Dianggap Tidak Profesional, PPD-Panwas Distrik Papua Akan Dievaluasi

Kompas.com - 10/05/2019, 13:02 WIB
Anggota Komisioner Bawaslu Papua, Ronald Michael Manoach KOMPAS.com/Dhias SuwandiAnggota Komisioner Bawaslu Papua, Ronald Michael Manoach

JAYAPURA, KOMPAS.com - KPU dan Bawaslu Papua berencana melakukan evaluasi terhadap petugas Panitia Pemilihan Distrik (PPD) dan Panitia Pengawas (Panwas) Distrik di Papua.

Hal itu dilakukan karena PPD dan Panwas Distrik Papua dinilai tidak profesional saat penyelenggaraan Pemilu 2019.

"Kita harus evaluasi besar-besaran untuk tingkat PPD dan Panwas Distrik," ujar Anggota Komisioner Bawaslu Papua, Ronald Richard Manoach, melalui sambungan telepon, Jumat (10/5/2019).

Baca juga: Ketua PPD Jayapura Utara Diduga Hambat Pleno, Bawaslu: Orangtuanya Ternyata Caleg

Ronald mengatakan, ketidakprofesionalan tersebut tampak dari tidak lancarnya proses rekapitulasi suara Pemilu 2019 di Provinsi Papua. 

Ronald menyampaikan, bobroknya kredibilitas PPD dan Panwas Distrik seperti terjadi di Kabupaten Jayawijaya.

11 PPD sempat menghilang. Tapi setelah dicek di Sekretariat KPUD dan Bawaslu Jayawijaya, lima petugas PPD kembali dengan sukarela.

Untuk enam petugas PPD lainnya, KPUD dan Bawaslu telah berkordinasi dengan pihak keamanan untuk mencari dan menjemput paksa oknum-oknum tersebut

"Kami minta nama-nama, nomor kontak dan kami serahkan ke Polres. Setelah dicari tadi malam (Kamis) sudah didapat semua," tutur Ronald.

Baca juga: Upaya KPU Mengatasi PPD Bermasalah di Papua, Jemput Paksa Hingga Ambil Alih Tugas

Masalah terbesar muncul bila ada PPD yang menghilang dan membawa dokumen rekapitulasi.

Bila hanya petugas PPD yang hilang tapi dokumennya ada, maka Bawaslu dapat merekomendasikan KPUD setempat untuk mengambil wewenang PPD dan segera menjalankan pleno.

"Seperti di Tolikara, ada satu (petugas PPD) distrik tidak diketahui keberadaannya sampai yang sekarang ini. Karena polisi juga tidak bisa dapat, Bawaslu merekomendasikan untuk diberhentikan sementara lalu diambil alih oleh KPUD karena dokumennya ada," ungkapnya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gempa Magnitudo 4,5 Guncang Ambon, Rumah Anggota Polisi Roboh

Gempa Magnitudo 4,5 Guncang Ambon, Rumah Anggota Polisi Roboh

Regional
Pemadaman Bergilir Selama Sepekan Resahkan Warga NTB, Ini Alasan PLN

Pemadaman Bergilir Selama Sepekan Resahkan Warga NTB, Ini Alasan PLN

Regional
Empat Gempa Beruntun Guncang Ambon Sabtu Pagi, Warga Panik Berhamburan

Empat Gempa Beruntun Guncang Ambon Sabtu Pagi, Warga Panik Berhamburan

Regional
Cerita Ketua RW di Kembangan Lari Kejar Pelaku Penyiraman Air Keras ke 6 Siswi SMP

Cerita Ketua RW di Kembangan Lari Kejar Pelaku Penyiraman Air Keras ke 6 Siswi SMP

Regional
Fakta 3 Saudara Sekandung di Belawan Terduga Teroris Bom Medan: Nyuruh Ngaji Bagus-bagus, Kok Kayak Gini...

Fakta 3 Saudara Sekandung di Belawan Terduga Teroris Bom Medan: Nyuruh Ngaji Bagus-bagus, Kok Kayak Gini...

Regional
Duduk Perkara Keraton Pecat Abdi Dalem Berusia 68 Tahun karena Diduga Lecehkan Mahasiswi

Duduk Perkara Keraton Pecat Abdi Dalem Berusia 68 Tahun karena Diduga Lecehkan Mahasiswi

Regional
Aksi Pencurian Motor NMax di Jalan Rajawali Pondok Aren Terekam CCTV

Aksi Pencurian Motor NMax di Jalan Rajawali Pondok Aren Terekam CCTV

Regional
Kontroversi Kolam Renang Rp 1,5 M di Rumah Dinas,  Terapi Renang Kaki Ridwan Kamil yang Cidera dan Ruang Publik

Kontroversi Kolam Renang Rp 1,5 M di Rumah Dinas, Terapi Renang Kaki Ridwan Kamil yang Cidera dan Ruang Publik

Regional
Sengatan Tawon Vespa Affinis Kembali Renggut Korban Jiwa di Klaten

Sengatan Tawon Vespa Affinis Kembali Renggut Korban Jiwa di Klaten

Regional
Hormati Djaduk Ferianto, Mahfud MD Akan Hadiri Ngayogjazz 2019

Hormati Djaduk Ferianto, Mahfud MD Akan Hadiri Ngayogjazz 2019

Regional
[POPULAR NUSANTARA] Umat Hindu di Bantul Butuh Rumah Ibadah | Ridwal Kamil Bicara soal Kolam Renang Rp 1,5 M

[POPULAR NUSANTARA] Umat Hindu di Bantul Butuh Rumah Ibadah | Ridwal Kamil Bicara soal Kolam Renang Rp 1,5 M

Regional
Jusuf Kalla Ucapkan Selamat atas Lahirnya Cucu Ketiga Jokowi, La Lembah Manah

Jusuf Kalla Ucapkan Selamat atas Lahirnya Cucu Ketiga Jokowi, La Lembah Manah

Regional
Bagaimana Penenggelaman Kapal 5 Tahun ke Depan?

Bagaimana Penenggelaman Kapal 5 Tahun ke Depan?

Regional
Selvi Lahirkan Bayi Perempuan, Gibran Beri Nama La Lembah Manah

Selvi Lahirkan Bayi Perempuan, Gibran Beri Nama La Lembah Manah

Regional
Selidiki Kasus Bom Medan, Polisi 5 Jam Geledah 3 Rumah di Belawan, Ini Hasilnya

Selidiki Kasus Bom Medan, Polisi 5 Jam Geledah 3 Rumah di Belawan, Ini Hasilnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X