[KLARIFIKASI] Penjelasan soal Pria Marah Diberi Sumbangan Rp 1.000 oleh Kasir Indomaret

Kompas.com - 13/05/2019, 15:23 WIB
Suasana peminta sumbangan yang mengamuk terekam video membaca pernyataan minta maaf di Masjid Al Khalifah Ibrahim, Matangkuli, Aceh Utara, Minggu (12/5/2019) Polsek MatangkuliSuasana peminta sumbangan yang mengamuk terekam video membaca pernyataan minta maaf di Masjid Al Khalifah Ibrahim, Matangkuli, Aceh Utara, Minggu (12/5/2019)
Penulis Tim Cek Fakta
|
EditorTim Cek Fakta
klarifikasi

klarifikasi!

Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, ada yang perlu diluruskan terkait informasi ini.

KOMPAS.com – Seorang pria yang marah-marah pada kasir toko waralaba Indomaret di Aceh mendadak menjadi banyak perbincangan masyarakat setelah videonya viral di media sosial pada pekan silam.

Pria dalam video diketahui tidak terima dan merasa dilecehkan karena diberi uang koin Rp 1.000 oleh kasir saat meminta sumbangan.

Atas kejadian itu, polisi pun akhirnya turun tangan dalam masalah yang berujung damai ini.

Narasi yang beredar


Rekaman video amatir yang diambil dari kamera ponsel, menampilkan adegan kemarahan seorang laki-laki kepada kasir sebuah Indomaret di Aceh.

Kemarahan itu dipicu rasa tidak terima dan dilecehkan, karena kasir memberinya uang koin Rp 1.000 saat ia datang meminta sumbangan.

Dalam video berdurasi kurang dari dua menit itu, pria itu menyebut bahwa uang Rp 1.000 yang diberikan dari kasir Indomaret tidak seberapa dibanding uang konsumen yang kerap mereka kumpulkan sebagai bentuk donasi.

Pria itu juga membandingkan pemberian kasir Indomaret ini dengan sumbangan sejumlah Rp 100.000 yang diberikan oleh pedagang ikan di lingkungan toko itu berada.

Di samping pria itu juga terlihat satu pria lain yang ikut memarahi kasir. Selain itu, terdapat sejumlah pria lain yang berkumpul di dekat  pintu masuk toko sambil memperhatikan peristiwa di depan mereka.

Baca juga: Viral, Peminta Sumbangan di Aceh Utara Marah karena Diberi Rp 1.000

Klarifikasi Kompas.com

Kejadian itu diketahui terjadi di Kecamatan Matangkuli, Kabupaten Aceh Utara, Nanggroe Aceh Darussalam. Kapolsek Matangkul, Aceh Utara Iptu Sudiya Karya membenarkan hal ini.

HOAKS ATAU FAKTA?

Jika Anda mengetahui ada berita viral yang hoaks atau fakta, silakan klik tombol laporkan hoaks di bawah ini

closeLaporkan Hoaks checkCek Fakta Lain
Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sleman dan Klaten Siap Terima Pengungsi Gunung Merapi Lintas Wilayah

Sleman dan Klaten Siap Terima Pengungsi Gunung Merapi Lintas Wilayah

Regional
179 Siswa SMK Negeri Jateng Terpapar Covid-19, Uji Coba Belajar Tatap Muka Dihentikan

179 Siswa SMK Negeri Jateng Terpapar Covid-19, Uji Coba Belajar Tatap Muka Dihentikan

Regional
Ganjar Minta Penyintas yang Sembuh dari Covid-19 Donorkan Plasma Darah

Ganjar Minta Penyintas yang Sembuh dari Covid-19 Donorkan Plasma Darah

Regional
3 Dokter Kandungan RSD dr Soebandi Positif Covid-19, Berstatus Tanpa Gejala

3 Dokter Kandungan RSD dr Soebandi Positif Covid-19, Berstatus Tanpa Gejala

Regional
Masa Tenang Pilkada, Kepala Daerah di Jateng Diminta Tak Politisasi Program Pemerintah

Masa Tenang Pilkada, Kepala Daerah di Jateng Diminta Tak Politisasi Program Pemerintah

Regional
Suami Pulang Mabuk, Wanita Ini Aniaya dengan Kapak hingga Tewas

Suami Pulang Mabuk, Wanita Ini Aniaya dengan Kapak hingga Tewas

Regional
Perjuangan Dokter Ririn Rawat Pasien Covid-19: Lihat Pasien Sembuh, Itu Sebuah Kepuasan...

Perjuangan Dokter Ririn Rawat Pasien Covid-19: Lihat Pasien Sembuh, Itu Sebuah Kepuasan...

Regional
Ada 74 Klaster Keluarga di Sleman Selama 2 Bulan Terakhir

Ada 74 Klaster Keluarga di Sleman Selama 2 Bulan Terakhir

Regional
Respons Pemkab Gresik Usai Video Keranda Jenazah Dihanyutkan Menyeberangi Sungai Viral

Respons Pemkab Gresik Usai Video Keranda Jenazah Dihanyutkan Menyeberangi Sungai Viral

Regional
Ada Siswa Positif Covid-19, Rencana Sekolah Tatap Muka di Jateng Terancam Ditunda

Ada Siswa Positif Covid-19, Rencana Sekolah Tatap Muka di Jateng Terancam Ditunda

Regional
Mobil Milik Seorang Dokter Tiba-tiba Terbakar di Parkiran RS Pekanbaru

Mobil Milik Seorang Dokter Tiba-tiba Terbakar di Parkiran RS Pekanbaru

Regional
Dirilis KPK sebagai Calon Wakil Kepala Daerah Terkaya, Muhidin: Alhamdulillah

Dirilis KPK sebagai Calon Wakil Kepala Daerah Terkaya, Muhidin: Alhamdulillah

Regional
Tertular dari Dosen, 48 Anak dan Pengurus Panti Asuhan Positif Covid-19

Tertular dari Dosen, 48 Anak dan Pengurus Panti Asuhan Positif Covid-19

Regional
Keluarga Mengamuk dan Tolak Pemakaman Pasien Corona Sesuai Prosedur Covid-19

Keluarga Mengamuk dan Tolak Pemakaman Pasien Corona Sesuai Prosedur Covid-19

Regional
Pengemudi 'Speedboat' yang Tabrakan di Musi Banyuasin Ditemukan Tewas

Pengemudi "Speedboat" yang Tabrakan di Musi Banyuasin Ditemukan Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X