16 Artis Bertarung di Jatim Dalam Pileg 2019, 14 Tumbang

Kompas.com - 14/05/2019, 15:54 WIB
Didik Prasetiyono, Direktur SCG Research And Consulting KOMPAS.com/ACHMAD FAIZALDidik Prasetiyono, Direktur SCG Research And Consulting


SURABAYA, KOMPAS.com - Pileg 2019, Jawa Timur, dipenuhi artis peran dan penyanyi yang maju ke Senayan dari sejumlah dapil. Catatan Kompas.com, ada 16 caleg artis yang maju dari Jawa Timur.

Namun, berdasarkan metode hitung Pileg 2019 dari hasil rekapitulasi suara Pileg 2019 KPU Jawa Timur, dari 16 caleg artis, hanya 2 yang dipastikan lolos, yakni penyanyi Krisdayanti dari dapil Jatim 5 meliputi Malang Raya, dan Arzeti Bilbina dari dapil Jatim 1, meliputi Surabaya dan Sidoarjo.

Meraih 132.131 suara, Krisdayanti bahkan menjadi juara di dapil Malang Raya (Kota Malang, Kota Batu dan Kabupaten Malang). Suaranya bahkan mengalahkan Wasekjen PDI-P, Ahmad Basarah yang hanya meraih 104.914 suara.

Baca juga: Caleg Artis Nasdem Sahrul Gunawan hingga Olla Ramlan Diprediksi Lolos ke Senayan

Sementara, artis Arzeti Bilbina, berhasil mempertahankan kursinya di Senayan dari dapil yang sama dari periode sebelumnya.

Di dapil Jatim 1, Arzeti yang maju lewat Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu dipastikan lolos dengan 53.185 suara.

Di dapil tersebut dia mengalahkan rekan separtainya yakni penyanyi Sundari Soekotjo dan musisi Ahmad Dhani.

Berikut 14 artis yang gagal ke Senayan dari dapil Jawa Timur, berdasarkan data rekapitulasi suara Pileg 2019 KPU Jatim, yang diolah dengan metode hitung Saint Lague oleh SCG Research and Consulting.

Baca juga: Caleg Artis dari Partai Pendukung Deklarasi Antihoaks Bersama Maruf Amin

1. Ahmad Dhani dari Partai Gerindra (40.148 suara).

2. Sundari Soekotjo dari PKB (9.754 suara).

3. Manohara Odelia Pinod dari Nasdem (6.865 suara).

4. Andre Hehanusa dari PDIP (26.139 suara).

5. Luki Perdana dari Nasdem (9.163 suara)

6. Emilia Contessa dari PAN (29.265 suara)

7. Vena Melinda dari Nasdem (57.060 suara).

8. Roni Sianturi dari PDIP (30.406 suara).

9. Ratna Listy dari Nasdem (2.162 suara).

10. Tessa Kaunang dari Nasdem (1.316 suara).

11. Sari Koeswoyo dari PDIP (14.862 suara).

12. Elma Theana dari Nasdem (2.822 suara).

13. Yuli Anita dari Nasdem (19.298 suara).

14. Denada dari PAN (43.573 suara).

Direktur SCG Research and Consulting, Didik Prasetiyono mengatakan, ada beberapa faktor penyebab gagalnya para artis ke Senayan, meski nama mereka notabene sudah populer.

Salah satunya yakni artis bukan petarung elektoral yang bersedia door to door bertemu rakyat.

"Kalau caleg politisi tahu betul bagaimana mendekati pemilih," kata Didik, Selasa (14/5/2019).

Faktor lainnya, kata Didik, karena masalah teknis, seperti intensitas kampanye yang kurang karena kesibukan, dicalonkan bukan dari daerah asal, hingga perbedaan nama di kertas suara. 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Kalau Tetap Diliburkan, Kami Takut Anak-anak Kami Jadi Bodoh'

"Kalau Tetap Diliburkan, Kami Takut Anak-anak Kami Jadi Bodoh"

Regional
R Berprofesi Sopir Taksi Online dan Dijanjikan Rp 4 Juta untuk Antar Jemput Artis HH

R Berprofesi Sopir Taksi Online dan Dijanjikan Rp 4 Juta untuk Antar Jemput Artis HH

Regional
Tidak Ada Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah NTB hingga September 2020

Tidak Ada Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah NTB hingga September 2020

Regional
Saat Ibu-ibu Bawa Anak Protes, Ingin Sekolah Tatap Muka Dilakukan di Tengah Pandemi...

Saat Ibu-ibu Bawa Anak Protes, Ingin Sekolah Tatap Muka Dilakukan di Tengah Pandemi...

Regional
Cerita Agen Koran Gadaikan Cincin Emas 4 Gram 'Pemberian' SBY untuk Modal Usaha

Cerita Agen Koran Gadaikan Cincin Emas 4 Gram "Pemberian" SBY untuk Modal Usaha

Regional
Muncikari Artis HH Diduga Seorang Fotografer, Polisi Memburunya

Muncikari Artis HH Diduga Seorang Fotografer, Polisi Memburunya

Regional
Lapak PKL di Puncak Bogor Dibongkar karena Sering Dikerumuni Wisatawan

Lapak PKL di Puncak Bogor Dibongkar karena Sering Dikerumuni Wisatawan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Ganjar Bantah Solo Zona Hitam | Pernikahan Gadis di Bawah Umur

[POPULER NUSANTARA] Ganjar Bantah Solo Zona Hitam | Pernikahan Gadis di Bawah Umur

Regional
Sekdes yang Curi Kotak Amal Mushala Diberhentikan

Sekdes yang Curi Kotak Amal Mushala Diberhentikan

Regional
145 Kali Donasi Darah, Suparman: Kalau Enggak Donasi Badan Loyo, Kerja Enggak Semangat

145 Kali Donasi Darah, Suparman: Kalau Enggak Donasi Badan Loyo, Kerja Enggak Semangat

Regional
'Jika Sekolah Ini Diliburkan, Kami Akan Memindahkan Anak Kami ke Sekolah Lain'

"Jika Sekolah Ini Diliburkan, Kami Akan Memindahkan Anak Kami ke Sekolah Lain"

Regional
7 Tahun Tak Lulus Kuliah, Mahasiswa Ini Diduga Nekat Gantung Diri, Ini Kata Polisi

7 Tahun Tak Lulus Kuliah, Mahasiswa Ini Diduga Nekat Gantung Diri, Ini Kata Polisi

Regional
Jam Malam pada Fase New Normal di Surabaya Resmi Diterapkan

Jam Malam pada Fase New Normal di Surabaya Resmi Diterapkan

Regional
2 Bulan Bekerja di Arab Saudi, Pekerja Indonesia Diduga Disiksa, Tangan Disetrika

2 Bulan Bekerja di Arab Saudi, Pekerja Indonesia Diduga Disiksa, Tangan Disetrika

Regional
'Kan Sudah Kita Kontrol, Kok Masih Dibilang Solo Zona Hitam?'

"Kan Sudah Kita Kontrol, Kok Masih Dibilang Solo Zona Hitam?"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X