Fakta Polisi Bongkar Prostitusi "Online" di Kediri, Penangkapan di Kamar 306 hingga Amankan Sarung Bantal

Kompas.com - 13/05/2019, 12:25 WIB
Ilustrasi. ShutterstockIlustrasi.

KOMPAS.com - Polres Kediri berhasil membongkar kasus prostitusi online dan mengamankan seorang perempuan berinisial NI (35), yang diduga menjadi mucikari.

Terbongkarnya kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat atas dugaan terjadi transaksi prostitusi online di sebuah hotel di Kota Kediri, pada hari Jumat (10/5/2019).

Setelah ditelusuri, polisi meringkus pasangan bukan suami istri di salah satu kamar hotel tersebut.

Dari penangkapan tersebut, polisi akhirnya meringkus NI yang saat ini telah ditetapkan menjadi tersangka. 

Berikut ini fakta lengkapnya:

1. Berawal dari penangkapan di kamar 306 

Ilustrasi razia pasangan mesumKOMPAS.com/Puthut Dwi Putranto Ilustrasi razia pasangan mesum

Tim Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kepolisian Resor Kediri, Jawa Timur, mendapat informasi terkait dugaan praktik prostitusi online dari masyarakat.

Perwira urusan Humas Polres Kediri Aipda Wahyu Endik mengatakan, setelah informasi itu didalami, ahirnya polisi menggelar operasi di di sebuah hotel yang terletak di Jalan Erlangga, Kabupaten Kediri, Jumat (10/5/2019).

Petugas pun melakukan penyisiran tiap kamar. Dari penyisiran itu, petugas akhirnya mendapati pasangan laki-laki dan perempuan bukan suami istri dengan inisial BS dan RA di dalam kamar hotel

"Mereka ada di kamar 306," ujar Wahyu, melalui ponsel, Minggu (12/5/2019) malam.

Baca Juga: Kronologi Pengungkapan Prostitusi "Online" di Kediri

2. Periksa BS dan RA, polisi ringkus muncikari prostitusi online

Ilustrasi PolisiThinkstock/Antoni Halim Ilustrasi Polisi

Kedua pasangan bukan pasutri, BS dan RA, akhirnya digelandang ke kantor polisi untuk diinterogasi.

Dari keterangan mereka, polisi akhirnya berhasil menangkap NI (35), warga Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri.

Seperti diketahui, Aipda Wahyu Endik mengatakan, kasus itu terbongkar setelah menerima informasi dari masyarakat di sebuah hotel yang terletak di Jalan Erlangga, Kabupaten Kediri, Jumat (10/5/2019).

Baca Juga: Polres Kediri Tangkap Mucikari Prostitusi "Online"

3. NI menyalurkan jasa prostitusi melalui jejaring sosial

IlustrasiMashable Ilustrasi

Berdasar hasil penyelidikan sementara, NI diduga menyalurkan pasangan tak resmi kepada salah satu pasangan bukan pasutri BS dan RA.

NI juga mengaku memanfaatkan jejaring sosial untuk menjalankan bisnis ilegalnya.

Sementara itu, dalam penangkapan BS dan RA, polisi mengamankan beberapa benda yang kemudian menjadi barang bukti, seperti selimut, uang tunai, kuitansi pembayaran hotel, hingga sarung bantal.

"Perempuan tersebut disalurkan secara online," ujar Wahyu Endik, melaui ponsel, Minggu (12/5/2019) malam.

Baca Juga: Kronologi Polisi Bekuk Mucikari Prostitusi "Online" di Makassar

4. Polisi tetapkan NI jadi tersangka dan usut jaringannya

Ilustrasi penangkapanThink Stock Ilustrasi penangkapan

Polisi masih menetapkan status pasangan bukan suami istri berinisial BS dan RA masih sebagai saksi.

Namun, NI, perempuan diduga sebagai muncikari, telah ditetapkan menjadi tersangka oleh tim penyidik Polres Kediri.

Polisi menjerat NI dengan Pasal 2 Ayat 1 UU Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang atau Pasal 292 KUHP dan 506 KUHP dengan ancaman minimal 3 tahun maksimal 15 tahun.

Baca Juga: Kasus Prostitusi Online, Mucikari Artis VA Didakwa Pasal Berlapis

Sumber: KOMPAS.com (M Agus Fauzul Hakim)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X