Pesantren di Magetan Ini Punya Terowongan Akhirat.

Kompas.com - 12/05/2019, 09:10 WIB
Terowongan akhirat yang berada di Pesantren Hidayatul Mubtadin dinilai efektif untuk mengingatkan para santri akan datangnya kematian, sehingga mereka lebih serius mendalami ilmu agama. KOMPAS.com/SUKOCOTerowongan akhirat yang berada di Pesantren Hidayatul Mubtadin dinilai efektif untuk mengingatkan para santri akan datangnya kematian, sehingga mereka lebih serius mendalami ilmu agama.

MAGETAN , KOMPAS.com - Pesantren Hidayatul Mubta’din di Desa Plumpung Kabupaten Magetan Jawa Timur ini memiliki sebuah terowongan yang diberi nama Terowongan Akhirat.

Setiap santri yang akan menuju lantai dasar dipastikan akan melewati terowongan dengan tulisan yang berwana kuning tersebut. Terowongan yang berada di samping masjid tersebut, menuju ke lantai dasar yang terdapat aula untuk mengaji serta sejumlah kamar santriwati.

Secara otomatis, para santri akan melewati terowongan tersebut setiap hari.

Baca juga: Ramadhan, Jatim Surplus Stok Daging dan Telur Ayam

Pimpinan Podok Pesantren Hidayatul Mubta’din, Kiai Lukman mengatakan keberadaan terowongan tersebut hanyalah sebuah simbol bahwa di pesantren yang dipimpinnya tersebut setiap santri harus ingat akan kematian. Selain menuntut ilmu untuk dunia, mereka juga harus mengingat akhirat.

”Santri boleh menimba ilmu dunia tetapi tetap harus mengingat kematian dengan keberadaan terowongan akhirat. Santri yang nakal juga jadi ingat untuk membatasi diri,” ujarnya kepada Kompas.com Sabtu (11/05/2019).

Baca juga: Wali Kota Semarang: Ramadhan Momen Pemersatu Masyarakat

Keberadaan terowongan akhirat tersebut menurut Kyai Lukman berdampak pada perilaku para santri. Mereka yang kebanyakan mondok di pesantren usai sekolah tersebut lebih serius mendalami ilmu agama selama tinggal di pondok pesantren.

Saat bulan Ramadhan, Pondok Pesantren Hidayatul Mubta’din menampung lebih 2.000 santri dari berbagai sekolah di Magetan untuk mondok dan mendalami ilmu agama selama sebulan penuh.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelajar Bunuh Begal Divonis Pembinaan Setahun, Ayah: Saya Terima dengan Lapang Dada..

Pelajar Bunuh Begal Divonis Pembinaan Setahun, Ayah: Saya Terima dengan Lapang Dada..

Regional
Usai Surati Australia dan Jerman soal Sampah, Siswi SMP Ini juga Akan Surati Inggris dan Kanada

Usai Surati Australia dan Jerman soal Sampah, Siswi SMP Ini juga Akan Surati Inggris dan Kanada

Regional
Detik-detik Pembunuhan Pelajar SMA yang Ditemukan Jadi Tengkorak, Berawal dari Titipan Kado

Detik-detik Pembunuhan Pelajar SMA yang Ditemukan Jadi Tengkorak, Berawal dari Titipan Kado

Regional
3 Turis Diduga Terjangkit Virus Corona, Dinkes Bali Minta Warga Tak Panik

3 Turis Diduga Terjangkit Virus Corona, Dinkes Bali Minta Warga Tak Panik

Regional
Cerita Putra Penderita ODGJ: Kami Selalu Berdoa Ayah Lepas dari Pasungan...

Cerita Putra Penderita ODGJ: Kami Selalu Berdoa Ayah Lepas dari Pasungan...

Regional
Kerajaan Kandang Wesi di Garut, Padepokan Silat dan Tempat Pembuatan Senjata di Masa Padjadjaran

Kerajaan Kandang Wesi di Garut, Padepokan Silat dan Tempat Pembuatan Senjata di Masa Padjadjaran

Regional
Empat Pelajar SMP yang Jatuh ke Jurang di Cianjur Diduga Hendak Tawuran

Empat Pelajar SMP yang Jatuh ke Jurang di Cianjur Diduga Hendak Tawuran

Regional
Ricuh Warga di Perumnas Mandala, Massa Saling Lempar Batu hingga Polisi Letuskan Tembakan

Ricuh Warga di Perumnas Mandala, Massa Saling Lempar Batu hingga Polisi Letuskan Tembakan

Regional
Keluarga Tak Yakin Tengkorak yang Ditemukan Milik Astrid, Pelajar SMA yang Hilang 2 Bulan

Keluarga Tak Yakin Tengkorak yang Ditemukan Milik Astrid, Pelajar SMA yang Hilang 2 Bulan

Regional
Jadi Venue Piala Dunia U-20, Pemkot Surakarta Butuh Rp 80 Miliar

Jadi Venue Piala Dunia U-20, Pemkot Surakarta Butuh Rp 80 Miliar

Regional
8 Tahun Disiksa Ibu Kandung, Anak: Kami Ingin Ibu Peluk dan Kasih Sayangnya

8 Tahun Disiksa Ibu Kandung, Anak: Kami Ingin Ibu Peluk dan Kasih Sayangnya

Regional
Enam dari 11 Kabupaten Penyelenggara Pilkada 2020 di Papua, Ada Riwayat Konflik

Enam dari 11 Kabupaten Penyelenggara Pilkada 2020 di Papua, Ada Riwayat Konflik

Regional
Berkat Pembaca Kompas.com, Kini Nining Tak Lagi Tinggal di WC Sekolah dan Buka Usaha

Berkat Pembaca Kompas.com, Kini Nining Tak Lagi Tinggal di WC Sekolah dan Buka Usaha

Regional
Pembebasan Lahan Bandara Kediri, Pemerintah Akan Gunakan Skema Konsinyasi

Pembebasan Lahan Bandara Kediri, Pemerintah Akan Gunakan Skema Konsinyasi

Regional
Pasangan Suami Istri Nekat Konsumsi Sabu di Kamar Rumah, Begini Akhir Nasibnya

Pasangan Suami Istri Nekat Konsumsi Sabu di Kamar Rumah, Begini Akhir Nasibnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X