Ratusan Km Jalan Nasional di Trenggalek Diperbaiki untuk Arus Mudik Lebaran

Kompas.com - 10/05/2019, 08:43 WIB
Perbaikan jalan nasional di ruas jalan Soekarno-Hatta Trenggalek Jawa Timur, tengah dilakukan perbaikan guna persiapan jalur mudik lebaran (09/05/2019). KOMPAS.com/SLAMET WIDODOPerbaikan jalan nasional di ruas jalan Soekarno-Hatta Trenggalek Jawa Timur, tengah dilakukan perbaikan guna persiapan jalur mudik lebaran (09/05/2019).

TRENGGALEK, KOMPAS.com - Sepanjang ratusan kilometer jalan nasional di wilayah kabupaten Trenggalek Jawa Timur, Kamis (09/05/2019) dilakukan perbaikan agar siap dilintasi pemudik dengan kondisi jalan stabil.

Dipastikan, pengerjaan jalur lintas selatan ini selesai pada H-10 menjelang Lebaran.  

Jalur yang diperbaiki adalah penghubung dari kebupaten Trenggalek menuju kabupaten Pacitan, dan dari Trenggalek menuju kabupaten Ponorogo.

Awal pengerjaan dimulai dari simpang tiga Jarakan kelurahan Karangsoko Trenggalek, yang merupakan titik simpul menuju maupaun keluar kota di berbagai wilayah.

Baca juga: Minggu, Polres Trenggalek Kumpulkan Tim Pemenangan Jokowi-Maruf dan Prabowo-Sandiaga

 

Saat ini, peroses perbaikan jalur tengah berlangsung di sepanjang jalan Soekarno-Hatta kabupaten Trenggalek, dan akan dilanjutkan hingga ke-perbatasan kabupaten Ponorogo.

“Saat ini kita bergerak di semua ruas,dari simpang Jarakan Trenggalek ke Pacitan, maupun Jarakan Ponorogo. Pada H-10 Idul Fitri tidak ada lubang lagi,” terang Kepala Urusan Tata Usaha Balai Besar Jalan Nasional Nana Sujana di lokasi perbaikan jalan, Kamis.  

Jenis kerusakan jalan yang diperbaiki adalah kondisi jalan yang berlubang, serta kondisi jalan yang bergelombang.

Sedangkan titik jalur yang memerlukan perbaikan total adalah, jalan nasional yang berada di KM 16 desa Nglinggis, kecamatan Tugu, kabupaten Trenggalek, Jawa Timur.

Di KM 16 yang merupakan penghubung menuju kabupaten Ponorogo, sepanjang sekitar satu Kilometer mengalami kerusakan akibat terkena longsor.

Baca juga: Pemprov Jatim Ingin Tol Pandaan-Malang Segera Diresmikan untuk Mudik Lebaran

“Kalau tidak ada halangan, dalam kurun waktu Lima hari ke depan, sudah dilakukan pengaspalan,” ujar Nana Sujana. Pihak balai besar jalan nasional juga menjelaskan, bahwa pengerjaan dipastikan akan selesai pada H-10.

Tidak hanya jalan nasional, rumput di sepanjang bahu jalan harus bersih dengan ketinggian rumput tidak lebih dari 10 cm. Saluran air serta jalan yang mengalami ambles, juga harus selesai dikerjakan di H-10 Idul Fitri.

“Untuk pelengkapnya yaitu bahu jalan tidak boleh ada rumput,lebih dari 10 Sentimeter, serta saluran air tidak boleh ada yang tersumbat, “ terang Nana Sujana.

Jalur lintas selatan pulau Jawa ini, merupakan idola bagi para pemudik dari wilayah Jawa Tengah, yang hendak menuju kabupaten Malang hingga kabupaten Banyuwangi, maupun sebaliknya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Garut Peringkat Ketiga Tak Patuhi Jaga Jarak, Angka Kematian Tertinggi di Jabar, Ruang Isolasi Penuh

Soal Garut Peringkat Ketiga Tak Patuhi Jaga Jarak, Angka Kematian Tertinggi di Jabar, Ruang Isolasi Penuh

Regional
Kabupaten Tasikmalaya Paling Tak Patuh Protokol Kesehatan, Satgas: Setiap Hari Operasi Yustisi

Kabupaten Tasikmalaya Paling Tak Patuh Protokol Kesehatan, Satgas: Setiap Hari Operasi Yustisi

Regional
Dalam 6 Jam, Gunung Merapi Keluarkan 3 Kali Awan Panas dan 47 Kali Guguran Lava Pijar

Dalam 6 Jam, Gunung Merapi Keluarkan 3 Kali Awan Panas dan 47 Kali Guguran Lava Pijar

Regional
Update Covid-19 di Riau, Kasus Positif Mencapai 27.592 Orang

Update Covid-19 di Riau, Kasus Positif Mencapai 27.592 Orang

Regional
Polda Riau Gagalkan Penyelundupan 20 Kilogram Sabu dari Malaysia

Polda Riau Gagalkan Penyelundupan 20 Kilogram Sabu dari Malaysia

Regional
Pemulangan Pengungsi Merapi di Sleman Ditentukan Setelah 25 Januari

Pemulangan Pengungsi Merapi di Sleman Ditentukan Setelah 25 Januari

Regional
Hasil Investigasi soal Kebocoran 125.000 Data Mahasiswa Undip

Hasil Investigasi soal Kebocoran 125.000 Data Mahasiswa Undip

Regional
Jadi Kuasa Hukum dan Gugat Ayahnya Rp 3 Miliar, Masitoh Meninggal Serangan Jantung Sehari Sebelum Sidang

Jadi Kuasa Hukum dan Gugat Ayahnya Rp 3 Miliar, Masitoh Meninggal Serangan Jantung Sehari Sebelum Sidang

Regional
Reka Ulang Pembunuhan Mahasiswa Telkom, Pelaku Isap Rokok usai Bunuh Korban

Reka Ulang Pembunuhan Mahasiswa Telkom, Pelaku Isap Rokok usai Bunuh Korban

Regional
145 Warga Terdampak Langsung Banjir Bandang di Puncak Bogor

145 Warga Terdampak Langsung Banjir Bandang di Puncak Bogor

Regional
Selama di Bali, Kristen Gray Jual E-Book dan Tawarkan Jasa Konsultasi Cara Masuk Indonesia Saat Pandemi

Selama di Bali, Kristen Gray Jual E-Book dan Tawarkan Jasa Konsultasi Cara Masuk Indonesia Saat Pandemi

Regional
Gara-gara Tanah Warisan, Kakek Koswara Digugat Rp 3 Miliar oleh Anaknya: Saya Takut...

Gara-gara Tanah Warisan, Kakek Koswara Digugat Rp 3 Miliar oleh Anaknya: Saya Takut...

Regional
179 Anak di Kulon Progo Positif Covid-19, di Antaranya 50 Balita

179 Anak di Kulon Progo Positif Covid-19, di Antaranya 50 Balita

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kristen Gray dan Pasangan Wanitanya Diusir dari Indonesia | Mayor Sugeng Lapor Polisi

[POPULER NUSANTARA] Kristen Gray dan Pasangan Wanitanya Diusir dari Indonesia | Mayor Sugeng Lapor Polisi

Regional
7 Fakta Kasus Kristen Gray dan Cuitan Soal Bali, Diperiksa 8 Jam, Dideportasi Bersama Pasangan Wanitanya

7 Fakta Kasus Kristen Gray dan Cuitan Soal Bali, Diperiksa 8 Jam, Dideportasi Bersama Pasangan Wanitanya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X