Dampak Abu Vulkanik Gunung Sinabung, Tanaman di 4 Kecamatan Terancam Gagal Panen

Kompas.com - 11/05/2019, 14:15 WIB
Akibat dari erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, pada Selasa (7/5/2019) kemarin, ada empat kecamatan yang terkena dampak sebaran abu vulkanik. Keempat kecamatan itu yaitu Kecamatan Namanteran, Simpangempat, Berastagi, dan Kabanjahe. Sebagian besar petani di empat kecamatan tersebut harus segera mungkin membersihan dampak abu vulkanik agar tanaman mereka tidak mengalami gagal panen, sabtu (11/5/2019). KOMPAS.com/HENDRI SETIAWANAkibat dari erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, pada Selasa (7/5/2019) kemarin, ada empat kecamatan yang terkena dampak sebaran abu vulkanik. Keempat kecamatan itu yaitu Kecamatan Namanteran, Simpangempat, Berastagi, dan Kabanjahe. Sebagian besar petani di empat kecamatan tersebut harus segera mungkin membersihan dampak abu vulkanik agar tanaman mereka tidak mengalami gagal panen, sabtu (11/5/2019).

KARO, KOMPAS.com - Pasca-erupsi Gunung Sinabung, di Kabupaten Karo, Sumatera Utara ( Sumut), tanaman warga di empat kecamatan di Kabupaten Karo terancam gagal panen.

Empat kecamatan yang terdampak abu vulkani erupsi Gunung Sinabung yaitu Kecamatan Namanteran, Simpangempat, Berastagi, dan Kabanjahe.

Salah satu petani, Renita beru Karo mengatakan, abu vulkanik dikhawatirkan merusak tanaman warga.

"Kalau kena abu gini terus, bisa-bisa matilah tanaman kita ini. Kayak cabai, terong, dan wortel ini," ujar Renita, Sabtu (11/5/2019).

Baca juga: PVMBG Sebut Erupsi Gunung Sinabung Terjadi Hanya Sesaat

Renita mengatakan, untuk bisa menghilangkan debu dari tanaman secara maksimal harus dilakukan penyiraman. Untuk itu, dirinya berharap hujan segera turun untuk menghilangkan abu dari tanamannya.

"Kalau enggak hujan juga paling digoyang-goyang aja pohonnya supaya jatuh abunya," ujarnya.

Petani lainnya, Rianto mengatakan, untuk tanaman kopinya memang lebih tahan akan dampak abu vulkanik. Namun, Rianto tetap khawatir akan kualitas dan hasil panen kopi dari kebunnya akan menurun.

"Ya biasanya bang kalo abu Sinabung enggak berpengaruh kali nya ke tanaman kita. Tapi tebalnya abu kayak gini buat kami takut juga," ujarnya Rianto.

Baca juga: Erupsi di Gunung Sinabung Tak Berpotensi Awan Panas

Akibat dari erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, pada Selasa (7/5/2019) kemarin, ada empat kecamatan yang terkena dampak sebaran abu vulkanik, yaitu Kecamatan Namanteran, Simpangempat, Berastagi, dan Kabanjahe. Sebagian besar petani di empat kecamatan tersebut harus segera mungkin membersihan dampak abu vulkanik agar tanaman mereka tidak mengalami gagal panen, Sabtu (11/5/2019). KOMPAS.com/HENDRI SETIAWAN Akibat dari erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, pada Selasa (7/5/2019) kemarin, ada empat kecamatan yang terkena dampak sebaran abu vulkanik, yaitu Kecamatan Namanteran, Simpangempat, Berastagi, dan Kabanjahe. Sebagian besar petani di empat kecamatan tersebut harus segera mungkin membersihan dampak abu vulkanik agar tanaman mereka tidak mengalami gagal panen, Sabtu (11/5/2019).

Gunung Sinabung masih berada pada level awas, sejak 2 juni 2015 hingga saat ini.

Ketua Pos Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Gunung Api Sinabung Deri Al Hidayat menjelaskan, aktivitas Sinabung masih fluktuatif hingga saat ini.

Gunung Sinabung masih didominasi oleh hembusan dan gempa tektonik jauh yang menandakan aktivitas Sinabung masih tinggi.

"Aktivitas sinabung masih berada pada level empat atau awas. Gunung Api Sinabung masih di dominasi oleh hembusan dan gempa-gempa tremor. Aktivitas Sinabung masih fluktuatif," ujar Deri di Pos PVMBG.

 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menghalangi Penangkapan Buronan Narkoba, 11 Orang Jadi Tersangka

Menghalangi Penangkapan Buronan Narkoba, 11 Orang Jadi Tersangka

Regional
Diam-diam, SMP di Brebes Tetap Berlangsungkan Belajar Tatap Muka

Diam-diam, SMP di Brebes Tetap Berlangsungkan Belajar Tatap Muka

Regional
Guru Mengaji di Makassar Diduga Cabuli Muridnya Usia 9 Tahun Saat Mengajar

Guru Mengaji di Makassar Diduga Cabuli Muridnya Usia 9 Tahun Saat Mengajar

Regional
Buaya Pemangsa Seorang Ibu Rumah Tangga Ditangkap Warga

Buaya Pemangsa Seorang Ibu Rumah Tangga Ditangkap Warga

Regional
Pemalsuan Data Pemilih untuk Pilkada Bisa Dipidana

Pemalsuan Data Pemilih untuk Pilkada Bisa Dipidana

Regional
Data Pasien Corona Bocor, Plt Kepala Dinkes Kepri Diperiksa Polisi

Data Pasien Corona Bocor, Plt Kepala Dinkes Kepri Diperiksa Polisi

Regional
Siasat SD di Kulon Progo Entaskan Masalah Belajar Jarak Jauh, Pakai HT

Siasat SD di Kulon Progo Entaskan Masalah Belajar Jarak Jauh, Pakai HT

Regional
Kasus Covid-19 di Kota Tegal Melonjak, Pengamat: Pemkot Terlalu Euforia Zona Hijau

Kasus Covid-19 di Kota Tegal Melonjak, Pengamat: Pemkot Terlalu Euforia Zona Hijau

Regional
Kereta Api Lokal Merak Beroperasi Mulai 11 Agustus 2020, Ini Jadwalnya

Kereta Api Lokal Merak Beroperasi Mulai 11 Agustus 2020, Ini Jadwalnya

Regional
Tambah 71 Kasus Positif Covid-19 di Maluku, Penambahan Tertinggi dalam Sehari

Tambah 71 Kasus Positif Covid-19 di Maluku, Penambahan Tertinggi dalam Sehari

Regional
1 Korban Terseret Ombak Pantai Goa Cemara Bantul Ditemukan Tersangkut Jaring Nelayan

1 Korban Terseret Ombak Pantai Goa Cemara Bantul Ditemukan Tersangkut Jaring Nelayan

Regional
Mudik Semobil dengan Teman Sekantor yang Ternyata Positif Covid-19, Perantau Ini Terinfeksi

Mudik Semobil dengan Teman Sekantor yang Ternyata Positif Covid-19, Perantau Ini Terinfeksi

Regional
'Masyarakat Pakai Masker karena Mereka Takut Saat Melihat Petugas'

"Masyarakat Pakai Masker karena Mereka Takut Saat Melihat Petugas"

Regional
40 Pegawai Gedung Sate Positif Covid-19, Setengahnya Warga Kota Bandung

40 Pegawai Gedung Sate Positif Covid-19, Setengahnya Warga Kota Bandung

Regional
Pria Ini Diduga Tewas Akibat Tersetrum Earphone

Pria Ini Diduga Tewas Akibat Tersetrum Earphone

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X