku dan sedang mengidap penyakit.

"Pengakuan dari pelaku perempuan tersebut mengaku dari Maluku. Bertemunya di depan Klenteng," katanya di Mapolres Malang Kota, Rabu (15/5/2019) malam.

Baca juga: Penangkapan Terduga Pelaku Mutilasi di Malang Berawal dari Tulisan di Telapak Kaki Korban

Korban lalu dibawa ke lantai 2 Pasar Besar Kota Malang pada sore hari saat kondisi sudah sepi. Korban meninggal di lantai 2 tersebut. Korban lantas dimutilasi setelah tiga hari meninggal.

"Kemudian setelah meninggal tiga hari baru dilakukan mutilasi karena pesan dari korban. Jadi permintaan dari korban, nanti setelah meninggal tolong dilakukan pemotongan," katanya.

Sementara itu, identitas korban masih belum diketahui karena saat bertemu dengan pelaku, korban tidak memperkenalkan namanya.

"Kesaksian dari pelaku korban dari Maluku. Tidak menyebutkan nama," ungkapnya.

Baca juga: Terduga Pelaku Mutilasi Tubuh Wanita di Malang Ditangkap

Rencananya, polisi akan memanggil psikiater atau dokter untuk memeriksa kejiwaan pelaku. Sebab, ada indikasi bahwa pelaku mengalami gangguan jiwa.

"Ini nanti kami akan mengundang psikiater atau dokter untuk memeriksa dari pelaku," katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, polisi menangkap Sugeng sebagai terduga pelaku mutilasi  terhadap tubuh wanita yang ditemukan di lantai 2 Pasar Besar Kota Malang. Dia merupakan pekerja serabutan.

Dia ditangkap di Jalan Laksamana Martadinata Kota Malang pada Rabu siang setelah polisi melakukan penyelidikan dan penelusuran melalui anjing pelacak.

Baca juga: Anjing Pelacak Jalan 1 Kilometer Telusuri Jejak Pelaku Mutilasi Tubuh Wanita di Malang



Terkini Lainnya


Close Ads X