Relawan Bagikan Takjil Gratis Sambil Bentangkan Spanduk Kemenangan Prabowo-Sandiaga di Sumedang

Kompas.com - 12/05/2019, 19:14 WIB
Relawan Prabowo-Sandi bentangkan spanduk dan bagikan takjil gratis di Jembatan Pasifik, Sumedang kota, Jawa Barat, Minggu (12/5/2019) sore. AAM AMINULLAH/KOMPAS.com KOMPAS.com/AAM AMINULLAHRelawan Prabowo-Sandi bentangkan spanduk dan bagikan takjil gratis di Jembatan Pasifik, Sumedang kota, Jawa Barat, Minggu (12/5/2019) sore. AAM AMINULLAH/KOMPAS.com


SUMEDANG, KOMPAS.com - Gabungan relawan capres 02 Prabowo-Sandi membentangkan spanduk ucapan terima kasih sekaligus membagikan bagikan takjil gratis kepada pengguna jalan yang melintas di Jembatan Pasifik, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Minggu (12/5/2019) sore.

Pembagian takjil gratis ini dilakukan relawan sebagai ucapan terima kasih kepada warga atas kemenangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Kabupaten Sumedang.

Diketahui, hasil rapat pleno terbuka rekapitulasi KPU Sumedang beberapa waktu lalu, pasangan capres 02 unggul atas pasangan capres 01 Jokowi-Ma'ruf Amin.

Baca juga: Rekapitulasi Suara KPU Jabar, Prabowo-Sandiaga Unggul di Kota Bandung dan Cimahi

Di Kabupaten Sumedang, Prabowo-Sandi meraih 408.929 suara atau 56, 83 persen. Sedangkan, Jokowi-Amin meraih 310.579 suara atau 42, 25 persen.

Ketua Relawan Nasional (RN) Prabowo-Sandi (PAS) Sumedang Mantep Abdul mengatakan, kegiatan ini sebagai ungkapan syukur atas kemenangan Prabowo-Sandi di Sumedang.

"Ini ungkapan terima kasih tim relawan Prabowo-Sandi kepada masyarakat Sumedang yang telah memilih pasangan 02 hingga menghantarkan kemenangan Kabupaten Sumedang," ujar Abdul, kepada Kompas.com, di lokasi, Minggu.

Abdul menuturkan, selain sebagai ucapan terima kasih, pihaknya juga mengapresiasi warga Sumedang, para penyelenggara KPU, Bawaslu, aparat kemanan TNI/Polri.

"Terima kasih kami juga kepada pemerintah kabupten yang telah bersama-sama menciptakan iklim Pemilu yang aman, damai dan kondusif di Sumedang," tutur dia.

Terkait pembentangan spanduk di area pembagian takjil, Abdul membantah jika kegiatan ini dilakukan sebagai upaya provokasi kepada masyarakat akan situasi politik yang saat ini tengah memanas di kancah nasional.

Baca juga: Minggu Pagi, Situng KPU 77,70 Persen: Jokowi-Maruf 66,99 Juta Suara, Prabowo-Sandiaga 52 Juta Suara

"Tentu kami mengajak masyarakat agar menunggu hasil resmi dari KPU pada tanggal 22 Mei 2019 mendatang. Tidak ada tujuan lain selain sebagai ungkapan terima kasih kami kepada warga Sumedang yang telah memenangkan Prabowo-Sandi," kata dia.

Sementara itu, salah seorang warga Kelurahan Regol Wetan, Kecamatan Sumedang Selatan, Eka Mahardika (38) mengaku, senang karena kebagian takjil gratis.

"Kebetulan lewat, ini mau ngabuburit, barengan anak keliling kota. Kebetulan di sini dapat takjil gratis. Sangat membantu, jadi kami tak perlu mengeluarkan uang untuk beli takjil buat buka puasa hari ini," kata dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Sebuah Sumur Kecil di Ladang yang jadi Asa Ratusan KK

Kisah Sebuah Sumur Kecil di Ladang yang jadi Asa Ratusan KK

Regional
Rabu Pagi, Kualitas Udara Sumbar Masuk Level Tidak Sehat

Rabu Pagi, Kualitas Udara Sumbar Masuk Level Tidak Sehat

Regional
Kronologi Pembunuhan 'Debt Collector' yang Tubuhnya Terpisah dari Kepala

Kronologi Pembunuhan "Debt Collector" yang Tubuhnya Terpisah dari Kepala

Regional
183 Warganya Keracunan Makanan, Bupati TTS Tetapkan Status Kejadian Luar Biasa

183 Warganya Keracunan Makanan, Bupati TTS Tetapkan Status Kejadian Luar Biasa

Regional
Siswi SMP yang Dicabuli Guru Les Vokal Pintar Sembunyikan Kehamilan hingga 8 Bulan

Siswi SMP yang Dicabuli Guru Les Vokal Pintar Sembunyikan Kehamilan hingga 8 Bulan

Regional
Virus Flu Burung Merebak di Tegal, 150 Unggas Mati Mendadak

Virus Flu Burung Merebak di Tegal, 150 Unggas Mati Mendadak

Regional
Kasus Pembunuhan 'Debt Collector': Kepala Korban Ditemukan Terpisah dari Tubuhnya

Kasus Pembunuhan "Debt Collector": Kepala Korban Ditemukan Terpisah dari Tubuhnya

Regional
4 Fakta Suami Bakar Istri di Surabaya, Terlibat Cekcok hingga Kabur Bawa Motor Pemilik Kos

4 Fakta Suami Bakar Istri di Surabaya, Terlibat Cekcok hingga Kabur Bawa Motor Pemilik Kos

Regional
Terduga Teroris AK dari Sukoharjo Dikenal Jarang Bergaul dan Tertutup

Terduga Teroris AK dari Sukoharjo Dikenal Jarang Bergaul dan Tertutup

Regional
Lurah Way Halim: Nenek Nurhasanah Tidak Terlibat Terorisme

Lurah Way Halim: Nenek Nurhasanah Tidak Terlibat Terorisme

Regional
Menyoal Gibran Maju Pilkada Solo, Bukan Pilihan PDI-P Solo hingga Anjuran Ganjar

Menyoal Gibran Maju Pilkada Solo, Bukan Pilihan PDI-P Solo hingga Anjuran Ganjar

Regional
Nekat Keluyuran Saat Jam Kerja, 14 ASN Kena Razia

Nekat Keluyuran Saat Jam Kerja, 14 ASN Kena Razia

Regional
Susahnya Hidup Nenek Paulina: Tinggal Sendiri di Gubuk Reyot, Jual Kelapa untuk Beli Beras

Susahnya Hidup Nenek Paulina: Tinggal Sendiri di Gubuk Reyot, Jual Kelapa untuk Beli Beras

Regional
Fakta Baru Remaja Dicabuli Ayah Tirinya, Ditetapkan Tersangka hingga Polisi Dalami Keterlibatan Ibu Kandungnya

Fakta Baru Remaja Dicabuli Ayah Tirinya, Ditetapkan Tersangka hingga Polisi Dalami Keterlibatan Ibu Kandungnya

Regional
Cuaca Buruk, 'Water Bombing' Kebakaran Hutan Gunung Arjuno-Welirang Batal

Cuaca Buruk, "Water Bombing" Kebakaran Hutan Gunung Arjuno-Welirang Batal

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X