ASN Kepri Jadi Kurir 1,3 Kg Sabu dan Ribuan Pil Ekstasi di Jambi

Kompas.com - 15/05/2019, 10:38 WIB
Direktorat Reserse Narkoba Polda Jambi berhasil mengungkap jaringan narkotika antar provinsi.  Mirisnya 2 dari 4 tersangka yang diamankan, merupakan warga Kepulauan Riau, bahkan satunya lagi merupakan ASN berpangkat Kasi di OPD Dinas Koperasi dan UMKM Pemprov Kepri.Dok Fadly Wartawan Tribun Jambi Direktorat Reserse Narkoba Polda Jambi berhasil mengungkap jaringan narkotika antar provinsi. Mirisnya 2 dari 4 tersangka yang diamankan, merupakan warga Kepulauan Riau, bahkan satunya lagi merupakan ASN berpangkat Kasi di OPD Dinas Koperasi dan UMKM Pemprov Kepri.

JJAMBI, KOMPAS.com - Direktorat Reserse Narkoba Polda Jambi berhasil mengungkap jaringan narkotika antar provinsi.

Dua dari empat tersangka yang diamankan, merupakan warga Kepulauan Riau dan salah satunya adalah RAJ (38), Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menjabat Kasi di OPD Dinas Koperasi dan UMKM Pemprov Kepri.

Kabid Humas Polda Jambi AKBP Kuswahyudi saat dihubungi Kompas.com membenarkan hal tersebut. Bahkan satu dari dari keempat tersangka yang diamankan, terpaksa dihadiahi timah panas karena berusaha kabur saat ditangkap.

Baca juga: 7 Kg Sabu dan Ribuan Butir Ekstasi Asal Malaysia Diamankan Aparat dari Jaringan Batam


Selain RAJ, pelaku lainnya adalah Agustinus (38) warga Bintan, M Rizal (27), dan Eko Rinaldi (29) warga Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

"Mereka termasuk jaringan antar provinsi bahkan bisa jadi jaringan international," kata Kuswahyudi melalui telepon, Rabu (15/5/2019).

RAJ dan ketiga temannya diamankan di dua lokasi berbeda, yakni di Rumah Makan Garang Asem, Paal 10 Kota Jambi dan di Pos PJR Unit III perbatasan Jambi-Palembang.

Baca juga: BNN: 200 Kg Sabu di Bekasi Dikendalikan Bandar Kelas Kakap dari Penjara

Untuk barang bukti, Kuswahyudi mengaku berhasil menyita 1.3 kilogram sabu-sabu dan 12.511 butir pil ekstasi.

"Belum diketahui secara pasti barang ini akan dibawa kemana. Namun pemeriksaan sementara barang bukti ini masuk dari Kepri," jelasnya.

Kuswahyudi mengatakan saat ini pihaknya tengah berkoordinasi dengan Polda Kepri karena salah satu tersangka merupakan ASN Pemprov Kepri.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Jadi Korban Kekerasan Kelompok SMB, Kades Minta Polisi Tangkap Pelaku

Jadi Korban Kekerasan Kelompok SMB, Kades Minta Polisi Tangkap Pelaku

Regional
Risma Alokasikan APBD Sebanyak 32 Persen untuk Pendidikan, Ini Alasannya

Risma Alokasikan APBD Sebanyak 32 Persen untuk Pendidikan, Ini Alasannya

Regional
Walhi Sebut Kalsel Tak layak Jadi Ibu Kota Baru, Ini Alasannya

Walhi Sebut Kalsel Tak layak Jadi Ibu Kota Baru, Ini Alasannya

Regional
Tertangkap Curi Sapi, Seorang Pria Babak Belur Dihajar Warga

Tertangkap Curi Sapi, Seorang Pria Babak Belur Dihajar Warga

Regional
Istri Korban Mutilasi Gelisah Pelaku Lain Belum Ditangkap

Istri Korban Mutilasi Gelisah Pelaku Lain Belum Ditangkap

Regional
Ini Alasan Ayah Aniaya Anaknya yang Derita Gizi Buruk hingga Patah Tulang

Ini Alasan Ayah Aniaya Anaknya yang Derita Gizi Buruk hingga Patah Tulang

Regional
DKPP Jatuhkan Sanksi kepada Ketua dan Anggota KPU Cianjur

DKPP Jatuhkan Sanksi kepada Ketua dan Anggota KPU Cianjur

Regional
Jerat Kawat Sling Masih Melekat di Kaki Depan, Harimau Palas Akan Dioperasi

Jerat Kawat Sling Masih Melekat di Kaki Depan, Harimau Palas Akan Dioperasi

Regional
Aturan Tes Narkoba Sebelum Menikah, Ini Kata Para Calon Pengantin hingga Alasan Kemenag Jatim

Aturan Tes Narkoba Sebelum Menikah, Ini Kata Para Calon Pengantin hingga Alasan Kemenag Jatim

Regional
Pesawat Garuda Bermasalah, Ribuan Calon Jemaah Haji di Asrama Sudiang Makassar Terlantar

Pesawat Garuda Bermasalah, Ribuan Calon Jemaah Haji di Asrama Sudiang Makassar Terlantar

Regional
4 Kota Ini Segera Punya Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

4 Kota Ini Segera Punya Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

Regional
Berikut 7 Poin Fatwa MPU Aceh tentang Hukum Permainan PUBG

Berikut 7 Poin Fatwa MPU Aceh tentang Hukum Permainan PUBG

Regional
Risma Belum Tentukan Bentuk Pengelolaan Aset YKP Bernilai Rp 10 Triliun

Risma Belum Tentukan Bentuk Pengelolaan Aset YKP Bernilai Rp 10 Triliun

Regional
Puluhan Polisi Gendut Digembleng Program Diet di SPN Mojokerto

Puluhan Polisi Gendut Digembleng Program Diet di SPN Mojokerto

Regional
Viral Bangunan Sekolah Miris di Minahasa Selatan, Ini Penjelasan Wabup

Viral Bangunan Sekolah Miris di Minahasa Selatan, Ini Penjelasan Wabup

Regional
Close Ads X