Sandiaga Sebut Surat Wasiat Prabowo Sedang Disusun Tim Ahli

Kompas.com - 15/05/2019, 23:13 WIB
Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno, saat takziah di rumah salah satu petugas KPPS yang meninggal di Jalan Ngagel Jaya Utara, Surabaya, Rabu (15/5/2019). KOMPAS.com/GHINAN SALMANCalon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno, saat takziah di rumah salah satu petugas KPPS yang meninggal di Jalan Ngagel Jaya Utara, Surabaya, Rabu (15/5/2019).

SURABAYA, KOMPAS.com - Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno mengatakan,  mengetahui surat wasiat yang akan dibuat calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto.

Sandiaga menyebut, untuk membuat surat wasiat itu, Prabowo telah mengumpulkan para ahli hukum untuk menentukan tindakan apa yang akan ditempuh mengenai dugaan kecurangan seputar Pemilu 2019.

"Belum ada (bocoran). Kemarin para ahli hukum (sudah) dikumpulkan. Karena Pak Prabowo ingin semua tindakan kita dalam koridor hukum, dalam jalur konstitusi," kata Sandi usai takziah ke salah satu ketua KPPS yang meninggal di Jalan Ngagel Jaya Utara, Surabaya, Rabu (15/5/2019).

Sandi meminta agar semua pihak bersabar dan menunggu isi surat wasiat tersebut.

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini memastikan, pada saatnya nanti surat wasiat tersebut akan dibeberkan ke publik.

"Jadi sabar aja teman-teman. Nanti akan disampaikan pada saatnya," ujar Sandi. 

Baca juga: Sandiaga Tuding Ada Penggunaan Anggaran BUMN untuk Politik Uang Saat Pemilu

Mengutip dari Tribunnews, pernyataan terkait surat wasiat disampaikan Prabowo saat berpidato di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Selasa (14/5/2019).  

Dalam pidato itu, awalnya Prabowo menyampaikan terkait kecurangan hasil perhitungan suara Pilpres 2019.

Dalam pidatonya, Prabowo menyatakan menolak hasil perhitungan suara atau situng yang curang.

Prabowo tidak bisa menerima ketidakadilan dan ketidakjujuran dalam penyelenggaraan Pilpres 2019.

Baca juga: Sandiaga: Prabowo Masih Berbaik Sangka soal Hasil Pemilu...

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Debat Pilkada Makassar Digelar 3 Kali, Penerapan Protokol Kesehatan Jadi Perhatian Utama

Debat Pilkada Makassar Digelar 3 Kali, Penerapan Protokol Kesehatan Jadi Perhatian Utama

Regional
HKTI Siap Bantu Petani di Tegal untuk Pasarkan Hasil Pertanian

HKTI Siap Bantu Petani di Tegal untuk Pasarkan Hasil Pertanian

Regional
Video Viral Lima Perempuan ABG Rebutan Cowok di Ponorogo

Video Viral Lima Perempuan ABG Rebutan Cowok di Ponorogo

Regional
Kasus Covid-19 Melonjak, Gubernur Sulteng Minta Bupati dan Walkot Ajukan PSBB

Kasus Covid-19 Melonjak, Gubernur Sulteng Minta Bupati dan Walkot Ajukan PSBB

Regional
Staf TU IPDN Lombok Tengah Positif Covid-19

Staf TU IPDN Lombok Tengah Positif Covid-19

Regional
Separuh Wilayah Jatim Masuk Zona Kuning Covid-19, Khofifah: Ini Kerja Keras Semua Elemen...

Separuh Wilayah Jatim Masuk Zona Kuning Covid-19, Khofifah: Ini Kerja Keras Semua Elemen...

Regional
Dua Pejabatnya Meninggal karena Covid-19, Rektor UNS: Kami 'Lockdown' Kampus

Dua Pejabatnya Meninggal karena Covid-19, Rektor UNS: Kami "Lockdown" Kampus

Regional
Kasus Aktif Covid-19 Tersisa 41 Orang, Wali Kota Malang Minta Masyarakat Tak Terlena

Kasus Aktif Covid-19 Tersisa 41 Orang, Wali Kota Malang Minta Masyarakat Tak Terlena

Regional
LBH Ansor Pati Ikut Polisikan Gus Nur yang Dianggap Menghina NU

LBH Ansor Pati Ikut Polisikan Gus Nur yang Dianggap Menghina NU

Regional
Satgas Covid-19 Papua: 3.359 Pasien Positif Covid-19 Masih Dirawat

Satgas Covid-19 Papua: 3.359 Pasien Positif Covid-19 Masih Dirawat

Regional
PDI-P Pecat Kadernya yang Maju Pilkada Demak Lewat Partai Lain

PDI-P Pecat Kadernya yang Maju Pilkada Demak Lewat Partai Lain

Regional
16.000 Petugas KPPS di Kota Makassar Bakal Jalani 'Rapid Test'

16.000 Petugas KPPS di Kota Makassar Bakal Jalani "Rapid Test"

Regional
Siswa Kelas Virtual di Jateng Masih Bisa 'Nyambi' Kerja

Siswa Kelas Virtual di Jateng Masih Bisa "Nyambi" Kerja

Regional
Nakes dan Petugas Lapangan Jadi Prioritas Pemberian Vaksin Covid-19 di Jateng

Nakes dan Petugas Lapangan Jadi Prioritas Pemberian Vaksin Covid-19 di Jateng

Regional
Polisi Selidiki Ambruknya Atap IGD Rumah Sakit Ciamis, Ambil Sampel dari TKP

Polisi Selidiki Ambruknya Atap IGD Rumah Sakit Ciamis, Ambil Sampel dari TKP

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X