Katon Bagaskara Kemungkinan Besar Gagal Melenggang ke Senayan

Kompas.com - 12/05/2019, 12:43 WIB
Artis Katon Bagaskara menghadiri pernikahan Kahiyang Ayu dengan Muhammad Bobby Afif Nasution di Gedung Graha Saba Buana, Solo, Jawa Tengah, Rabu (8/11/2017). (Kompas.com/Muhlis Al Alawi)Artis Katon Bagaskara menghadiri pernikahan Kahiyang Ayu dengan Muhammad Bobby Afif Nasution di Gedung Graha Saba Buana, Solo, Jawa Tengah, Rabu (8/11/2017).

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - PDI Perjuangan kemungkinan besar mampu meloloskan dua orang wakilnya duduk di DPR RI dapil DIY. Artis Katon Basaskara yang digadang-gadang menjadi wakil rakyat kemungkinan besar tak akan lolos.

Dari model DC 1 DPR RI, yang paling banyak diraih PDI Perjuangan dengan 191.145 suara, dan untuk perolehan caleg DPR RI tertinggi adalah MY Esti Wijayanti dengan 176.306 suara, dan Idham Samawi dengan 158.425 suara.

"Kemungkinan dua kursi, meski kita naik signifikan perolehan suaranya. Tetapi untuk perolehan suara kan harus menggunakan bilangan pembagi. Jadi kemungkinan dua kursi," kata MY Esty Wijayanti saat dihubungi Kompas.com, Minggu (12/5/2019).

Praktis bila hanya memperoleh dua kursi, maka artis dan musisi Katon Bagaskara yang maju sebagai caleg PDI Perjuangan Dapil DIY pun gagal.

Baca juga: Dari Dapil DIY, GKR Hemas dan Hanafi Rais Lolos ke Senayan

 

Dua politisi senior DIY Idham Samawi dan MY Esti yang dipastikan lolos. Esti mengatakan, suara partai besutan Megawati Soekarno Putri di DIY secara keseluruhan naik dibandingkan pemilu 2014 lalu yang totalnya 570.531.

Menurut dia, suara PDI Perjuangan hanya turun untuk wilayah Gunungkidul, itupun di Dapil I.

"Intinya peningkatan suara signifikan di DIY ini karena kerja keras dari semua pihak dari tataran atas dan bawah solid untuk membawa nama PDI Perjuangan," ucapnya.

Disinggung mengenai, evaluasi. Menurut dia, ke depan PDI Perjuangan harus lebih solid dalam menghadapi Pilkada serentak di DIY yang akan dilakukan pada 2020 mendatang.

Baca juga: Rekapitulasi KPU: Jokowi-Maruf Amin Unggul di Seluruh Kabupaten/Kota di DIY

 

Berkaca dari Pilkada 2015 lalu, calon yang diusung PDI Perjuangan hanya menang di Kabupaten Kulon Progo.

Untuk DPR RI secara keseluruhan jumlah suara sah jumlahnya mencapai 2.184.355 sementara suara tidak sah 230.006.

Meski demikian hasil ini masih akan diuji lagi di KPU Pusat nantinya. KPU DIY akan segera menyerahkan hasil rekapitulasi pada Senin (13/5/2019) mendatang. Nantinya akan diikutsertakan dalam rekapitalisasi nasional.

"Rencananya kami berangkat besok (Minggu 12/5/2019), jadi besok itu berkas kami bawa ke sana (KPU RI) agar saat rekap nasional bisa kemudian dipaparkan dengan baik," kata Ketua KPU DIY Hamdan Kurniwan, di JEC Sabtu (11/5/2019) malam. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kota Tegal Terima 4.000 Dosis Vaksin Sinovac, 10 Pejabat Bakal Disuntik

Kota Tegal Terima 4.000 Dosis Vaksin Sinovac, 10 Pejabat Bakal Disuntik

Regional
Polres Toraja Utara Ungkap Penipuan Jual Beli Rumah Senilai Rp 91 Juta

Polres Toraja Utara Ungkap Penipuan Jual Beli Rumah Senilai Rp 91 Juta

Regional
Positif Covid-19 Meski Sempat Divaksin, Kadinkes Banjarmasin Minta Didoakan Sembuh

Positif Covid-19 Meski Sempat Divaksin, Kadinkes Banjarmasin Minta Didoakan Sembuh

Regional
Sulut Dua Kali Pecah Rekor Tambahan Kasus Covid-19 dalam Seminggu

Sulut Dua Kali Pecah Rekor Tambahan Kasus Covid-19 dalam Seminggu

Regional
Diguyur Hujan Deras, Kota Pangkalpinang Kembali Terendam Banjir

Diguyur Hujan Deras, Kota Pangkalpinang Kembali Terendam Banjir

Regional
Sedang Mandi di Laut, Wisatawan Pantai Jayanti Cianjur Hilang Ditelan Ombak

Sedang Mandi di Laut, Wisatawan Pantai Jayanti Cianjur Hilang Ditelan Ombak

Regional
Korban Kebakaran UPT Logam Purbalingga Tewas di Toilet, Tim Labfor Temukan BBM

Korban Kebakaran UPT Logam Purbalingga Tewas di Toilet, Tim Labfor Temukan BBM

Regional
Begal Sadis yang Aniaya Penjual Nasi Kuning di Makassar Ditembak Polisi

Begal Sadis yang Aniaya Penjual Nasi Kuning di Makassar Ditembak Polisi

Regional
Video Viral Nenek 80 Tahun Hidup Sendirian Tidak Terurus, Undang Simpati Warga

Video Viral Nenek 80 Tahun Hidup Sendirian Tidak Terurus, Undang Simpati Warga

Regional
Jenazah Covid-19 yang Diambil Paksa dari RSUD Ba'a NTT Dimakamkan

Jenazah Covid-19 yang Diambil Paksa dari RSUD Ba'a NTT Dimakamkan

Regional
Kesaksian Warga yang Lihat Kakek Tarmin Diserang Puluhan Tawon hingga Tewas

Kesaksian Warga yang Lihat Kakek Tarmin Diserang Puluhan Tawon hingga Tewas

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 24 Januari 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 24 Januari 2021

Regional
Pembunuh Teman Kencan Sesama Jenis di Grobogan Jual Diri di Media Sosial dan Pernah Menikah

Pembunuh Teman Kencan Sesama Jenis di Grobogan Jual Diri di Media Sosial dan Pernah Menikah

Regional
Tak Mau Bantu Pekerjaan Rumah, Calon Pengantin Tewas Mengenaskan Dibacok Kerabatnya

Tak Mau Bantu Pekerjaan Rumah, Calon Pengantin Tewas Mengenaskan Dibacok Kerabatnya

Regional
Digelar di Masa PPKM, Dua Hajatan di Kota Solo Dihentikan Satpol PP

Digelar di Masa PPKM, Dua Hajatan di Kota Solo Dihentikan Satpol PP

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X