Surat Suara 2 Daerah Belum Masuk, Pleno Rekapitulasi KPU Sulsel Diperpanjang

Kompas.com - 13/05/2019, 12:08 WIB
Ilustrasi pemilu SERAMBI/M ANSHARIlustrasi pemilu

MAKASSAR, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Selatan memperpanjang tahapan rapat pleno rekapitulasi penetapan hasil penghitungan suara Pemilu 2019 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan, karena masih ada dua kabupaten/kota yang belum menyetorkan hasil rekap surat suara

Dua daerah yang belum menyetorkan hasil rekap surat suara tersebut ialah Kota Makassar dan Kabupaten Gowa.

Baca juga: Situng KPU Data 50,4 Persen, Prabowo-Sandiaga Unggul di 19 Kabupaten/Kota di Sulsel

Tahapan pleno rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara tingkat provinsi seharusnya berakhir pada Minggu (12/5/2019) kemarin. Namun karena persoalan rekap kabupaten belum rampung, KPU Sulsel menyurati KPU RI untuk meminta tambahan waktu pleno.

KPU RI memperpanjang rekap di tingkat Provinsi Sulsel hingga Rabu (16/5/2019), tiga hari ke depan.

"Rekap Provinsi Sulsel tetap dilanjutkan sampai tiga hari ke depan. Ini berdasarkan surat balasan dari KPU RI," kata Komisioner Divisi Umum KPU Sulsel Asram Jaya kepada Kompas.com, Senin (13/5/2019).

Baca juga: Banyak Warga Hanya Bawa E-KTP Saat Nyoblos, KPU Putuskan Lakukan PSU di 74 TPS di Sulsel

Asram menambahkan dalam surat balasan KPU RI, KPU Sulsel diminta untuk turun langsung melakukan supervisi dan pendampingan terhadap proses rekapitulasi di Kota Makassar dan Kabupaten Giwa agar proses rekapitulasi di daerah tersebut segera rampung.

"Diinstruksikan untuk melakukan supervisi dan advokasi untuk dua kabupaten kota itu (Gowa dan Makassar). Makanya kita akan supervisi dulu. Supervisinya dalam bentuk membantu proses rekap," imbuhnya.

Proses rekapitulasi yang dilakukan KPU Sulsel yang dipusatkan di Hotel Harper Makassar, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, telah menyelesaikan  22 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Saat RRI Surabaya Tak Mengudara karena Corona

Saat RRI Surabaya Tak Mengudara karena Corona

Regional
Seorang Ayah Setubuhi Anak Kandung hingga Hamil 2 Bulan, Terbongkar Setelah Diantar Tante Berobat ke Puskesmas

Seorang Ayah Setubuhi Anak Kandung hingga Hamil 2 Bulan, Terbongkar Setelah Diantar Tante Berobat ke Puskesmas

Regional
BMKG: Luwu Utara Masih Potensi Diguyur Hujan hingga 4 Hari Mendatang

BMKG: Luwu Utara Masih Potensi Diguyur Hujan hingga 4 Hari Mendatang

Regional
Pengemudi Speedboat yang Tabrakan di Muara Kubu Ditemukan Meninggal

Pengemudi Speedboat yang Tabrakan di Muara Kubu Ditemukan Meninggal

Regional
19 Tenaga Medisnya Positif Corona, RSUD IA Moeis Samarinda Ditutup Sementara

19 Tenaga Medisnya Positif Corona, RSUD IA Moeis Samarinda Ditutup Sementara

Regional
Wagub NTB: Jangan Pakai Masker di Dagu dan Bawah Hidung

Wagub NTB: Jangan Pakai Masker di Dagu dan Bawah Hidung

Regional
3 Bulan Dirawat di RSPAD Gatot Subroto, Gubernur Lukas Enembe Kembali ke Jayapura

3 Bulan Dirawat di RSPAD Gatot Subroto, Gubernur Lukas Enembe Kembali ke Jayapura

Regional
Lima Orang Tewas akibat Banjir Bandang Masamba

Lima Orang Tewas akibat Banjir Bandang Masamba

Regional
Angka Kesembuhan Covid-19 di Jatim Tertinggi 5 Hari Berturut-turut, Ini Tanggapan Khofifah

Angka Kesembuhan Covid-19 di Jatim Tertinggi 5 Hari Berturut-turut, Ini Tanggapan Khofifah

Regional
Setelah Diterjang Banjir Bandang, Akses Komunikasi Luwu Utara Terputus

Setelah Diterjang Banjir Bandang, Akses Komunikasi Luwu Utara Terputus

Regional
Cegah Klaster Baru, Kawasan Industri di Jateng Diminta Bentuk Gugus Tugas Covid-19

Cegah Klaster Baru, Kawasan Industri di Jateng Diminta Bentuk Gugus Tugas Covid-19

Regional
Kronologi Terbongkarnya Orangtua Angkat Nikahkan Gadis 12 Tahun dengan Pria 45 Tahun

Kronologi Terbongkarnya Orangtua Angkat Nikahkan Gadis 12 Tahun dengan Pria 45 Tahun

Regional
Nekat Terapkan Sekolah Tatap Muka, Wali Kota Jambi: Ini Keputusan Kami, Satgas Lebih Paham

Nekat Terapkan Sekolah Tatap Muka, Wali Kota Jambi: Ini Keputusan Kami, Satgas Lebih Paham

Regional
19 Tenaga Medis RSUD IA Moeis Samarinda Positif Corona

19 Tenaga Medis RSUD IA Moeis Samarinda Positif Corona

Regional
Anggota DPRD Makassar Ancam Kerahkan Massa Sebelum Ambil Jenazah Pasien Covid-19

Anggota DPRD Makassar Ancam Kerahkan Massa Sebelum Ambil Jenazah Pasien Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X