[HOAKS] Pria Kebumen Dituduh sebagai Pengancam Penggal Kepala Jokowi

Kompas.com - 13/05/2019, 13:23 WIB
Kasubbag Humas Polres Kebumen AKP Suparno (kanan) melakukan konferensi pers yang dihadiri Dheva Prayoga (tengah) di Mapolres Kebumen, Jawa Tengah, Minggu (12/5/2019) dini hari. KOMPAS.com/DOK POLRES KEBUMENKasubbag Humas Polres Kebumen AKP Suparno (kanan) melakukan konferensi pers yang dihadiri Dheva Prayoga (tengah) di Mapolres Kebumen, Jawa Tengah, Minggu (12/5/2019) dini hari.

HOAKS ATAU FAKTA?

Jika Anda mengetahui ada berita viral yang hoaks atau fakta, silakan klik tombol laporkan hoaks di bawah ini

closeLaporkan Hoaks checkCek Fakta Lain
hoaks

hoaks!

Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, informasi ini tidak benar.

KOMPAS.com –  Seorang pria asal Kebumen, Jawa Tengah, bernama Dheva Prayoga (24), disebut sebagai pelaku yang menyatakan ancaman akan memenggal kepala Presiden Joko Widodo saat aksi demonstrasi di kantor Bawaslu, Jakarta, Jumat (10/5/2019).

Namun, ternyata Dheva bukanlah pelaku yang terekam dalam video yang kemudian viral itu. Ia hanya memiliki wajah yang mirip dengan pelaku sebenarnya yang berinisial HS.

Atas kekeliruan ini, siswa Taruma Nusantara ini pun melakukan klarifikasi.

Narasi yang beredar

Sebuah video beberapa orang peserta demo di kantor Bawaslu tersebar luas di media sosial. Pasalnya, salah seorang laki-laki di dalam video tersebut mengatakan dengan lantang akan memenggal kepala Presiden Joko Widodo.


"Dari Poso nih, siap penggal kepalanya Jokowi," kata pelaku yang mengenakan kemeja coklat dan peci hitam.

Melalui Twitter, simpatisan pendukung Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Ulin Yusron, menampilkan identitas dua orang yang diduga menjadi pelaku pengancaman penggal kepala Jokowi.

Dua orang itu yakni Cep Yanto dan Dheva Prayoga, lengkap dengan nomor induk kependudukan (NIK) mereka.

"Ini orangnya. Silahkan diproses sesuai hukum yang berlaku!" bunyi salah satu twit Ulin di akunnya @ulinyusron.

Twit itu dibuat sehari setelah peristiwa terjadi, Sabtu (11/5/2019), namun saat ini telah dihapus oleh Ulin.

Klarifikasi Kompas.com

Pihak kepolisian melakukan penyelidikan atas peristiwa ini, dan berhasil menangkap pelaku yang berinial HS (25).  Ia ditangkap di Perumahan Metro, Parung, Kabupaten Bogor pada Minggu (12/5/2019) pagi sekitar pukul 08.00.

Hal ini dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono ketika dikonfirmasi Minggu siang.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X