Bupati Jepara Ditahan KPK, Wabup Jadi Pelaksana Tugas

Kompas.com - 14/05/2019, 16:33 WIB
Gubenur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat menutup Pelatihan Refreshment Asesor Badan Akreditasi Nasional (BAN) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Non Formal (PNF) Jateng Tahun 2019 Angkatan II, di Hotel Grandhika Semarang, Minggu (12/5/2019).
Dok. Humas Pemerintah Provinsi Jawa TengahGubenur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat menutup Pelatihan Refreshment Asesor Badan Akreditasi Nasional (BAN) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Non Formal (PNF) Jateng Tahun 2019 Angkatan II, di Hotel Grandhika Semarang, Minggu (12/5/2019).


SEMARANG, KOMPAS.com - Wakil Bupati Jepara, Jawa Tengah, Dian Kristiandi segera ditunjuk menjadi pelaksana tugas (Plt) Bupati Jepara menggantikan Ahmad Marzuki, yang ditahan KPK dalam kasus dugaan suap kepada hakim.

Dian akan menjalankan tugas sehari-hari sebagai bupati.

"Nanti Wakil Bupati otomatis menjadi pelaksana tugas (Plt). Undang-undang memang mengatur seperti itu," kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, di ruang kerjanya, di Semarang, Selasa (14/5/2019).

Baca juga: Sebelum Ditahan KPK, Bupati Jepara Pamitan kepada OPD

Pihaknya telah berkomunikasi dengan Wakil Bupati Jepara untuk melanjutkan tongkat kepemimpinan di daerah.

Hal itu dilakukan agar pelayanan kepada masyarakat setempat tidak berhenti karena adanya kepala daerah yang tersangkut kasus hukum.

Ganjar meminta pelayanan publik di Jepara berjalan normal.

"Saya sudah komunikasi dengan Wakil Bupati agar segera mengambil langkah-langkah pengelolaan pemerintahan. Biar tidak terjadi kebingungan dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan," ujar dia. 

Baca juga: KPK Tahan Bupati Jepara Ahmad Marzuki

"Jadi, nanti jalan saja, seperti dulu kejadian (OTT) di Kota Tegal, Kebumen, Purbalingga," tambah dia.

KPK sendiri menahan Bupati Jepara Achmad Marzuqi pada Senin (13/5/2019) kemarin. Bupati dua periode itu diduga melakukan suap dalam sidang praperadilan kepada hakim tunggal Pengadilan Negeri (PN) Semarang, Lasito.

Diduga, Marzuqi memberikan uang suap sebesar Rp 700 juta kepada Lasito. Uang diberikan dua tahap, yaitu Rp 500 juta dan Rp 200 juta dalam uang pecahan dollar Amerika Serikat. 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pesta Miras dan Berjudi di Tengah Corona, Sekelompok Pemuda Dihukum Rendam di Kolam Sampah

Pesta Miras dan Berjudi di Tengah Corona, Sekelompok Pemuda Dihukum Rendam di Kolam Sampah

Regional
Kapal Yacht dari Australia Dibegal di Perairan Lampung

Kapal Yacht dari Australia Dibegal di Perairan Lampung

Regional
5 Hari Hilang di Hutan, Pria Ini Makan Beras dan Minum Air dari Lumut untuk Bertahan Hidup

5 Hari Hilang di Hutan, Pria Ini Makan Beras dan Minum Air dari Lumut untuk Bertahan Hidup

Regional
Kalsel Butuh Tiga Bulan Persiapan untuk Terapkan New Normal

Kalsel Butuh Tiga Bulan Persiapan untuk Terapkan New Normal

Regional
Pecat 109 Tenaga Medis, Bupati Ogan Ilir Persilakan Ombudsman Datang

Pecat 109 Tenaga Medis, Bupati Ogan Ilir Persilakan Ombudsman Datang

Regional
Untuk Pertama Kalinya, Jalur Gentong Tasikmalaya Tak Macet Saat Lebaran

Untuk Pertama Kalinya, Jalur Gentong Tasikmalaya Tak Macet Saat Lebaran

Regional
Ditunjuk Jokowi, Gorontalo Kaji Penerapan New Normal agar Masyarakat Tak Bingung

Ditunjuk Jokowi, Gorontalo Kaji Penerapan New Normal agar Masyarakat Tak Bingung

Regional
Polisi Sita 87 Balon Udara Milik Warga, Salah Satunya Berukuran 35 Meter

Polisi Sita 87 Balon Udara Milik Warga, Salah Satunya Berukuran 35 Meter

Regional
Kendaraan yang Diminta Putar Balik di Tol Jakarta-Cikampek Didominasi Mobil Pribadi

Kendaraan yang Diminta Putar Balik di Tol Jakarta-Cikampek Didominasi Mobil Pribadi

Regional
Usai Tabrak Rumah Warga, Kapolsek Ini Sempat Tak Mengaku

Usai Tabrak Rumah Warga, Kapolsek Ini Sempat Tak Mengaku

Regional
Pemprov DIY Susun Aturan Penerapan New Normal

Pemprov DIY Susun Aturan Penerapan New Normal

Regional
Video Viral Warga Desa 'Usir' Pendatang dengan Meriam Bambu, Ini Faktanya

Video Viral Warga Desa "Usir" Pendatang dengan Meriam Bambu, Ini Faktanya

Regional
Bupati Ogan Ilir Tegaskan Tidak Akan Menerima 109 Tenaga Medis yang Sudah Dipecat

Bupati Ogan Ilir Tegaskan Tidak Akan Menerima 109 Tenaga Medis yang Sudah Dipecat

Regional
Wagub Kaltim Sebut APBD Tak Mampu Tangani Banjir Samarinda, Butuh Bantuan Pusat

Wagub Kaltim Sebut APBD Tak Mampu Tangani Banjir Samarinda, Butuh Bantuan Pusat

Regional
Antisipasi Arus Balik Lebaran, Masuk Bali via Pelabuhan Ketapang Harus Punya Surat Bebas Covid-19

Antisipasi Arus Balik Lebaran, Masuk Bali via Pelabuhan Ketapang Harus Punya Surat Bebas Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X