Harga Bawang Putih Naik 100 Persen, 3 Siungnya Rp 10.000 di Parepare

Kompas.com - 10/05/2019, 06:11 WIB
Suasana pedagang di Lapak Sayur dan Buah di Pasar Malam Senggol, Kota Parepare, Sulawesi Selatan, Kamis (9/5/2019) malam. KOMPAS.com/SUDDIN SYAMSUDDINSuasana pedagang di Lapak Sayur dan Buah di Pasar Malam Senggol, Kota Parepare, Sulawesi Selatan, Kamis (9/5/2019) malam.

PAREPARE, KOMPAS.com – Kenaikan harga bawang putih juga melanda kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel). Pada minggu pertama Ramadhan, harga bumbu utama masakan Indonesia tersebut naik 100 persen, dari Rp 35.000 per kg menjadi Rp 70.000 per kg. 

Tak hanya para ibu yang mengeluh akibat kenaikan harga bawang putih. Para pedagang juga mengeluh lantaran susah berjualan, sepi pembeli hingga memilih untuk tidak menjual komoditas ini. 

Pantauan Kompas.com, pedagang di Pasar malam Senggol, Kelurahan Ujung Sabbang, Kecamatan Ujung, Kota Parepare, Sulawesi Selatan, menjual bawang dengan harga eceran. Tiga siung bawang putih dijual Rp 10.000. 

Baca juga: Harga Bawang Putih di Pasar Tasikmalaya Turun Hingga 60 Persen

Nurheda, pedagang di Pasar malam Senggol, lapak sayur dan buah, yang diwawancarai pada Kamis (9/5/2019) malam mengatakan jika dia terpaksa melakukan penjualan eceran per siung bawang putih.

Dia sendiri bingung dan kelabakan mengetahui harga bawang putih naik drastis. Sehingga dia mengakalinya dengan menjual secara eceran.

"Kami juga tidak tahu penyebab kenaikan harga bawang putih. Padahal dua hari sebelumnya kenaikannya hanya menjadi Rp 45.000 per kg, dari harga Rp 35.000 per kg," katanya, Kamis malam.

"Hingga malam ini kami jual Rp 70.000 per kg. Untuk eceran kami jual Rp 10.000 per tiga siung."

Baca juga: Harga Bawang Putih di Cianjur Tak Terkendali, Pedagang Kelabakan

Memilih tidak berjualan

Pedagang pasar Senggol lainnya, Papa Rian mengungkapkan, pihaknya juga bingung menghadapi kenaikan harga bawang putih. Sebab dalam dua hari terakhir harganya terus naik hingga 100 persen. 

Namun Papa Rian mengaku tidak bisa berbuat apa-apa dan memilih untuk tidak menjual komoditas tersebut. "Kenaikan terjadi tiba-tiba dari distributor,“ ujar Papa Rian singkat.

Pantauan Kompas.com, Pasar malam Senggol juga terlihat tidak banyak pembeli. "Sejumlah pedagang lainnya memilih tidak jualan bawang putih malam ini, karena harganya naik drastis," kata Papa Rian. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Gubernur Edy Rahmayadi Cegah Peredaran Virus Corona

Cara Gubernur Edy Rahmayadi Cegah Peredaran Virus Corona

Regional
Kerangka Manusia Korban Likuefaksi Palu Ditemukan, Dimakamkan di Pemakaman Massal

Kerangka Manusia Korban Likuefaksi Palu Ditemukan, Dimakamkan di Pemakaman Massal

Regional
Viral Video Mantan Bupati Nias Selatan Dilempar Kotoran Babi

Viral Video Mantan Bupati Nias Selatan Dilempar Kotoran Babi

Regional
Foto Editan Lutfi Alfiandi Pegang Bendera Nasdem Diiklankan Cawalkot Makassar

Foto Editan Lutfi Alfiandi Pegang Bendera Nasdem Diiklankan Cawalkot Makassar

Regional
Istri Musthofa Kamal Pasha Deklarasi Maju di Pilkada Mojokerto

Istri Musthofa Kamal Pasha Deklarasi Maju di Pilkada Mojokerto

Regional
Paus 15 Meter yang Terdampar di Rote Ndao Dikubur Pakai Alat Berat

Paus 15 Meter yang Terdampar di Rote Ndao Dikubur Pakai Alat Berat

Regional
Walhi Tolak Pembangunan Kereta Gantung di Gunung Rinjani, Ini Alasannya

Walhi Tolak Pembangunan Kereta Gantung di Gunung Rinjani, Ini Alasannya

Regional
Kasus Akun Medsos yang Diduga Menghina Risma Naik ke Tingkat Penyidikan

Kasus Akun Medsos yang Diduga Menghina Risma Naik ke Tingkat Penyidikan

Regional
Fakta Pawang Ular di Kalbar Tewas Digigit King Kobra Saat Atraksi, Dikenal Sebagai Dukun

Fakta Pawang Ular di Kalbar Tewas Digigit King Kobra Saat Atraksi, Dikenal Sebagai Dukun

Regional
Kepada DPRD Jember, Para Rekanan Proyek Buka-bukaan soal Kasus Korupsi

Kepada DPRD Jember, Para Rekanan Proyek Buka-bukaan soal Kasus Korupsi

Regional
RSUD Kendal Siapkan Dua Kamar untuk Pasien Penderita Virus Corona

RSUD Kendal Siapkan Dua Kamar untuk Pasien Penderita Virus Corona

Regional
Tim SAR Hentikan Pencarian Kapal Panji Saputra yang Hilang di Maluku

Tim SAR Hentikan Pencarian Kapal Panji Saputra yang Hilang di Maluku

Regional
Mayat Perempuan Berseragam Pramuka di Tasikmalaya Diduga Korban Bullying

Mayat Perempuan Berseragam Pramuka di Tasikmalaya Diduga Korban Bullying

Regional
Virus Corona, Masyarakat Minta Penerbangan China ke Manado Ditutup Sementara

Virus Corona, Masyarakat Minta Penerbangan China ke Manado Ditutup Sementara

Regional
45 Mahasiswa yang Pulang ke Papua Pasca Kerusuhan, Kini Kembali ke Kota Tempat Studi

45 Mahasiswa yang Pulang ke Papua Pasca Kerusuhan, Kini Kembali ke Kota Tempat Studi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X