Ruang Kerja Bupati Gowa Digeledah Tim Tipikor Polda Sulsel

Kompas.com - 15/05/2019, 10:46 WIB
Penggeledahan yang dilakukan tim Dubdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Sulsel di ruang kerja Bupati Gowa terkait kasus dugaan korupsi pengadaan alat peraga iman dan taqwa (Imtaq) Dinas Pendidikan Gowa, Sulawesi Selatan, Tahun Anggaran 2018, Selasa (14/5/2019). KOMPAS.com/HIMAWAN Penggeledahan yang dilakukan tim Dubdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Sulsel di ruang kerja Bupati Gowa terkait kasus dugaan korupsi pengadaan alat peraga iman dan taqwa (Imtaq) Dinas Pendidikan Gowa, Sulawesi Selatan, Tahun Anggaran 2018, Selasa (14/5/2019).

MAKASSAR, KOMPAS.com - Puluhan personel Tipikor Ditreskrimsus Polda Sulsel melakukan penggeladahan di ruang kerja Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan terkait kasus dugaan korupsi alat peraga iman dan taqwa (Imtaq) di lingkup Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Selasa (14/5/2019).

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Soendani mengatakan penggeledahan ini dilakukan untuk menemukan kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi yang baru saja dinaikkan ke tahap penyidikan di bulan Mei 2019 ini.

"Penyidik baru melakukan penggeledahan dulu untuk memeriksa apakah ada potensi kerugian negara dalam pengadaan tersebut. Yang diperiksa adalah dokumen-dokumen tentang pengadaan tersebut," kata Dicky, Rabu (15/5/2019).

Baca juga: MK Tolak Permohonan Uji Materi Bupati Gowa soal BPJS Kesehatan

Dicky menambahkan kegiatan pengadaan alat peraga IMTAQ dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa Tahun anggaran 2018 dengan nilai kontrak sebesar Rp 5,5 miliar. Pengadaan alat peraga ini diduga diduga telah terjadi mark up harga.

Hal ini berdasarkan penyelidikan yang dilakukan Subdit Tipikor Polda Sulsel di Yogyakarta (lokasi sumber barang) uang yang dikeluarkan untuk pekerjaan hanya kurang lebih Rp 1,5 miliar.

Selain itu, penyidik juga menemukan keterlambatan pengiriman, dimana pada bulan Februari 2019 masih terjadi pengiriman barang dari Yogyakarta ke Makassar yang dilakukan oleh penyedia atau rekanan adalah PT Arsa Putra Mandiri dipinjam untuk digunakan oleh Rahmawati Bangsawan alias Neno.

"Padahal berdasarkam BAST progres pekerjaan dinyatakan 100 persen pada bulan September 2018," Dicky menambahkan.

Baca juga: Kantor DPRD Dibakar, Ini Komentar Bupati Gowa

Lebih lanjut Dicky mengatakan hasil pemeriksaan terhadap beberapa orang, penyidik mendapati dalam kasus ini terdapat intervensi dari beberapa pihak dalam proses lelang, pelaksanaan, maupun pencairan pembayaran.

Oleh karena itu polisi mengindikasikan pengadaan alat peraga ini melanggar undang-undang yang tertera dalam Pasal 2 ayat (1) subsidair Pasal 3 Juncto Pasal 9 UU Nomor 31 Tahun 1999 Sebagaimana diubah UU Nomor 20 Tahhn 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Penggeledahan sendiri berlangsung selama 15 jam. Selain menggeledah ruang kerja Bupati, polisi juga menggeledah kantor Dinas Pendidikan, Ruang Keuangan, dan Bagian Pengadaan Barang Jasa Setkab Gowa. Penggeledahan juga dikawal oleh 22 anggota Brimob dan 6 Provost.

Ada 10 boks yang berisi dokumen yang disita oleh polisi dalam kasus ini.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Muncul Klaster Penularan Covid-19 dari Satu Desa di Kulon Progo

Muncul Klaster Penularan Covid-19 dari Satu Desa di Kulon Progo

Regional
16 Pegawai BPOM Ambon Sembuh dari Covid-19, Sudah Ada yang Kembali Bekerja

16 Pegawai BPOM Ambon Sembuh dari Covid-19, Sudah Ada yang Kembali Bekerja

Regional
Mengeluh Lemas dan Tidak Nafsu Makan, Nenek Ini Ternyata Positif Covid-19

Mengeluh Lemas dan Tidak Nafsu Makan, Nenek Ini Ternyata Positif Covid-19

Regional
Cegah Krisis Pangan akibat Pandemi, Anak Muda Semarang Mulai Bertani

Cegah Krisis Pangan akibat Pandemi, Anak Muda Semarang Mulai Bertani

Regional
Proyek Tol Cisumdawu Molor karena Pembebasan Lahan, Ini Keinginan Pemilik Tanah

Proyek Tol Cisumdawu Molor karena Pembebasan Lahan, Ini Keinginan Pemilik Tanah

Regional
Keluarga Minta Pelaku Pembunuhan Staf KPU Yahukimo Dihukum Setimpal

Keluarga Minta Pelaku Pembunuhan Staf KPU Yahukimo Dihukum Setimpal

Regional
Munculkan 12 Kasus Covid-19, RS SMC Jadi Klaster Baru di Samarinda

Munculkan 12 Kasus Covid-19, RS SMC Jadi Klaster Baru di Samarinda

Regional
Staf KPU yang Tewas di Yahukimo Dikenal Idealis, Punya Mimpi Tulis Buku

Staf KPU yang Tewas di Yahukimo Dikenal Idealis, Punya Mimpi Tulis Buku

Regional
Cekcok Mulut, Residivis Pembunuhan Ini Tikam Ayah Kandung hingga Tewas

Cekcok Mulut, Residivis Pembunuhan Ini Tikam Ayah Kandung hingga Tewas

Regional
Genangan 50 Cm Surut, Tol Padaleunyi KM 130 Dapat Dilalui Kembali

Genangan 50 Cm Surut, Tol Padaleunyi KM 130 Dapat Dilalui Kembali

Regional
Jerinx Jadi Tersangka Kasus 'Kacung WHO', Ini Tanggapan IDI Wilayah Bali

Jerinx Jadi Tersangka Kasus "Kacung WHO", Ini Tanggapan IDI Wilayah Bali

Regional
Abaikan Protokol Kesehatan Saat Datangi Hajatan, 3 Warga Ini Terinfeksi Covid-19

Abaikan Protokol Kesehatan Saat Datangi Hajatan, 3 Warga Ini Terinfeksi Covid-19

Regional
Sudah 2 Kepala Dinas di Banjar Kalsel Meninggal Dunia Setelah Terinfeksi Covid-19

Sudah 2 Kepala Dinas di Banjar Kalsel Meninggal Dunia Setelah Terinfeksi Covid-19

Regional
Kesulitan Internet, Guru dan Siswa Gunakan HT untuk Pembelajaran Jarak Jauh

Kesulitan Internet, Guru dan Siswa Gunakan HT untuk Pembelajaran Jarak Jauh

Regional
65 Tenaga Kesehatan RSUD dr Soedono Madiun di Swab, Dua Positif Covid-19

65 Tenaga Kesehatan RSUD dr Soedono Madiun di Swab, Dua Positif Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X