Penangkapan Terduga Pelaku Mutilasi di Malang Berawal dari Tulisan di Telapak Kaki Korban

Kompas.com - 15/05/2019, 22:24 WIB
Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri saat meninjau TKP penemuan potongan tubuh wanita di lantai 2 Pasar Besar Kota Malang, Rabu (15/5/2019)KOMPAS.com/ANDI HARTIK Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri saat meninjau TKP penemuan potongan tubuh wanita di lantai 2 Pasar Besar Kota Malang, Rabu (15/5/2019)

MALANG, KOMPAS.com — Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri mengatakan, penangkapan Sugeng (49), terduga pelaku mutilasi jenazah wanita di Malang, berdasarkan petunjuk tulisan yang terdapat di telapak kaki korban.

Di telapak kaki kanan korban tertulis nama 'Sugeng'. Adapun di telapak kaki sebelah kiri tertulis kalimat 'Wahyu yang ku terima dari Gereja Comboran ketemu (tidak terbaca) sama kerabat (tidak terbaca)'.

"Berawal dari petunjuk yang kami dapatkan tadi malam, yaitu di telapak kaki korban ada tulisan nama Sugeng," kata Asfuri di Mapolres Malang Kota, Rabu (15/5/2019) malam.

Baca juga: Terduga Pelaku Mutilasi Tubuh Wanita di Malang Ditangkap


Asfuri mengatakan, Sugeng diduga membuat tulisan di telapak kaki korban menggunakan jarum sol sepatu yang ditusuk-tusukkan hingga membentuk tulisan. Lubang hasil tusukan itu lantas ditambahi dengan pulpen.

Pelaku mengaku membuat tulisan itu atas dasar pesan dari korban.

"Tato itu dibuat setelah korban meninggal dengan menggunakan alat sol pelaku. Kemudian dikasih bolpoin. Itu pesan dari korban menurut pelaku," katanya.

Baca juga: Misteri Tulisan Sugeng di Telapak Kaki Wanita Korban Mutilasi

Saat ini, Sugeng masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Malang Kota. Sugeng adalah warga Kelurahan Jodipan yang bekerja serabutan.

Sebelumnya diberitakan, ditemukan sejumlah potongan tubuh wanita di lantai 2 Pasar Besar Kota Malang pada Selasa (14/5/2019) siang.

Potongan tubuh tersebut terbagi menjadi enam bagian. Potongan tubuh tersebut ditemukan terpencar.



Terkini Lainnya


Close Ads X