Hari Terakhir Pleno, KPU NTB Dihujani Protes Para Saksi

Kompas.com - 12/05/2019, 23:55 WIB
Mataram, Kompas Com- Sudirman salah seorang saksi  dari cakon anggota DPD Faruk Muhamnad, saat memprotes dalam pleno rekapitulasi dan penetapan hasil pemilu 2019 KOMPAS. Com/Fitri.RMataram, Kompas Com- Sudirman salah seorang saksi dari cakon anggota DPD Faruk Muhamnad, saat memprotes dalam pleno rekapitulasi dan penetapan hasil pemilu 2019

MATARAM, KOMPAS.com - Rapat rekapitulasi dan penetapan hasil Pemilu 2019 yang digelar KPU Provinsi NTB diperpanjang hingga Minggu (12/5/2019) malam.

Di tengah proses penyelesain itu, KPU NTB dihujani protes para saksi yang menduga kuat adanya kecurangan dalam rekapitulasi tingkat kabupaten di wilayah pemilihan Lombok Tengah dan banyaknya suara hilang di wilayah pemilihan Lombok Barat.

Protes khususnya datang dari saksi anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD). 

Sudirman, saksi dari calon anggota DPD Faruk Muhammad mencontohkan dugaan suara siluman salah satu calon anggota DPD RI di 3 TPS di Kecamatan Praya, Lombok Tengah. 

Baca juga: Alasan Keamanan, KPU Asmat Pindahkan Pleno Rekapitulasi Suara Pemilu di Mimika

"Kami melihat di TPS 26 C1 Lalu Suhaimi Azmi ini jumlahnya 5, berubah menjadi angka 85, TPS 27 dari angka 6 di C1 menjadi 65 suara, di TPS 29 dari angka 9 pada C1 menjadi 51 suara, ini suara dari mana? Ini kan suara siluman dan ini merugikan kami sebagai saksi dari calon anggota DPD Faruk Muhammad," kata Sudirman.

Protes Sudirman nampaknya tak berjalan mulus, meski membawa bukti foto kopi C1 yang dimilikinya.

Ketua KPU NTB Suhardi Soud sempat menawarkan agar ada perhitungan ulang di 3 TPS itu sesuai pendapat Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) NTB.

Namun, anggota KPU Lombok Tengah mengatakan tak membawa satu pun data karena masih dalam proses memindai.

"Kami tidak bawa data C1, karena menurut kami semua sudah dituntaskan di tingkat kabupaten. Saat itu, saksi dari Faruk Muhammad sama sekali tidak keberatan dan menerima hasil rekapitulasi di tingkat kabupaten," kata Lukman Nulhakim, Divisi Tehnis dan Penyelenggara KPU Lombok Tengah.

Komisioner Bidang SDM dan Partisipasi Masyarakat Yan Marli menyatakan seluruh rangkaian pleno rekapitulasi dan penetapan hasil pemilu harus diselesaikan hari ini karena merupakan hari terakhir dan sesuai dengan Undang-Undang Nomor 27/2017 tentang penetapan hasil Pemilu.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X