Diganggu Lebah Saat Sedang Memasang Aliran Listrik, Mualif Jatuh Tersetrum

Kompas.com - 10/05/2019, 17:36 WIB
Sejumlah petugas PLN dan aparat kepolisian berusaha menurunkan Mualif, petugas pemasang jaringan listrik yang kesetrum di sebuah tiang listrik di Jalan dr Latumeten Ambon, Juamt (10/5/2019) KOMPAS.com/RAHMAT RAHMAN PATTYSejumlah petugas PLN dan aparat kepolisian berusaha menurunkan Mualif, petugas pemasang jaringan listrik yang kesetrum di sebuah tiang listrik di Jalan dr Latumeten Ambon, Juamt (10/5/2019)


AMBON, KOMPAS.com - Mualif, seorang petugas pemasang kabel listrik tersetrum saat sedang mamasang kabel dari tiang listrik untuk disambungkan ke rumah pelanggan, di depan Kantor Tanto Tbk, di Jalan dr Latumeten, Kecamatan Sirimau, Ambon, Jumat (10/5/2019).

Penyebab insiden ini lantaran korban diganggu lebah saat sedang mengerjakan sambungan listrik.

Akibat insiden tersebut, pria berusia 25 tahun ini mengalami luka bakar cukup serius di bagian tangannya dan langsung terjatuh hingga sempat tak sadarkan diri. Beruntung saat terjatuh, korban tertolong oleh tali pengaman yang ada di pinggangnya.

Baca juga: Ambil Kabel Listrik, Seorang Pemulung Tewas Tersetrum

Feri Sugiarto, salah satu rekan korban mengatakan, saat itu mereka sedang memasang jaringan listrik untuk disambungkan ke rumah warga di kawasan itu.

Namun, tiba-tiba terdengar bunyi ledakan yang sangat keras dari tiang listrik hingga terjadilah insiden itu.

“Saat itu, saya memasang meteran, sedangkan korban memasang kabel di tiang listrik. Saat sedang bekerja, saya langsung mendengar bunyi ledakan keras,” ujar Feri, kepada wartawan, Jumat.

Setelah mendengar bunyi ledakan tersbeut, lanjut dia, ia dan sejumlah warga bersama seorang polisi langsung mendatangi tiang listrik dan menemukan korban sudah dalam posisi tergantung dengan tali pengaman.

“Saat itu kami langsung berusaha menurunkan korban dan kemudian membawanya ke rumah sakit untuk menjalani perawatan medis,” ujar dia.

Terkait insiden kecelakaan itu, Manager Komunikasi PT PLN Maluku-Maluku Utara, Ramli Malawat mengatakan, kegiatan yang dilakukan oleh korban sudah sesuai dengan perintah kerja yang telah diberikan oleh PLN ULP Ambon Kota, untuk pekerjaan penyambungan baru bagi seorang pelanggan.

Baca juga: Diduga Hendak Curi Genset SPBU, Pria Ini Tewas Tersetrum

“Korban ini merupakan salah satu petugas dari mitra kerja PLN,” ujar dia.

PLN akan segera melakukan investigasi di lapangan untuk memastikan penyebab kejadian tersebut.

Menurutnya, berdasarkan keterangan yang didapat dari korban di rumah sakit, ketika korban sedang melakukan pekerjaan penyambungan baru pada Jaringan Tegangan Rendah (JTR) eksisting, korban mendapat gangguan dari lebah kecil di atas Gardu.

“Korban yang merasa terganggu karena kehadiran lebah tersebut, mengibaskan tangannya untuk mengusir lebah tersebut. Namun, ternyata tanpa disengaja, tangan korban tersentuh Jaringan Tegangan Menengah (JTM) dan tersengan listrik bertegangan 20 kV/20.000 Volt,” ungkap dia.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Viral, Video Pria di Lombok Nikahi Kekasihnya dengan Maskawin Sandal Jepit dan Segelas Air

Viral, Video Pria di Lombok Nikahi Kekasihnya dengan Maskawin Sandal Jepit dan Segelas Air

Regional
Perjalanan Pengusaha Warteg Kalahkan Covid-19, Naik Travel dari Depok, Sembuh Diiringi Tabuhan Rebana

Perjalanan Pengusaha Warteg Kalahkan Covid-19, Naik Travel dari Depok, Sembuh Diiringi Tabuhan Rebana

Regional
Cerita Syarif, Tersesat di Hutan Papua, Makan Buah Biji Anggrek untuk Bertahan

Cerita Syarif, Tersesat di Hutan Papua, Makan Buah Biji Anggrek untuk Bertahan

Regional
Belajar Toleransi dari Suku Wajor, Pantang Bertengkar Hanya karena Berbeda

Belajar Toleransi dari Suku Wajor, Pantang Bertengkar Hanya karena Berbeda

Regional
Tak Ingin Bebankan Suami, Model Ini Minta Mas Kawin Sandal Jepit dan Segelas Air

Tak Ingin Bebankan Suami, Model Ini Minta Mas Kawin Sandal Jepit dan Segelas Air

Regional
Seorang Kakek Ditangkap karena Jual Ganja, Polisi: Berdiri Saja Tersangka Ini Sudah Tidak Kuat

Seorang Kakek Ditangkap karena Jual Ganja, Polisi: Berdiri Saja Tersangka Ini Sudah Tidak Kuat

Regional
'Ada Ibu-ibu Bikin TikTok di Suramadu, Akhirnya Kami Spontan Langsung Meniru'

"Ada Ibu-ibu Bikin TikTok di Suramadu, Akhirnya Kami Spontan Langsung Meniru"

Regional
Melacak Sederet Nama di Dinding Rumah Tersangka Pencabulan 19 Bocah di Sukabumi...

Melacak Sederet Nama di Dinding Rumah Tersangka Pencabulan 19 Bocah di Sukabumi...

Regional
Sudah Janjian, 2 Pasien Covid-19 Kabur Hampir Bersamaan dari Lokasi yang Berbeda

Sudah Janjian, 2 Pasien Covid-19 Kabur Hampir Bersamaan dari Lokasi yang Berbeda

Regional
[POPULER NUSANTARA] Sengketa TNI dan Pemkot Magelang | Ada Apa dengan Suroto?

[POPULER NUSANTARA] Sengketa TNI dan Pemkot Magelang | Ada Apa dengan Suroto?

Regional
Sebelum Tiduran 10 Tahun hingga Rambutnya Gimbal dan Jadi Bantal, Begini Sosok Suroto...

Sebelum Tiduran 10 Tahun hingga Rambutnya Gimbal dan Jadi Bantal, Begini Sosok Suroto...

Regional
'Sebelumnya Ada Video TikTok di Suramadu, Kok Kelihatan Bagus, Akhirnya Kami Ikut-ikutan'

"Sebelumnya Ada Video TikTok di Suramadu, Kok Kelihatan Bagus, Akhirnya Kami Ikut-ikutan"

Regional
'Saya Melihat Darah Begitu Banyak tapi Tak Merasa Sakit'

"Saya Melihat Darah Begitu Banyak tapi Tak Merasa Sakit"

Regional
3 Wanita yang Main TikTok di Jembatan Suramadu Minta Maaf, Didenda Rp 500.000

3 Wanita yang Main TikTok di Jembatan Suramadu Minta Maaf, Didenda Rp 500.000

Regional
Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Blitar, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Blitar, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X