Mayat Pria Terbakar Berkaos Polisi Adalah Pengusaha Rongsokan

Kompas.com - 14/05/2019, 16:29 WIB
Petugas melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), di lokasi penemuan mayat terbakar di Dusun Manyarsari Desa Gunungsari Kecamatan Dawarbladong Kabupaten Mojokerto Jawa Timur, Senin (13/5/2019). KOMPAS.com/HANDOUTPetugas melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), di lokasi penemuan mayat terbakar di Dusun Manyarsari Desa Gunungsari Kecamatan Dawarbladong Kabupaten Mojokerto Jawa Timur, Senin (13/5/2019).

JOMBANG, KOMPAS.com - Identitas jenazah pria berkaos 'polisi' yang ditemukan terbakar di lahan kayu putih di wilayah Kabupaten Mojokerto Jawa Timur, Senin (13/5/2019) kemarin, akhirnya terungkap.

Korban adalah Eko Yuswanto (32), warga Dusun Temenggungan, RT 2 RW 5, Desa Kejagan, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

Korban selama ini dikenal sebagai pengusaha barang rongsokan.

Baca juga: Terdapat Luka di Tubuh Jenazah Berkaos Polisi yang Hangus Terbakar

Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Sigit Dany Setiyono mengatakan, kepastian identitas korban berdasarkan hasil uji labfor yang diperkuat dengan pengamatan langsung oleh pihak keluarga.

Pada Senin (13/5/2019) malam, istri korban bersama dua anaknya didatangkan ke RS Bhayangkara Polda Jatim untuk mengenali korban secara langsung.  

"Hasil pencocokan identitas yang diperoleh tim labfor, dikuatkan dengan istri korban yang melihat langsung jenazah," kata Sigit kepada Kompas.com di Mojokerto, Selasa (14/5/2019).

Diberitakan sebelumhya, sosok mayat pria ditemukan dalam kondisi terbakar di sebuah lahan budidaya tanaman kayu putih di Dusun Manyarsari, Desa Gunungsari, Kecamatan Dawarbladong, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Senin (13/5/2019).

Saat pertama kali ditemukan, sebagian tangan mayat masih terbakar api. Selain itu ada sisa kaos terbakar dengan tulisan 'polisi'.

Korban Pembunuhan

Sementara itu, Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Sigit Dany Setiyono mengatakan pihaknya telah mengamankan dua orang terduga pelaku pembunuhan dan pembakaran terhadap Eko Yuswanto.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wakil Bupati Zuldafri Darma Ditunjuk Sebagai Plt Bupati Tanah Datar

Wakil Bupati Zuldafri Darma Ditunjuk Sebagai Plt Bupati Tanah Datar

Regional
Kebakaran Pasar Wage Purwokerto Disebabkan Korsleting Listrik

Kebakaran Pasar Wage Purwokerto Disebabkan Korsleting Listrik

Regional
Kota Malang Kembali Zona Merah, Sejumlah Ruas Jalan Ditutup Saat Akhir Pekan

Kota Malang Kembali Zona Merah, Sejumlah Ruas Jalan Ditutup Saat Akhir Pekan

Regional
Bupati Sukabumi Tetapkan Status Tanggap Darurat Selama 7 Hari

Bupati Sukabumi Tetapkan Status Tanggap Darurat Selama 7 Hari

Regional
Jerinx: Salah Saya Apa Sih, Apa Saya Berpotensi Membubarkan IDI?

Jerinx: Salah Saya Apa Sih, Apa Saya Berpotensi Membubarkan IDI?

Regional
'Mata Korban Perih Dioles Sambal oleh Pelaku dan Dipukuli...'

"Mata Korban Perih Dioles Sambal oleh Pelaku dan Dipukuli..."

Regional
Satu RT Diisolasi karena 16 Orang Positif Corona, Warga 1 Dukuh Kena Imbas, Tak Bisa Aktivitas

Satu RT Diisolasi karena 16 Orang Positif Corona, Warga 1 Dukuh Kena Imbas, Tak Bisa Aktivitas

Regional
Cemburu kepada Rekan Kerja Berujung Vonis 13 Tahun Penjara

Cemburu kepada Rekan Kerja Berujung Vonis 13 Tahun Penjara

Regional
Jamin Rasanya Enak, Bupati Semarang Minta Beras Bantuan Tak Dijual

Jamin Rasanya Enak, Bupati Semarang Minta Beras Bantuan Tak Dijual

Regional
4 Kantor Pemerintahan di Pemkab Bogor Jadi Klaster Penularan Covid-19

4 Kantor Pemerintahan di Pemkab Bogor Jadi Klaster Penularan Covid-19

Regional
Pesantren Ini Jadi Klaster Baru Corona, 10 Santri Positif Covid-19

Pesantren Ini Jadi Klaster Baru Corona, 10 Santri Positif Covid-19

Regional
2 Rumah Roboh dan Belasan Lainnya Rusak Diterjang Hujan Disertai Angin Kencang di Ngawi

2 Rumah Roboh dan Belasan Lainnya Rusak Diterjang Hujan Disertai Angin Kencang di Ngawi

Regional
Sebanyak 210 KK Mengungsi akibat Banjir Bandang di Sukabumi

Sebanyak 210 KK Mengungsi akibat Banjir Bandang di Sukabumi

Regional
Bentrok Antar-pesilat, Polisi Tahan 6 Tersangka

Bentrok Antar-pesilat, Polisi Tahan 6 Tersangka

Regional
Brigadir DY Cabuli Pelanggar Lalu Lintas, Tergiur Tubuh Korban, Terancam 15 Tahun Penjara dan Dipecat

Brigadir DY Cabuli Pelanggar Lalu Lintas, Tergiur Tubuh Korban, Terancam 15 Tahun Penjara dan Dipecat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X