Kasus Korupsi Proyek Water Front City, Jaksa Tahan Adik Kandung Bupati Buru di Rutan Ambon

Kompas.com - 10/05/2019, 18:40 WIB
Ilustrasi tahanan. THINKSTOCKPHOTOSIlustrasi tahanan.

AMBON, KOMPAS.com - Sahran Umasugi, tersangka kasus korupsi dalam proyek Water Fron City tahun 2015-2016 yang berlokasi di Namlea, Kabupaten Buru, akhirnya dijebloskan penyidik Kejaksaan Tinggi Maluku di Rumah Tahanan ( Rutan) Kelas II A Ambon.

Adik kandung Bupati Buru Ramli Umasugi ini sebelumnya selalu mangkir dari panggilan kejaksaan terkait penanganan kasus tersebut.

Sahran dijebloskan ke Rutan Ambon setelah dia menjalani pemeriksaan dari penyidik dan tim eksekutor Kejati Maluku pada Kamis (9/5/2019).


Baca juga: Dosen di Bandung Ditangkap karena Unggah soal People Power

Selain Sahran, tiga tersangka lain yang sebelumnya telah ditahan dalam kasus tersebut yakni Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek tersebut Sri Jurianty, kontraktor pengawas M Ridwan Pattilouw dan pemegang kuasa CV Aego Pratama Memet Duwila.

Kasipenkum Kejati Maluku Samy Sapulette mengatakan, Sahran ditahan setelah menjalani pemeriksaan selama lebih dari 1 jam oleh penyidik kejaksaan.

Dari pemeriksaan yang dilakukan, tim langsung membawa tersangka ke Rutan kelas IIA Ambon.

“Sudah ditahan. Kemarin dia sempat menjalani pemeriksaan sekitar 1 jam sebelum dibawa ke rutan Ambon,” kata Samy, Jumat.

Baca juga: Sepasang Kekasih Ditangkap Polisi karena Menghabisi Nyawa Bayi Hasil Hubungan Gelap

Samy menjelaskan, proyek pembangunan Water Front City di Namlea, Kabupaten Buru, bersumber dari APBN Tahun 2015-2016 senilai Rp 5,9 miliar.

Dalam pengerjaan proyek tersebut, diduga telah terjadi korupsi yang melibatkan sejumlah pihak.

Dia mengatakan, setelah ditahannya Sahran yang juga merupakan Anggota DPRD aktif Kabupaten Buru ini, maka selanjutnya pihaknya akan segera merampungkan berkas kasus tersebut untuk segera disidangkan.

Adapun perbuatan keempat tersangka dinilai telah melanggar Pasal 2 junto Pasal 18 undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 junto undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan korupsi.

Baca juga: Polisi Ungkap Alasan Ibu Muda Habisi Nyawa Bayinya di Makassar

Dalam kasus tersebut, Kejati Maluku memperkirakan kerugian negara yang ditimbulkan dari perbuatan para tersangka mencapai Rp 1,7 miliar.

Namun angka itu masih bisa bertambah lagi karena tim auditor dari BPK RI masih menghitung jumlah kerugian negara dalam kasus tersebut.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Longsor Landa Kabupaten Solok, 1.650 Warga Terisolasi

Longsor Landa Kabupaten Solok, 1.650 Warga Terisolasi

Regional
Rumah Dijadikan Tempat Prostitusi, Wanita Paruh Baya Ini Ditangkap

Rumah Dijadikan Tempat Prostitusi, Wanita Paruh Baya Ini Ditangkap

Regional
Mudik Lebaran 2020, PT KAI Divre III Palembang Siapkan 63.228 Tiket

Mudik Lebaran 2020, PT KAI Divre III Palembang Siapkan 63.228 Tiket

Regional
Dikira Harimau, Jejak Kaki Kucing Hutan Bikin Heboh Warga Musi Banyuasin

Dikira Harimau, Jejak Kaki Kucing Hutan Bikin Heboh Warga Musi Banyuasin

Regional
Ridwan Kamil Sebut Jabar Krisis Daging Sapi

Ridwan Kamil Sebut Jabar Krisis Daging Sapi

Regional
Pemulangan Anak WNI Eks ISIS, Wapres: Masih Dipertimbangkan

Pemulangan Anak WNI Eks ISIS, Wapres: Masih Dipertimbangkan

Regional
Uang Rp 47 Juta Pemiliik Kontrakan Dibawa Lari Suami Istri yang Ngaku Mampu Gandakan Jadi Rp 23 M

Uang Rp 47 Juta Pemiliik Kontrakan Dibawa Lari Suami Istri yang Ngaku Mampu Gandakan Jadi Rp 23 M

Regional
Bupati Malang Pindah Partai ke PDI-P untuk Rekomendasi Pilkada

Bupati Malang Pindah Partai ke PDI-P untuk Rekomendasi Pilkada

Regional
PDI-P Umumkan Pasangan Calon di Pilkada Medan Akhir Februari atau Maret, Bobby dan Akhyar Masuk Radar

PDI-P Umumkan Pasangan Calon di Pilkada Medan Akhir Februari atau Maret, Bobby dan Akhyar Masuk Radar

Regional
Ini 4 Pasangan Tahap Pertama yang Diusung PDI-P di Pilkada Sumut, Semuanya Petahana

Ini 4 Pasangan Tahap Pertama yang Diusung PDI-P di Pilkada Sumut, Semuanya Petahana

Regional
Pembunuhan Pria di Belakang Pabrik Roti di Lampung Didalangi Sang Istri

Pembunuhan Pria di Belakang Pabrik Roti di Lampung Didalangi Sang Istri

Regional
Kasus Pemerkosaan Siswi SMA di Maluku, Ini Kata Kepala Dinas Pendidikan

Kasus Pemerkosaan Siswi SMA di Maluku, Ini Kata Kepala Dinas Pendidikan

Regional
Ibu TNI Korban Heli Jatuh di Papua: Aku Hancur, Anakku Sudah Meninggal...

Ibu TNI Korban Heli Jatuh di Papua: Aku Hancur, Anakku Sudah Meninggal...

Regional
Polisi Tembak Kaki Anggota Geng Sadis yang Bacok 2 Warga Kulon Progo

Polisi Tembak Kaki Anggota Geng Sadis yang Bacok 2 Warga Kulon Progo

Regional
Kisah Risky, Calon Polisi yang Viral karena Cium Kaki Ayahnya

Kisah Risky, Calon Polisi yang Viral karena Cium Kaki Ayahnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X