Bacakan Pleidoi, Bupati Non-aktif Bekasi Minta Keringanan Hukuman

Kompas.com - 15/05/2019, 16:04 WIB
Bupati Non-aktif Bekasi Neneng Hasanah Yasin dan anak buahnya di Pemda Bekasi tengah duduk di kursi pesakitan di Pengadilan Tinggi Tipikor Bandung. KOMPAS.com/AGIEPERMADIBupati Non-aktif Bekasi Neneng Hasanah Yasin dan anak buahnya di Pemda Bekasi tengah duduk di kursi pesakitan di Pengadilan Tinggi Tipikor Bandung.

"Tentu ini membuat jera bagi saya untuk tidak mengulangi serta memperbaiki perbuatan yang telah saya lakukan," ucap Neneng.

Baca juga: Sidang Kasus Suap Meikarta, Ada Permintaan Rp 1 M dari DPRD Bekasi untuk Bahas Raperda RDTR

Pihaknya juga meminta maaf kepada keluarganya, pemerintah daerah Kabupaten Bekasi dan masyarakat Indonesia atas perbuatannya.

Seperti diketahui, Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntut Bupati non-aktif Bekasi Neneng Hassanah Yasin dengan Pidana Penjara 7 tahun 6 bulan dan denda Rp 250 juta subsider 4 bulan kurungan.

Neneng dinilai Jaksa bersalah dalam perkara suap proyek perizinan pembangunan Meikarta.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X