Seorang Pejabat Daerah Ditangkap karena Miliki Narkotika Bernilai Rp 8 Miliar

Kompas.com - 14/05/2019, 20:56 WIB
ilustrasi narkoba shutterstockilustrasi narkoba

BATAM, KOMPAS.com - Seorang pejabat Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau berinisial RAJ (38), ditangkap anggota Ditresnarkoba Polda Jambi, Senin (13/5/2019).

RAJ ditangkap terkait kasus tindak pidana narkotika bersama tiga pelaku lainnya yakni, Agustinus (38), M Rizal (27), dan Eko Rinaldi (29).

Kepala Inspektorat Provinsi Kepri Mirza Bahtiar mengatakan, RAJ dan ketiga temannya diamankan di dua lokasi berbeda, yakni di Rumah Makan Garang Asem, Paal 10 Kota Jambi, dan di Pos PJR Unit III perbatasan Jambi-Sumatera Selatan.

Dari tangan para pelaku, disita barang bukti narkotika jenis sabu seberat 1,3 kg dan ekstasi sebanyak 12.511 butir.

"Informasi yang didapat dari kepolisian, totalnya mencapai Rp 8 miliar," kata Mirza, saat dikonfirmasi melalui telepon, Selasa (14/5/2019).

Baca juga: Seorang PNS Ditangkap karena Bawa Kabur dan Cabuli Siswi SMK

Mirza mengatakan, RAJ bertugas di Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Kepri dengan jabatan sebagai salah satu kepala seksi (Kasi) di OPD tersebut.

Lebih jauh Mirza mengaku kaget dengan kejadian ini karena RAJ dikenal tidak pernah bermasalah.

Baca juga: Isap Sabu Saat Jam Kerja, Dua Oknum PNS Ditangkap Polisi

Mirza mengatakan, pihaknya masih menunggu proses hukum dari Polda Jambi untuk mengambil langkah selanjutnya terhadap RAJ.

"Bisa saja yang bersangkutan kami berhentikan sementara sambil menunggu proses hukum yang sedang berjalan," ujarnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X