MUI Sebut "People Power" Bisa Berujung Pemberontakan

Kompas.com - 14/05/2019, 15:02 WIB
Ketua MUI Kota Tasikmalaya, Ate Musodiq (sarung merah) saat mendampingi Sutrisno Bachir. KOMPAS.com/IRWAN NUGRAHAKetua MUI Kota Tasikmalaya, Ate Musodiq (sarung merah) saat mendampingi Sutrisno Bachir.

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Tasikmalaya menyatakan, menolak segala pengaruh tentang " people power".

Termasuk menangkal hal apa saja yang sifatnya mendelegitimasi hasil Pemilihan Umum 2019, karena dinilai banyak mudaratnya.

"Kami menolak segala bentuk deligitimasi hasil Pemilu 2019 ini. Dari segala bentuk, baik dalam bentuk yang sekarang ramai istilah people power," jelas Ketua MUI sekaligus FKUB Kota Tasikmalaya, Ate Musodiq, Selasa (14/5/2019).

Baca juga: Pemilu Usai, Gubernur Sumsel Imbau Warga Tolak Ajakan People Power

Ate mengatakan, aksi people power hanya akan menimbulkan kerusakan. Seperti yang terjadi di Jakarta dan semua daerah di Indonesia pada tahun 1998-1999.

"Akhir people power adalah kerusakan dan korban, dan Allah SWT tidak menyukai kerusakan," kata Ate.

Pihaknya telah bersepakat baik di MUI, FKUB, NU dan elemen masyarakat lainnya untuk tidak mudah terpengaruhi isu bahwa people power untuk keadilan.

Menurut Ate, people power mengatasnamakan keadilan tapi ujung-ujungnya adalah kemudaratan.

"Jika ada upaya penggulingan pemerintahan yang sah, berarti ada pemberontakan. Dan, NU dan MUI tidak menyetujui upaya pemberontakan yang awalnya gara-gara pemilu," ungkapnya.

Ketua Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Kota Tasikmalaya Asep Rizal Asyari mengatakan hal sama. Asep menilai, opini people power hanya diembuskan oleh para elite politik dan nantinya akan menimbulkan korban dari berbagai aspek.

"Sekarang saja, sudah berapa orang yang menjadi korban hoaks pemilu. Mereka harus berurusan dengan hukum. Itu kenapa? Karena upaya pendelegitimasian terus dipelihara," pungkasnya.

Baca juga: Para Pemuka Agama di Kendal Menolak People Power

Dengan demikian, pihaknya mengajak kepada masyarakat Tasikmalaya untuk cerdas dalam memahami informasi, sehingga tak mudah dimanfaatkan oleh kepentingan para elite politik yang tak bermanfaat bagi masyarakat.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ibu-ibu Nekat Buka Baju Menghadang Alat Berat yang Menggusur Lahan

Ibu-ibu Nekat Buka Baju Menghadang Alat Berat yang Menggusur Lahan

Regional
Ayah dan Anak Korban Tanah Longsor Tarakan Ditemukan dalam Keadaan Berpelukan

Ayah dan Anak Korban Tanah Longsor Tarakan Ditemukan dalam Keadaan Berpelukan

Regional
3 Rumah Tertimbun Tanah Longsor di Kota Tarakan, 4 Orang Tewas

3 Rumah Tertimbun Tanah Longsor di Kota Tarakan, 4 Orang Tewas

Regional
Cerita Tetangga Rumah Tua Milik Mantan Bupati yang Fotonya Viral di Media Sosial

Cerita Tetangga Rumah Tua Milik Mantan Bupati yang Fotonya Viral di Media Sosial

Regional
Cegah Potensi Penularan Covid-19, Begini Cara Pondok Pesantren Tebuireng

Cegah Potensi Penularan Covid-19, Begini Cara Pondok Pesantren Tebuireng

Regional
Cerita Santri dari Tempat Isolasi di Banyumas: Makan Tepat Waktu, 4 Sehat 5 Sempurna

Cerita Santri dari Tempat Isolasi di Banyumas: Makan Tepat Waktu, 4 Sehat 5 Sempurna

Regional
Ganjar Telepon Gus Miftah, Minta Batalkan Pengajian di Pemalang

Ganjar Telepon Gus Miftah, Minta Batalkan Pengajian di Pemalang

Regional
523 Kasus Aktif Covid-19 di NTB, Pemprov Jamin Ruang Isolasi Masih Mencukupi

523 Kasus Aktif Covid-19 di NTB, Pemprov Jamin Ruang Isolasi Masih Mencukupi

Regional
Pasien Covid-19 Membeludak, Gedung Isolasi RSUD Tasikmalaya Penuh

Pasien Covid-19 Membeludak, Gedung Isolasi RSUD Tasikmalaya Penuh

Regional
Atlet Arum Jeram Tanam Pohon dan Sebar Bibit Ikan di Sungai Wisata Pertama di Jatim

Atlet Arum Jeram Tanam Pohon dan Sebar Bibit Ikan di Sungai Wisata Pertama di Jatim

Regional
2 ASN di Nunukan Positif Covid-19, Diduga Tertular dari Transmisi Lokal

2 ASN di Nunukan Positif Covid-19, Diduga Tertular dari Transmisi Lokal

Regional
13 Pasien Sembuh dari Covid-19, Kabupaten Ende Bebas dari Corona

13 Pasien Sembuh dari Covid-19, Kabupaten Ende Bebas dari Corona

Regional
Pembunuhan Berencana Pengusaha Rental Mobil, Pelaku Terancam Hukuman Mati

Pembunuhan Berencana Pengusaha Rental Mobil, Pelaku Terancam Hukuman Mati

Regional
Polisi: Kecelakaan Maut di Jalintim Timur Berawal dari Mobil Putih yang Mengebut

Polisi: Kecelakaan Maut di Jalintim Timur Berawal dari Mobil Putih yang Mengebut

Regional
Baru 2 Minggu Bekerja Menyelam Cari Emas, Siswa SMA Tewas Tertimbun

Baru 2 Minggu Bekerja Menyelam Cari Emas, Siswa SMA Tewas Tertimbun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X