Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 13/05/2019, 12:57 WIB

PADANG, KOMPAS.com - Sekretaris PDI-P Sumbar Syamsul Bahri menyebutkan, kegagalan partainya meraih kursi di DPR RI pada Pilpres 2019 ini karena efek basis Prabowo di Sumbar.

"Ini karena efek basis Prabowo di Sumbar. Hampir semua partai pendukung Jokowi-Ma'ruf Amin di legislatif turun," kata Syamsul Bahri yang dihubungi Kompas.com, Senin (13/5/2019).

Syamsul menyebutkan, pada Pilpres 2014, PDI-P sukses menempatkan dua wakilnya di DPR RI, Alex Indra Lukman dan Agus Susanto. Sementara di Pileg 2019, PDI-P nihil di DPR RI.

Menurut Syamsul, hal itu biasa dalam politik karena ada pasang surutnya sejak pemilu di zaman reformasi.

"Tahun 1999 kita dapat dua kursi DPR RI, kemudian 2004 dan 2009 kosong. Tahun 2014 dapat 2 kursi lagi dan 2019 kosong lagi. Mudah-mudahan 2024 dapat kursi lagi," ujarnya.

Baca juga: 3 Istri Kepala Daerah di Sumatera Barat Melenggang ke Senayan

Sementara itu, pengamat politik Universitas Andalas Dr Asrinaldi mengatakan, gagalnya caleg PDI-P di Sumbar melenggang ke Senayan membuktikan bahwa partai tersebut belum kuat dan belum mengakar di masyarakat.

Asrinaldi mengakui ada efek basis Prabowo yang menyebabkan suara partai pendukung Jokowi-Ma'ruf Amin tergerus di Sumbar. Namun sejumlah partai yang sudah mengakar tetap saja mendapatkan kursi DPR RI.

"Dibandingkan Pilpres 2014 lalu, PDI-P hilang dua kursi dan PPP satu kursi di DPR RI. Sementara partai pendukung Jokowi-Ma'ruf Amin lainnya, Golkar tetap 2 kursi dan Nasdem 1 kursi DPR RI," katanya.

Baca juga: Raih 24.415 Suara, Roy Suryo Gagal Lolos ke Senayan

Peneliti Laboratorium Ilmu Politik (LIP) Universitas Andalas itu menyebutkan, PDI-P hampir saja mendapatkan kursi di daerah pemilihan Sumbar I melalui calegnya, Alex Indra Lukman yang hanya berselisih ratusan suara saja dengan PAN.

"Namun inilah hasilnya, PDI-P harus mengambil hikmah dan pelajaran dari Pemilu 2019 ini supaya di Pemilu 2024 nanti bisa mengantarkan wakilnya ke DPR RI," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terima Penyandang Disablitas Klaten, Ganjar: Ini Kejutan Karena Mereka Bawa Motor Modifikasi Sendiri

Terima Penyandang Disablitas Klaten, Ganjar: Ini Kejutan Karena Mereka Bawa Motor Modifikasi Sendiri

Regional
JSDDD Jadi Pilot Project Nasional, Bupati Jembrana: Kami Siap Bekerja Sama dengan BPS

JSDDD Jadi Pilot Project Nasional, Bupati Jembrana: Kami Siap Bekerja Sama dengan BPS

Regional
Muba Bangga, Desa Bukit Selabu Dapat Anugerah Award Desa Cinta Statistik 2022

Muba Bangga, Desa Bukit Selabu Dapat Anugerah Award Desa Cinta Statistik 2022

Regional
Senin Besok, Mbak Ita Akan Resmi Dilantik Ganjar Jadi Wali Kota Semarang

Senin Besok, Mbak Ita Akan Resmi Dilantik Ganjar Jadi Wali Kota Semarang

Regional
Wabup Pidie Jaya Apresiasi Ketulusan Pengabdian Ramhat Aulia yang Bawa Ayahnya Berobat dengan Becak Motor

Wabup Pidie Jaya Apresiasi Ketulusan Pengabdian Ramhat Aulia yang Bawa Ayahnya Berobat dengan Becak Motor

Regional
Wujud Kolaborasi Lintas Daerah, Perayaan HUT Ke-20 Kabupaten Bone Bolango Hadirkan Berbagai Atraksi

Wujud Kolaborasi Lintas Daerah, Perayaan HUT Ke-20 Kabupaten Bone Bolango Hadirkan Berbagai Atraksi

Regional
BPKH bersama Dompet Dhuafa Bagikan 250 Kitchen Kit untuk Penyintas Gempa Cianjur

BPKH bersama Dompet Dhuafa Bagikan 250 Kitchen Kit untuk Penyintas Gempa Cianjur

Regional
Gubernur Sulsel Nilai Keberhasilan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Karena Kepimimpinan Jokowi

Gubernur Sulsel Nilai Keberhasilan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Karena Kepimimpinan Jokowi

Regional
Pemkot Semarang Luncurkan BUMP, Plt Walkot Ita Harap Kesejahteraan Petani Meningkat

Pemkot Semarang Luncurkan BUMP, Plt Walkot Ita Harap Kesejahteraan Petani Meningkat

Regional
Kisah Agus Falahudin, Penyintas Gempa Cianjur yang Gotong Royong Bangun Huntara

Kisah Agus Falahudin, Penyintas Gempa Cianjur yang Gotong Royong Bangun Huntara

Regional
Tanggapi Keluhan Masyarakat, Pemkot Semarang dan BBWS Tangani Timbunan Sampah di Kampung Nelayan Tambakrejo

Tanggapi Keluhan Masyarakat, Pemkot Semarang dan BBWS Tangani Timbunan Sampah di Kampung Nelayan Tambakrejo

Regional
Dompet Dhuafa Gandeng Beramaljariyah dan Evermos Salurkan Al-Qur'an dan Alat Salat

Dompet Dhuafa Gandeng Beramaljariyah dan Evermos Salurkan Al-Qur'an dan Alat Salat

Regional
LKPP Gandeng Telkom Gagas Platform Baru Pengadaan Barang/Jasa

LKPP Gandeng Telkom Gagas Platform Baru Pengadaan Barang/Jasa

Regional
Songsong Kemajuan Desa, BUMDes Wadas Studi Banding ke 4 Desa Sekaligus

Songsong Kemajuan Desa, BUMDes Wadas Studi Banding ke 4 Desa Sekaligus

Regional
BERITA FOTO: Banjir Terjang Aceh Utara, 11.000 Warga Mengungsi

BERITA FOTO: Banjir Terjang Aceh Utara, 11.000 Warga Mengungsi

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.