Jelang Arus Mudik Lebaran, Jalur Pantura Cirebon Diperbaiki

Kompas.com - 14/05/2019, 17:19 WIB
Sejumlah pekerja memperbaiki ruas jalur mudik pantura dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah di Desa Arjawinangun Kecamatan Arjawinangun Kabupaten Cirebon Selasa (14/5/2019). Mereka membongkar aspal yang rusak kemudian melapisi dengan aspal yang baru. Kompas.com/ MUHAMAD SYAHRI ROMDHONSejumlah pekerja memperbaiki ruas jalur mudik pantura dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah di Desa Arjawinangun Kecamatan Arjawinangun Kabupaten Cirebon Selasa (14/5/2019). Mereka membongkar aspal yang rusak kemudian melapisi dengan aspal yang baru.

CIREBON, KOMPAS.com – Jalur Pantura di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, mulai diperbaiki, jelang arus mudik Lebaran, Selasa (14/5/2019).

Sejumlah ruas jalan yang mengalami rusak, berlubang, hingga gelombang, dibongkar dan dilapisi kembali dengan aspal yang baru.

Proses pekerjaan itu ditemui di Jalur Pantura Desa Arjawinangun, Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon. Sejumlah pekerja tampak memperbaiki ruas jalur mudik dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah.

Baca juga: Kondisi Jalur Pantura di Perbatasan Jabar dan Jateng Masih Ditemukan Rusak 


Mereka membongkar aspal yang mengalami kerusakan. Para pekerja membongkar dengan panjang jarak kedalaman sekitar sepuluh sentimeter. Sementara panjang aspal yang dibongkar bervariasi bergantung tingkat kerusakan.

Kepala mandor dari kontraktor Kementerian Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) Jaja mengatakan, proses pengerjaan dikerjakan dari Kabupaten Indramayu menuju Cirebon.

Dia bertugas memperbaiki sejumlah titik kerusakan dengan panjang tugas area sekitar 30 kilometer.

Jenis perbaikan yang dia tangani adalah patching atau membongkar aspal yang sebelumnya sudah mengalami kerusakan berupa lubang atau bergelombang. Aspal tersebut diangkat dan kembali dilapisi dengan aspal baru.

Baca juga: Aspal dan Median Jalan Pantura Rusak, Ancam Keselamatan Pemudik Lebaran

Kerusakan itu disebabkan karena aspal tidak kuat menahan muatan yang melebihi batas standar.

“Ini jalur mudik. Jenis perbaikan patching atau menggali yang lubang-lubang yang bergelombang kita kupas. Terus kita timbun lagi hingga baik. Agar pemudik lebih aman dan nyaman, dan tidak ada kecelakaan,” kata Jaja.

Jaja mengatakan, perbaikan di jalur pantura ini sudah dimulai sejak awal Mei. Dia menargetkan seluruh aspal yang berlubang di jalur mudik pantura selesai pada sepuluh hari menjelang Idul Fitri.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X