KILAS DAERAH

Kilas Daerah Jawa Tengah

Ganjar: Asesor Berkualitas Bisa Tentukan Kualitas PAUD dan PNF di Jateng

Kompas.com - 12/05/2019, 21:08 WIB
Gubenur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat menutup Pelatihan Refreshment Asesor Badan Akreditasi Nasional (BAN) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Non Formal (PNF) Jateng Tahun 2019 Angkatan II, di Hotel Grandhika Semarang, Minggu (12/5/2019).
Dok. Humas Pemerintah Provinsi Jawa TengahGubenur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat menutup Pelatihan Refreshment Asesor Badan Akreditasi Nasional (BAN) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Non Formal (PNF) Jateng Tahun 2019 Angkatan II, di Hotel Grandhika Semarang, Minggu (12/5/2019).


KOMPAS.com
- Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo mengatakan dampak jika sekolah tidak baik adalah kualitas anak didik. Untuk itu, keberadaan tim penilai satuan pendidikan atau asesor berkualitas wajib dipenuhi.

Tak cuma asesor, kenyamanan peserta didik juga harus diutamakan. Hal ini hanya bisa didapat jika sarana dan prasarana, teknik mengajar guru maupun kondisi sosiologis sekolah mendukung kegiatan belajar mengajar.

"Anak-anak adalah investasi pertama kita. Makanya, para asesor ini harus bisa menilai dan melihat, jika ini penting ya kita harus menata politik pendidikan yang lebih besar," katanya Ganjar Pranowo. 

Ganjar sendiri menyampaikan itu selepas menutup Pelatihan Refreshment Asesor Badan Akreditasi Nasional (BAN) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Non Formal (PNF) Jateng Tahun 2019 Angkatan II, di Hotel Grandhika Semarang, Minggu (12/5/2019).

Terkait acara tersebut, Gubernur Jateng tak sungkan untuk memuji beberapa pembaruan yang dilakukan para asesor di PAUD. Terutama terhadap perubhan pola akreditas

"Pola akreditasi PAUD yang mulanya compliance (pemenuhan) kini jadi performance. Ini cara baru yang menarik. Dengan begini PAUD maupun lembaga non formal ini bisa terpantau minimal untuk pendidikan yang sangat dasar ini bisa membentuk karakter," kata Ganjar.

Makanya Ganjar berharap para asesor tersebut bisa menilai performance (kinerja) dari PAUD maupun sekolah non formal degan baik

Adapun untuk akreditasi PUAD, Anggota BAN PAUD dan PNF Pusat, Bahruddin yang hadir dalam acara tersebut mengatakan, dengan akreditasi yang lebih menekankan pada aspek performance maka jadi lebih mudah untuk mengukurnya. 

"Dahulu seluruh satuan pendidikan selalu pusing jika akan ada visitasi, tapi pada akreditasi kali ini tidak. Karena tidak ada lagi peninjauan dokumen karena sudah dipenuhi pada aplikasi sebelumnya," ujarnya.

Dengan demikian, Bahruddin menjelaskan, pihak sekolah tidak perlu lagi mempermasalahkan keberadaan sarana maupun prasarana sebagai indikator penilaian akreditasi.

Karena dalam penilaiannya, sarana prasarana lebih pada fungsi bukan fisiknya. Bahkan jika terpaksa harus belajar di sawah tidak ada persoalan.

"Karena meskipun punya bangunan fisik bagus tapi pola dan sistem pembelajarannya tidak berjalan semestinya ya percuma. Tapi jika ekstrimnya tidak punya gedung tapi pembelajaran berlangsung sangat baik dan aplikatif ini nilai akreditasinya bisa sangat tinggi," bebernya.

BAN PAUD dan PNF pun telah menerjunkan 512 asesor di seluruh Jateng untuk menyebarkan sistem aplikasi akreditasi yang baru, yang sudah berubah dari paradigma lama. Dia yakin, dengan penerapan pola penilaian seperti itu pendidikan usia dini di Indonesia akan berhasil.

"Gerakan ini orientasinya untuk pencerdasan anak bangsa yang langsung masuk pada substansi bukan sekadar fisiknya," paparnya.

 

Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Regional
Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Regional
Program 'Jangkar', Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Program "Jangkar", Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Regional
komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.