Pembakaran Rutan Siak Diduga Dipicu Pemukulan Tahanan oleh Petugas

Kompas.com - 11/05/2019, 10:58 WIB
Kondisi di Rutan Kelas IIB Siak Sri Indrapura Pasca-kerusuhan dan pembakaran, Sabtu (11/5/2019).KOMPAS.com/ CITRA INDRIANI Kondisi di Rutan Kelas IIB Siak Sri Indrapura Pasca-kerusuhan dan pembakaran, Sabtu (11/5/2019).

PEKANBARU, KOMPAS.com - Paur Humas Polres Siak, Bripka Dedek mengatakan, kericuhan yang terjadi di Rutan Kelas IIB Siak Sri Indrapura, Riau, diduga dipicu pemukulan oleh petugas lapas terhadap seorang tahanan.

Rekan-rekan yang tidak terima atas pemukulan itu kemudian membuat kericuhan hingga membakar rutan tersebut.

"Masih kita dalami (penyebab). Namun, dugaan sementara ada tahanan yang dipukul oleh petugas lapas, dan teman temannya tidak terima dengan aksi pemukulan yang dilakukan petugas lapas, sehingga menimbulkan kerusuhan hingga pembakaran," ungkap Dedek saat dikonfirmasi, Sabtu (11/5/2019).

Baca juga: Terdengar Suara Tembakan Saat Kericuhan di Dalam Rutan Siak yang Terbakar


Dedek mengatakan, polisi mendapat informasi kejadian berlangsung sekitar pukul 01.00 WIB. Petugas kemudian langsung mengamankan lokasi dan berhasil menangkap kembali para tahanan yang sempat kabur.

"Sampai saat ini sudah ada sekitar 100 tahanan yang diamankan. Mereka ada yang ditangkap dan sebagian lagi menyerahkan diri," sebut Dedek.

Baca juga: Kronologi dan Penyebab Terbakarnya Rutan Siak Versi Narapidana

Untuk kondisi di lokasi saat ini sudah mulai kondusif. Ratusan petugas baik dari jajaran Polres Siak dan BKO Polda Riau, telah disiagakan di Rutan Kelas IIB Siak Sri Indrapura.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Begini Cara Petugas Memadamkan Kebakaran Lahan Gambut di Pekanbaru

Begini Cara Petugas Memadamkan Kebakaran Lahan Gambut di Pekanbaru

Regional
Densus 88 Tangkap Terduga Teroris yang Berprofesi sebagai Pedagang Garam di Padang

Densus 88 Tangkap Terduga Teroris yang Berprofesi sebagai Pedagang Garam di Padang

Regional
Begal Masuk Kampus Unand, 'Kalau Kau Teriak, Mati Kau'

Begal Masuk Kampus Unand, "Kalau Kau Teriak, Mati Kau"

Regional
PPP Pasrahkan soal Jatah Menteri ke Presiden Jokowi

PPP Pasrahkan soal Jatah Menteri ke Presiden Jokowi

Regional
Material Longsor Disingkirkan, Akses Jalan di Agam Bisa Dilewati

Material Longsor Disingkirkan, Akses Jalan di Agam Bisa Dilewati

Regional
Saat Diplomat Afganistan Belajar Penyelesaian Konflik dari Maluku...

Saat Diplomat Afganistan Belajar Penyelesaian Konflik dari Maluku...

Regional
Forum Komunikasi SMK Sepakat dengan Ridwan Kamil Evaluasi Sistem Pendidikan

Forum Komunikasi SMK Sepakat dengan Ridwan Kamil Evaluasi Sistem Pendidikan

Regional
Pengamat: Pejabat Daerah Tidak Perlu ke Luar Negeri kalau Tidak Ada Manfaat

Pengamat: Pejabat Daerah Tidak Perlu ke Luar Negeri kalau Tidak Ada Manfaat

Regional
PPP Buka Peluang Ketua Umum Diisi dari Luar Partai

PPP Buka Peluang Ketua Umum Diisi dari Luar Partai

Regional
6 Hari Tak Sadarkan Diri, WJ Korban Penganiayaan Siswa SMA Taruna Meninggal Dunia

6 Hari Tak Sadarkan Diri, WJ Korban Penganiayaan Siswa SMA Taruna Meninggal Dunia

Regional
Kebakaran Lahan di Pekanbaru Meluas, Pemadaman Sulit Dilakukan

Kebakaran Lahan di Pekanbaru Meluas, Pemadaman Sulit Dilakukan

Regional
Kata Warga Puncak Bogor soal Suhu yang Semakin Dingin, Lidah Terasa Pahit hingga Penjualan Sayur Menurun

Kata Warga Puncak Bogor soal Suhu yang Semakin Dingin, Lidah Terasa Pahit hingga Penjualan Sayur Menurun

Regional
Selain Lumpuhkan Jalan, Longsor di Agam Hancurkan Ladang dan Irigasi Warga

Selain Lumpuhkan Jalan, Longsor di Agam Hancurkan Ladang dan Irigasi Warga

Regional
Labrak Kepala Dinas Karena Tak Digaji, TKS Ini Ditangkap Polisi

Labrak Kepala Dinas Karena Tak Digaji, TKS Ini Ditangkap Polisi

Regional
Belum Beroperasi, Masjid Ikon Wisata Halal di Padang Terancam Abrasi

Belum Beroperasi, Masjid Ikon Wisata Halal di Padang Terancam Abrasi

Regional
Close Ads X