Saat Sidak, Disperindag Mimika Temukan Makanan Kedaluwarsa hingga Digigit Tikus

Kompas.com - 15/05/2019, 18:44 WIB
Produk kedaluwarsa yang ditemukan dan disita dimasukan dalam karung untuk selanjutnya akan dimusnahkan, Rabu (15/5/2019) KOMPAS.com/ISTIMEWAProduk kedaluwarsa yang ditemukan dan disita dimasukan dalam karung untuk selanjutnya akan dimusnahkan, Rabu (15/5/2019)


TIMIKA, KOMPAS.com - Dinas Perundistrian dan Perdagangan ( Disperindag) Kabupaten Mimika, Papua, menemukan puluhan makanan dan minuman berkedaluwarsa saat menggelar sidak di sejumlah toko di Kota Timika, Rabu (15/5/2019).

Makanan dan minuman kedaluwarsa yang ditemukan seperti mi instan, bumbu instan, makanan kaleng, tepung, roti, kue ringan, soft drink, dan lainnya.

Tak hanya itu, saat sidak, petugas juga menemukan kemasan makanan yang sudah tidak layak karena digigit tikus.

Baca juga: Sidak Pangan, Belasan Sirup Kedaluwarsa Dimusnakan di Ember

Kepala Disperindag Mimika, Bernadinus Songbes mengatakan, sidak dilakukan untuk memastikan semua makanan dan minuman layak dikonsumsi menjelang hari raya Idul Fitri.

“Mulai hari ini, kami sudah membagi tiga tim untuk melakukan pemeriksaan produk makanan dan minuman," kata Bernadinus.

Menurutnya, sasaran sidak mulai dari memeriksa tanggal produk sampai kepada penyimpanannya.

Produk makanan dan minuman tidak layak konsumsi dimusnahkan.

Baca juga: Gubernur Sumbar Sidak Harga Bawang Putih ke Pasar Raya

“Setelah sidak ini selesai, maka barang akan dikumpulkan dan diinventarisir untuk dimusnahkan bersama BPOM," tutur dia.

Mengenai sanksi kepada toko yang kedapatan menjual produk kedaluwarsa, maka diserahkan kepada Unit Tindak Pidana Ekonomi (Tipidek) Satuan Reskrim Polres Mimika.

"Hal ini sesuai dengan surat Bupati Mimika," ujar dia.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tidak Hafal Pancasila, Pria yang Tak Pakai Masker Ini Pilih Baca Al Fatihah

Tidak Hafal Pancasila, Pria yang Tak Pakai Masker Ini Pilih Baca Al Fatihah

Regional
Klaster Lembaga Munzalan Pontianak Bermula dari Anggota Pulang dari Aceh

Klaster Lembaga Munzalan Pontianak Bermula dari Anggota Pulang dari Aceh

Regional
Kantor Pemerintahan Provinsi Banten Akan Dijadikan Tempat Isolasi

Kantor Pemerintahan Provinsi Banten Akan Dijadikan Tempat Isolasi

Regional
Sidang 16 Polisi yang Diduga Terlibat Penembakan Warga Makassar Ditunda

Sidang 16 Polisi yang Diduga Terlibat Penembakan Warga Makassar Ditunda

Regional
36 Santri di Lamongan Positif Covid-19, Ponpes Ditutup

36 Santri di Lamongan Positif Covid-19, Ponpes Ditutup

Regional
Dalam 18 Hari, 25 Pasien Covid-19 di Papua Meninggal, Ini Penjelasannya

Dalam 18 Hari, 25 Pasien Covid-19 di Papua Meninggal, Ini Penjelasannya

Regional
Viral, Video Bendera Merah Putih dan Sikat WC, Dibakar hingga Dimasak

Viral, Video Bendera Merah Putih dan Sikat WC, Dibakar hingga Dimasak

Regional
Caleg Gagal Cabuli Korban Prostitusi Saat Dititipkan di Rumah Aman

Caleg Gagal Cabuli Korban Prostitusi Saat Dititipkan di Rumah Aman

Regional
Empat Peserta Reaktif Covid-19 Ikuti Ujian SKB CPNS di Ruangan Khusus

Empat Peserta Reaktif Covid-19 Ikuti Ujian SKB CPNS di Ruangan Khusus

Regional
Detik-detik Tim SAR Temukan Helikopter yang Hilang Kontak, Semua Kru Selamat

Detik-detik Tim SAR Temukan Helikopter yang Hilang Kontak, Semua Kru Selamat

Regional
Melihat Kehidupan Isolasi di Wisma Atlet, dari Order Makanan hingga Tangisan

Melihat Kehidupan Isolasi di Wisma Atlet, dari Order Makanan hingga Tangisan

Regional
Erdi Dabi Tabrak Polwan hingga Tewas, PKB Pertimbangkan Tarik Dukungan di Pilkada

Erdi Dabi Tabrak Polwan hingga Tewas, PKB Pertimbangkan Tarik Dukungan di Pilkada

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 18 September 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 18 September 2020

Regional
Bos PO Pelangi Diduga Terlibat Sindikat Narkoba, Modifikasi Bus Simpan Sabu 13 Kilogram

Bos PO Pelangi Diduga Terlibat Sindikat Narkoba, Modifikasi Bus Simpan Sabu 13 Kilogram

Regional
93 Pasien Corona di Kepri Dinyatakan Sembuh

93 Pasien Corona di Kepri Dinyatakan Sembuh

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X