Banjir dan Longsor di Sulawesi Utara, 151 Warga Mengungsi

Kompas.com - 11/05/2019, 13:10 WIB
Banjir terjadi di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara. Sebanyak 151 orang mengungsi, Sabtu (11/5/2019). Dok. BPBD Sangihe Banjir terjadi di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara. Sebanyak 151 orang mengungsi, Sabtu (11/5/2019).

MANADO, KOMPAS.com — Hujan dengan intensitas tinggi melanda Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, Sabtu (11/5/2019). Sejumlah wilayah terdampak banjir.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Sangihe Rivo Pudihang mengatakan, banjir mengakibatkan 151 warga mengungsi.

Sekitar 50 orang dari Kelurahan Apengsembeka dan Sawang Bendar diungsikan di Gereja GMIST Imanuel.

"Sedangkan 101 orang dari Kelurahan Apengsembeka diungsikan di tempat aman," kata Rivo, saat dikonfirmasi Kompas.com, Sabtu siang.

Baca juga: Banjir di 1 Dusun Surut, Dinsos Jombang Terjunkan Tim Trauma Healing

Selain banjir, hujan lebat juga mengakibatkan tanah longsor yang terjadi di Kelurahan Enengpahembang dan Manente.

Tim BPBD Sangihe dan Dinas Sosial serta unsur TNI, kecamatan, dan kelurahan setempat telah melakukan pemantauan dan penanganan.

"Penanganan terus dilakukan sampai kondisi benar-benar aman. Tidak ada korban jiwa sampai saat ini," ujar dia.

Baca juga: Lokasi Banjir dan Longsor Bengkulu Akan Disulap Kampung Wisata



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Close Ads X