Komnas HAM: Penyebab Meninggalnya Petugas Penyelenggara Pemilu akan Diumumkan Sebelum 21 Mei

Kompas.com - 14/05/2019, 21:35 WIB
Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara saat berkunjung ke KPU Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (14/5/2019). KOMPAS.com/FADLAN MUKHTARKomisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara saat berkunjung ke KPU Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (14/5/2019).


PURWOKERTO, KOMPAS.com - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia ( Komnas HAM) akan mengumumkan hasil pendalaman penyebab meninggalnya petugas penyelenggara Pemilu sebelum 22 Mei mendatang.

Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara saat berkunjung ke KPU Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (14/5/2019) mengatakan, petugas penyelenggara Pemilu yang meninggal disebabkan beberapa hal, antara lain karena punya riwayat penyakit, kecelakaan, dan stroke.

"Kami sudah dapat keterangan apa yang sebenarnya terjadi. Ini tentu saja temuan ini akan menjadi bahan kami menyusun laporan. Kami akan segera sampaikan ke publik paling lambat 21 Mei, sebelum pengumuman (hasil rekapitulasi suara) resmi KPU," kata Beka Ulung.

Baca juga: [Update] 13 Mei 2019, 29 Anggota Polri yang Amankan Pemilu Gugur

Beka Ulung mengatakan, setelah meminta keterangan KPU Banyumas, Rabu (15/5/2019), pihaknya akan meminta keterangan KPU Provinsi dan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah.

Rencananya, Komnas HAM juga akan meminta keterangan KPU Demak, Surakarta, dan Karanganyar.

"Kami tidak ingin mengambil sampel di satu provinsi di satu daerah saja, kami akan ketemu dengan KPU provinsi, Bawaslu dan Dinas Kesehatan," ujar Beka Ulung.

Beka Ulung mengatakan, pendalaman dilakukan atas dasar pengaduan dari beberapa organisasi ke Komnas HAM.

Baca juga: 6 Fakta Ratusan KPPS Gugur, Jumlah Korban hingga 13 Penyakit Penyebabnya

 

Sejauh ini, pihaknya belum menerima aduan dari korban maupun keluarga korban penyelenggara Pemilu yang meninggal dunia.

"Dan ada beberapa yang menawarkan bantuan, misal kalau ada yang memerlukan penanganan medis. Tapi, kami melihat itu belum menjadi kebutuhan, tapi pada saatnya nanti kami akan membuka diri, teman-teman memberikan data yang dipunya," kata Beka Ulung.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kala 'Punakawan' Beraksi di Solo, Ajak Warga Tak Golput

Kala "Punakawan" Beraksi di Solo, Ajak Warga Tak Golput

Regional
Tak Punya 'Smartphone', Siswa SMP Ini Belajar Sendirian di Lab Komputer Sekolah

Tak Punya "Smartphone", Siswa SMP Ini Belajar Sendirian di Lab Komputer Sekolah

Regional
Speedboat Terseret ke Bawah Tongkang Batu Bara, 5 Penumpang Hilang

Speedboat Terseret ke Bawah Tongkang Batu Bara, 5 Penumpang Hilang

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 5 Agustus 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 5 Agustus 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 5 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 5 Agustus 2020

Regional
Nekat Daki Gunung Slamet Saat Status Waspada, Bapak dan Anak Ini 'Di-blacklist'

Nekat Daki Gunung Slamet Saat Status Waspada, Bapak dan Anak Ini "Di-blacklist"

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 5 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 5 Agustus 2020

Regional
3 Pria Mengaku Polisi Berpangkat AKBP dan Peras Anggota DPRD

3 Pria Mengaku Polisi Berpangkat AKBP dan Peras Anggota DPRD

Regional
Cegah Klaster Perkantoran, ASN Pemkot Ambon Wajib Tes Swab Setiap Bulan

Cegah Klaster Perkantoran, ASN Pemkot Ambon Wajib Tes Swab Setiap Bulan

Regional
Tjahjo Kumolo: Cornelis Lay Sosok yang Konsisten di Dunia Intelektual

Tjahjo Kumolo: Cornelis Lay Sosok yang Konsisten di Dunia Intelektual

Regional
Khawatir Tertular Covid-19, Bupati Polewali Mandar Berkantor di Tempat Terbuka

Khawatir Tertular Covid-19, Bupati Polewali Mandar Berkantor di Tempat Terbuka

Regional
Mahasiswa Unair Pelaku Fetish Kain Jarik di-DO, Langgar Etik dan Coreng Nama Kampus

Mahasiswa Unair Pelaku Fetish Kain Jarik di-DO, Langgar Etik dan Coreng Nama Kampus

Regional
Masih Zona Merah, Sekolah di Malang Akan Dibuka untuk Simulasi

Masih Zona Merah, Sekolah di Malang Akan Dibuka untuk Simulasi

Regional
Penumpang 1 Pesawat dengan Warga Jombang yang Positif Covid-19 Diminta Melapor ke Dinkes Pontianak

Penumpang 1 Pesawat dengan Warga Jombang yang Positif Covid-19 Diminta Melapor ke Dinkes Pontianak

Regional
Ayah Perkosa Anak Tiri yang Keterbelakangan Mental, Diintip Saksi Melalui Lubang di Dinding

Ayah Perkosa Anak Tiri yang Keterbelakangan Mental, Diintip Saksi Melalui Lubang di Dinding

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X