Resmikan Puskesmas di Pemukiman Padat Penduduk, Ini Kata Risma

Kompas.com - 15/05/2019, 18:17 WIB
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini melihat isi ruangan pusat kesehatan masyarakat usai meresmikan Puskesmas Wonokromo di permukiman padat di Jalan Karangrejo Gang 4, Kelurahan/Kecamatan Wonokromo, Surabaya, Rabu (15/5/2019). KOMPAS.com/GHINAN SALMANWali Kota Surabaya Tri Rismaharini melihat isi ruangan pusat kesehatan masyarakat usai meresmikan Puskesmas Wonokromo di permukiman padat di Jalan Karangrejo Gang 4, Kelurahan/Kecamatan Wonokromo, Surabaya, Rabu (15/5/2019).

SURABAYA, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meresmikan puskesmas baru yang terletak di pemukiman padat penduduk, Kamis (15/05/2019).

Puskesmas yang berada di Jalan Karangrejo Gang 4, Kelurahan/Kecamatan Wonokromo, Surabaya memiliki tiga lantai.

Peresmian secara simbolis ditandai dengan penandatanganan prasasti serta pemotongan pita oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

Baca juga: Risma Bentuk Tim Khusus untuk Bangun Pengelolaan Limbah B3 di Surabaya

Risma mengaku bahagia karena ada puskesmas di tengah perkampungan warga.

"Bapak ibu sekalian, saya senang ada puskesmas di tengah perkampungan seperti ini, dibandingkan puskesmas yang jauh dari rumah-rumah warga. Mudah-mudahan bisa dimanfaatkan dengan baik," kata Risma.

Ia menjelaskan bahwa Puskesmas Wonokromo ini juga menjalin kerjasama dengan Rumah Sakit Islam (RSI) Wonokromo.

Dengan begitu, pasien yang melakukan pengobatan di puskesmas tersebut, jika diperlukan penanganan lebih lanjut maka bisa langsung dirujuk ke RSI Wonokromo.

"Kita juga kerjasama dengan RSI ada rujukan ke sana. Jadi bapak ibu sekalian tidak perlu khawatir kalau dirujuk ke sana. Pegang BPJS pasti dilayani," ujarnya.

Nantinya, Risma bersama Dinas Kesehatan akan membuat program yang ditujukan kepada ibu-ibu yang mengandung, yakni Jaminan Persalinan (Jampersal) yang bukan hanya diperuntukkan saat masa persalinan saja, tetapi saat ibu mulai satu bulan mengandung.

"Tidak ada yang boleh takut lagi periksa ke dokter atau bidan, karena kita sudah siapkan jaminan untuk persalinan. Tidak boleh takut tidak ada uang. Saya tidak mau ada lagi permasalahan saat melahirkan apalagi ibu atau bayinya meninggal," jelasnya.

Baca juga: Saat Diundang Jokowi, Risma Minta Sertifikasi Tanah Warga Morokrembangan

Selain program Jampersal, Risma menyebut juga akan ada pemeriksaan rutin secara gratis untuk usia sebelum lansia.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Derita Nenek Theresia, Tinggal di Gubuk Bekas Toilet Warga Tanpa Listrik

Derita Nenek Theresia, Tinggal di Gubuk Bekas Toilet Warga Tanpa Listrik

Regional
Ketika Trayek Angkot di Tasikmalaya Jadi Istilah Transaksi Narkoba

Ketika Trayek Angkot di Tasikmalaya Jadi Istilah Transaksi Narkoba

Regional
Jenazah Tersangka Teroris Abu Alfat Dimakamkan di Medan, Sang Ibu Tak Sanggup Turun dari Mobil

Jenazah Tersangka Teroris Abu Alfat Dimakamkan di Medan, Sang Ibu Tak Sanggup Turun dari Mobil

Regional
Pabrik Sepatu Hengkang ke Jateng, Penganggurann Berpotensi Naik hingga Gubernur Banten Janjikan Investasi Baru

Pabrik Sepatu Hengkang ke Jateng, Penganggurann Berpotensi Naik hingga Gubernur Banten Janjikan Investasi Baru

Regional
Franz Magnis Suseno: Negara Harus Intoleran terhadap Intoleransi

Franz Magnis Suseno: Negara Harus Intoleran terhadap Intoleransi

Regional
Fakta Sidang Suap Bupati Muara Enim: Minta Mobil Lexus, Wakil Bupati dan 22 Anggota DPRD Ikut Terlibat

Fakta Sidang Suap Bupati Muara Enim: Minta Mobil Lexus, Wakil Bupati dan 22 Anggota DPRD Ikut Terlibat

Regional
[POPULER NUSANTARA] Cerita di Balik Perjuangan Hidup Dewi | 10 Pabrik Sepatu Pilih Hengkang ke Jateng

[POPULER NUSANTARA] Cerita di Balik Perjuangan Hidup Dewi | 10 Pabrik Sepatu Pilih Hengkang ke Jateng

Regional
Korban Robohnya Aula SMKN 1 Miri Dapat Bantuan Pengobatan dari Pemkab Sragen

Korban Robohnya Aula SMKN 1 Miri Dapat Bantuan Pengobatan dari Pemkab Sragen

Regional
Waspada, 'The Silent Killer' Penurunan Muka Tanah Ancam Wilayah Semarang

Waspada, "The Silent Killer" Penurunan Muka Tanah Ancam Wilayah Semarang

Regional
Fakta Pria 70 Tahun Ditemukan Tewas di Balikpapan, Diduga Korban Pembunuhan hingga Masih Diselidiki

Fakta Pria 70 Tahun Ditemukan Tewas di Balikpapan, Diduga Korban Pembunuhan hingga Masih Diselidiki

Regional
Batal Jadi Pembicara di Seminar Sesko TNI, Menhan Prabowo Rapat Terbatas dengan Presiden

Batal Jadi Pembicara di Seminar Sesko TNI, Menhan Prabowo Rapat Terbatas dengan Presiden

Regional
Dituding Rugikan Mitra Individu, Grab dan PT TPI Jalani Sidang di KPPU Medan

Dituding Rugikan Mitra Individu, Grab dan PT TPI Jalani Sidang di KPPU Medan

Regional
Ini Reaksi Umar Patek Saat Istrinya Resmi Jadi WNI, Tanda Cinta 'Saranghae' hingga 2,5 Tahun Menunggu

Ini Reaksi Umar Patek Saat Istrinya Resmi Jadi WNI, Tanda Cinta "Saranghae" hingga 2,5 Tahun Menunggu

Regional
Akhir Perjalanan SN, Pelaku Pelemparan Sperma dan Begal Payudara di Tasikmalaya

Akhir Perjalanan SN, Pelaku Pelemparan Sperma dan Begal Payudara di Tasikmalaya

Regional
Aniaya Petugas Kebersihan, 4 Pemuda Mabuk Ditangkap

Aniaya Petugas Kebersihan, 4 Pemuda Mabuk Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X