2 Pleton Personel Brimob Polda Riau Kawal Pemindahan Napi Rutan Siak

Kompas.com - 11/05/2019, 14:57 WIB
Petugas Rutan menggiring salah satu narapidana (kanan) yang berhasil ditangkap usai melarikan diri ketika terjadi kerusuhan di Rutan Kelas II B Siak Sri Indrapura, Kabupaten Siak, Riau, Sabtu (11/5/2019). Petugas masih terus memburu 31 orang narapidana yang kabur dalam peristiwa tersebut. ANTARA FOTO/Rony Muharrman/hp.Rony Muharrman Petugas Rutan menggiring salah satu narapidana (kanan) yang berhasil ditangkap usai melarikan diri ketika terjadi kerusuhan di Rutan Kelas II B Siak Sri Indrapura, Kabupaten Siak, Riau, Sabtu (11/5/2019). Petugas masih terus memburu 31 orang narapidana yang kabur dalam peristiwa tersebut. ANTARA FOTO/Rony Muharrman/hp.

PEKANBARU, KOMPAS.com - Sebanyak dua pleton personel Brimob Polda Riau dikerahkan untuk mengawal pemindahan narapidana pasca kericuhan dan pembakaran Rutan Kelas IIB Siak Sri Indrapura, Sabtu (11/5/2019).

"Kita menurunkan dua pleton Brimob Polda Riau untuk pengamanan dan mengawal pemindahan narapidana dari Rutan Siak," ucap Kapolda Riau Irjen Pol Widodo Eko Prihastopo saat diwawancarai wartawan saat berada di lokasi kejadian, Sabtu.

Widodo menjelaskan, sebagian narapidana dipindahkan ke Rutan Pekanbaru, Bengkalis dan Rengat. Mereka dikawal ketat dan diborgol.

Selain mengawal pemindahan narapidana, kata Widodo, petugas lainnya juga melakukan pengamanan di kawasan rutan. Pengamanan oleh Brimob dilakukan dalam waktu yang belum ditentukan.


"Pengamanan sampai secukupnya," kata Widodo.

Sementara itu, dia menambahkan, masih ada sekitar 34 orang narapidana yang masih di luar rutan. Mereka kabur diduga setelah membuat kericuhan dan membakar Rutan Siak.

"Dan yang pasti, dalam peristiwa ini kita bisa ambil hikmah. Yang pertama over kapasitas. Kapasitasnya cuma 125, tapi dihuni 648. Yang paling besar kasus narkoba. Kemudian untuk penyebab kericuhan, ini masih kita selidiki," tutup Widodo.

Baca juga: Kronologi Kerusuhan dan Pembakaran Rutan Siak versi Ditjen Pas

Diberitakan sebelumnya, narapidana Rutan Kelas IIB Siak Sri Indrapura mengamuk dan melakukan pembakaran bagian depan rutan, Sabtu (11/5/2019) dini hari.

Mereka mengamuk setelah adanya dugaan kekerasan petugas sipir terhadap warga binaan. Sehingga napi membuat kericuhan dan membakar bagian depan rutan.

Sebabnyak 113 orang napi yang kabur sudah diamankan. Mereka sementara ditempatkan di Polres Siak. Sisanya, sebanyak 34 masih diburu.



Terkini Lainnya


Close Ads X