Rekapitulasi KPU Makassar Tak Kunjung Rampung, Ini Penyebabnya

Kompas.com - 13/05/2019, 16:38 WIB
Ketua KPU Kota Makassar Farid Wajdi saat diwawancara di kantor Bawaslu Makassar, Rabu (24/4/2019).Kompas.com/HIMAWAN Ketua KPU Kota Makassar Farid Wajdi saat diwawancara di kantor Bawaslu Makassar, Rabu (24/4/2019).

MAKASSAR, KOMPAS.com — Komisi Pemilihan Umum Kota Makassar masih belum menyelesaikan tahapan rapat pleno rekapitulasi penetapan hasil penghitungan suara Pemilu 2019 di Kota Makassar.

Pasalnya, hingga hari ini masih ada satu kecamatan yang belum menyelesaikan hasil rekapitualsinya ke tingkat KPU Kota Makassar.

Ketua KPU Kota Makassar Farid Wajdi mengatakan, rekapitulasi suara di Kecamatan Tamalate belum selesai karena banyaknya missing data yang terjadi.

Baca juga: Hasil Rekapitulasi KPU, Prabowo-Sandi Unggul di 13 Kabupaten dan Kota di Sultra

 

Untuk itu, Panitia Pemilihan Kecamatan setempat harus kembali melakukan sinkronisasi untuk memasukkan data yang benar.

"Saya kira ini bagian dari proses demokrasi, kami tetap memantau, menunggu. Mudah-mudahan siang ini masuk dan malam kami tindak lanjuti dengan rekapitulasi tingkat kota. Tetapi dalam waktu seperti ini kami di KPU tingkat kota menindaklanjuti hasil sinkronisasi data," kata Farid saat diwawancara di hotel Grand Asia tempat rekpitulasi surat suara tingkat kota digelar, Senin (13/5/2019).

Menurut Farid, lamanya sinkronisasi di kecamatan ini karena Kecamatan Tamalate secara demografi merupakan kecamatan dengan DPT dan TPS yang paling besar di Makassar.

Sehingga meski kesalahannya kecil, PPK kembali harus melakukan rekapitulasi ulang di TPS-TPS dengan DPT terbesar.

Baca juga: Hasil Pleno KPU Batam, Jokowi-Maruf Unggul 17.475 Suara

Dari catatan KPU Kota Makassar, total ada 138.311 pemilih di kecamatan ini yang tersebar di 576 TPS.

"Pada aspek lain, Tamalate itu dinamis. Di sana banyak sekali rekomendasi Bawaslu dan ditindaklanjuti oleh teman-teman PPS dan PPK," imbuhnya.

Lebih lanjut Farid mengatakan, bila proses rekapitulasi di Kecamatan Tamalate belum selesai hari ini, pihaknya bakal memindahkan tempat rekapitulasinya ke Hotel Grand Asia tempat rekapitulasi tingkat Kota Makassar digelar.

Baca juga: Raih 24.415 Suara, Roy Suryo Gagal Lolos ke Senayan

Sebelumnya, rekapitulasi surat suara Pemilu 2019 di tingkat Kecamatan Tamalate sudah dimulai pada 18 April. Namun, rekapitulasi di kecamatan tersebut belum selesai hingga kini.

"Kami tunggu malam ini. Kami pleno dan bersikap. Bisa saja minta bantuan rekap di sana atau kami tarik pindahkan lebih baik untuk rekap agar lebih terarah," katanya.



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya

Rekrutmen CPNS 2019, Pemprov Riau Butuh 10.381 PNS

Rekrutmen CPNS 2019, Pemprov Riau Butuh 10.381 PNS

Regional
Bima Arya: PAN Kembali Tentukan Arah Usai Sidang MK

Bima Arya: PAN Kembali Tentukan Arah Usai Sidang MK

Regional
Monumen Korban KM Sinar Bangun Jadi Rumah Kedua Bagi Keluarga yang Ditinggalkan

Monumen Korban KM Sinar Bangun Jadi Rumah Kedua Bagi Keluarga yang Ditinggalkan

Regional
Pasangan Suami Istri yang Suguhkan Seks 'Live' ke Anak-anak Dituntut 10 Tahun Penjara

Pasangan Suami Istri yang Suguhkan Seks "Live" ke Anak-anak Dituntut 10 Tahun Penjara

Regional
2 Orang Pelaku Pungli di Lokasi Jembatan Mesuji Dibekuk Polisi

2 Orang Pelaku Pungli di Lokasi Jembatan Mesuji Dibekuk Polisi

Regional
Isak Tangis Iringi Peringatan Setahun Tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba

Isak Tangis Iringi Peringatan Setahun Tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba

Regional
Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Maluku, Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Maluku, Tidak Berpotensi Tsunami

Regional
Ini Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Yos Sudarso Selama Pengerjaan Alun-alun Surabaya

Ini Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Yos Sudarso Selama Pengerjaan Alun-alun Surabaya

Regional
Polisi Gagalkan 4 Kontainer Kayu Merbau yang Akan Diselundupkan ke Surabaya

Polisi Gagalkan 4 Kontainer Kayu Merbau yang Akan Diselundupkan ke Surabaya

Regional
2 Terduga Pembunuh Pegawai Bank Syariah Mandiri Merupakan Pasangan Suami Istri

2 Terduga Pembunuh Pegawai Bank Syariah Mandiri Merupakan Pasangan Suami Istri

Regional
Suami Istri yang Suguhkan Seks 'Live' ke Anak-anak Ditetapkan Tersangka

Suami Istri yang Suguhkan Seks "Live" ke Anak-anak Ditetapkan Tersangka

Regional
Bobot Turun dari 192 Kg Jadi 85 Kg, Arya Akan Jalani Operasi Gelambir

Bobot Turun dari 192 Kg Jadi 85 Kg, Arya Akan Jalani Operasi Gelambir

Regional
Alun-alun Bawah Tanah Surabaya Mulai Dibangun, Jalan Yos Sudarso Ditutup Separuh

Alun-alun Bawah Tanah Surabaya Mulai Dibangun, Jalan Yos Sudarso Ditutup Separuh

Regional
WN, Tersangka Kasus Hoaks 'Server KPU Diatur' Dikenal sebagai Sosok yang Cerdas dan Ahli Komputer

WN, Tersangka Kasus Hoaks "Server KPU Diatur" Dikenal sebagai Sosok yang Cerdas dan Ahli Komputer

Regional
Hujan Lebat, 3 Penambang Timah Tewas Tertimbun

Hujan Lebat, 3 Penambang Timah Tewas Tertimbun

Regional

Close Ads X