4 Begal Ditangkap, 2 Diantaranya Masih di Bawah Umur

Kompas.com - 15/05/2019, 20:20 WIB
Barang bukti sepeda motor yang diamankan dari empat pelaku pembegalan di Pekanbaru, Riau, Sabtu (11/5/2019). Dok. Polsek Bukit Raya Barang bukti sepeda motor yang diamankan dari empat pelaku pembegalan di Pekanbaru, Riau, Sabtu (11/5/2019).

PEKANBARU, KOMPAS.com - Polsek Bukit Raya menangkap empat orang komplotan begal atau pencurian dengan kekerasan (curas) di Pekanbaru, Riau. Dua diantaranya masih di bawah umur.

Kapolsek Bukit Raya Kompol Pribadi mengatakan, dua pelaku yang masih di bawah umur berinisial FR (16) dan RA (14). Sedangkan dua pelaku dewasa berinisial AS (21) dan RA (35).

"Tiga tersangka sudah putus sekolah. Satu pelaku berinisial RA yang membantu menjual sepeda motor hasil kejahatan," kata Pribadi pada Kompas.com melalui keterangan tertulis, Rabu (15/5/2019).

Baca juga: Agar Lebih Berani, Komplotan Begal Motor Pesta Miras Sebelum Beraksi

Dia menjelaskan, tersangka FR, TA dan AS melakukan pembegalan terhadap seorang pelajar bernama Rapli Wahyu Gunawan (21). Saat itu korban dibegal saat berada di depan SMK Kehutanan di Jalan Jalan KH Nasution, Kelurahan Perhentian Marpoyan, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru, Rabu (8/5/2019).

"Korban sedang duduk-duduk di pinggir jalan, lalu datang segerombolan pelaku menggunakan sepeda motor. Ketiga pelaku datang dengan temannya yang berjumlah sekitar 15 orang," kata Pribadi.

Baca juga: Polisi Ditembak Pencuri, Korban dan Pelaku Sempat Baku Tembak

Melihat para pelaku datang, teman korban lari dari tempat kejadian. Sedangkan korban tertinggal dan dikepung para pelaku.

Korban dikeroyok oleh tiga tersangka. Namun, korban bisa melarikan diri dengan meninggalkan sepeda motornya yang kemudian dibawa kabur pelaku. 

Para pelaku, kata dia, membawa sepeda motor korban ke warnet di Jalan Soekarjo Hatta. Selanjutnya, pelaku mencari pembeli sepeda motor tersebut.

Ketiga pelaku meminta tersangka RA untuk menjual sepeda motor. Akhirnya, sepeda motor dijual kepada seseorang di Perawang, Kabupaten Siak.

Berselang empat hari, pelaku ditangkap petugas setelah mendapat laporan dari korban. Barang bukti satu unit sepeda motor milik korban.

Pelaku yang pertama kali ditangkap yakni FR dan RA pada Sabtu (11/5/2019). Penangkapan dilakukan Tim Opsnal Polsek Bukit Raya yang dibantu petugas dari Polda Riau.

"Untuk tersangka AS, dia diserahkan oleh orangtuanya ke Polsek Bukit Raya pada Senin (13/5/2019). Sementara tersangka RA kita tangkap setelah dilakukan pengembangan," sebut Pribadi.

Keempat pelaku ditahan di Polsek Bukit Raya. Para pelaku dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pegawai Terpapar Corona, Kantor RSUD Soekarno Babel Diliburkan

Pegawai Terpapar Corona, Kantor RSUD Soekarno Babel Diliburkan

Regional
Mobilitas Tinggi, Seratusan Polisi di Tegal Jalani Tes Usap Massal

Mobilitas Tinggi, Seratusan Polisi di Tegal Jalani Tes Usap Massal

Regional
Saat Kades Kesurupan, Raih Keris Penari Jaipong di Indramayu

Saat Kades Kesurupan, Raih Keris Penari Jaipong di Indramayu

Regional
Lari Liar Mulai Muncul di Wonogiri, Bupati: Kami Kaji Daya Tariknya

Lari Liar Mulai Muncul di Wonogiri, Bupati: Kami Kaji Daya Tariknya

Regional
Terungkap, Anggota DPRD Palembang yang Ditangkap BNN Ternyata Residivis

Terungkap, Anggota DPRD Palembang yang Ditangkap BNN Ternyata Residivis

Regional
Ditolak Menikah, Bambang Nekat Culik Bayi Pujaan Hatinya

Ditolak Menikah, Bambang Nekat Culik Bayi Pujaan Hatinya

Regional
Fakta Bupati Berau Meninggal Positif Covid-19, Sempat Dampingi Menteri KKP Lepas Tukik

Fakta Bupati Berau Meninggal Positif Covid-19, Sempat Dampingi Menteri KKP Lepas Tukik

Regional
[POPULER NUSANTARA] Fakta Terkini Banjir Bandang Sukabumi | IDI Anggap Hasil Rapid Test Palsu

[POPULER NUSANTARA] Fakta Terkini Banjir Bandang Sukabumi | IDI Anggap Hasil Rapid Test Palsu

Regional
Di Makassar, Mahasiswi Diperkosa Bergilir di Kamar Hotel, Ini Faktanya

Di Makassar, Mahasiswi Diperkosa Bergilir di Kamar Hotel, Ini Faktanya

Regional
Kronologi Status Positif Covid-19 Bakal Calon Bupati Malang, Negatif Saat Tes Swab Ulang

Kronologi Status Positif Covid-19 Bakal Calon Bupati Malang, Negatif Saat Tes Swab Ulang

Regional
'Kalau Masyarakat Sudah Kena Covid-19, Tenaga Medis Juga, Siapa Mau Rawat Siapa?'

"Kalau Masyarakat Sudah Kena Covid-19, Tenaga Medis Juga, Siapa Mau Rawat Siapa?"

Regional
Pemberian Sanksi kepada Maskapai Dikritik DPR, Gubernur Kalbar: Kalau Kasusnya Melonjak Memang Dia Peduli Sama Kita

Pemberian Sanksi kepada Maskapai Dikritik DPR, Gubernur Kalbar: Kalau Kasusnya Melonjak Memang Dia Peduli Sama Kita

Regional
Akses Data Nasabah dengan Leluasa, Relationship Manager BRI Bobol Rekening 11 Orang, Total Rp 2,1 Miliar

Akses Data Nasabah dengan Leluasa, Relationship Manager BRI Bobol Rekening 11 Orang, Total Rp 2,1 Miliar

Regional
IDI Anggap Hasil Rapid Test Palsu dan Minta Pj Wali Kota Makassar Lakukan Tes Swab

IDI Anggap Hasil Rapid Test Palsu dan Minta Pj Wali Kota Makassar Lakukan Tes Swab

Regional
Kasus Covid-19 di RSUD Soedono Madiun, Direktur: Asal Muasalnya Kami Duga dari Luar

Kasus Covid-19 di RSUD Soedono Madiun, Direktur: Asal Muasalnya Kami Duga dari Luar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X