15 Tahanan Kabur Masih Buron, Kapolresta Palembang Ancam Kirim ke Kamar Mayat

Kompas.com - 09/05/2019, 19:53 WIB
Delapan dari 30 tahanan Polresta Palembang yang kabur berhasil ditangkap kembali setelah dilakukan pengejaran oleh petugas, Senin (6/5/2019). Mereka kabur setelah merusak ventilasi sel dengan menggunakan kayu balok. KOMPAS.com/AJI YK PUTRADelapan dari 30 tahanan Polresta Palembang yang kabur berhasil ditangkap kembali setelah dilakukan pengejaran oleh petugas, Senin (6/5/2019). Mereka kabur setelah merusak ventilasi sel dengan menggunakan kayu balok.

PALEMBANG, KOMPAS.com Kapolresta Palembang Kombes Pol Didi Hayamansyah memberikan peringatan keras bagi para 15 tahanan kabur yang masih buron untuk menyerahkan diri kepada petugas.

Bahkan, Didi mengaku tak segan mengirim para tahanan yang buron tersebut ke kamar mayat jika melakukan perlawanan ketika akan ditangkap.

"Sesuai prosedur, akan saya kirim ke kamar mayat ketika melakukan perlawanan. Lebih baik menyerahkan diri saja secara baik-baik," kata Didi, Kamis (9/5/2019).

Didi mengatakan, saat ini sudah 15 tahanan ditangkap dari total 30 tahanan yang kabur pada Minggu (9/5/2019).

Baca juga: 16 Tahanan Kabur Masih Buron, Polresta Palembang Gelar Rekontruksi

 

Dua tahanan yang merupakan otak dari aksi pelarian tersebut kini telah juga sudah diamankan.

Ia adalah Fahmi (30) warga Jalan Slamet Riyadi, Kecamatan Ilir Timur II dan M Arif Hidayatullah (24) warga Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan ilir Timur II, Palembang.

Selain itu, Indah Permata Sari (21) yang merupakan istri dari M Arif Hidatullah juga ikut ditangkap. Ia berperan sebagai pelaku yang menyelundupkan gergaji besi ke dalam sel.

"15 tahanan lagi masih dalam pengejaran dan ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO). Anggota masih bergerak untuk mengejar mereka," ujar Didi.

15 tahanan yang sudah diamankan tersebut yakni Fahmi (30) warga Jalan Slamet Riyadi Kecamatan Ilir Timur II dan M Arif Hidayatullah (24) warga Jalan Perintis Kemerdekaan Kecamatan ilir Timur II Palembang.

Kemudian, Adrian Kusuma Saputra (27) warga Sei Item Kecamatan Ilir Barat I dan M Hasyim Azhari (31) warga Jalan Faqih Usman, Kecamatan Seberang Ulu I.

Lalu, M Iki Gunawan (36) warga Lorong Keramat, Kecamatan Seberang Ulu II, M Trisno alias Aak (21) warga Jalan PSI Lautan, Kecamatan Gandus.

Baca juga: 30 Tahanan Kabur, Kapolda Sumsel Tak Segan Berikan Sanksi Pidana ke Oknum Polisi Terlibat

Wahyu Budiman (25) warga Jalan Peltu Tulus Yahya Kecamatan Ilir Timur II dan Bimo Saputra (22) warga Jalan Sukakarya II, Kecamatan Sako.

Selanjutnya, M Zaim Fadly (40) warga Jalan Bungaran II, Kecamatan Jakabaring, M Suhandri (36) dan Zahri (46) warga Lorong Keramat, Kecamatan Seberang Ulu II.

Kemudian, Alvin Febriansyah (36) warga Jalan Lukman Idris Kecamatan Sukarami, dan Hendri Romiyo (36), warga Jalan Jepang Kecamatan Sako.

Terakhir Rajab Semendawai (20) dan Maulana Ismail (24), warga Lorong Kalibaru V, Kelurahan Ogan Baru, Kecamatan Kertapati.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sempat Kabur Dua Jam, Pemerkosa Wanita Penjual Gorengan Ditangkap, Mengaku Khilaf

Sempat Kabur Dua Jam, Pemerkosa Wanita Penjual Gorengan Ditangkap, Mengaku Khilaf

Regional
Pengakuan Ibu yang Aniaya Anaknya dengan Balok Kayu: Saya Memukulnya karena Kesal

Pengakuan Ibu yang Aniaya Anaknya dengan Balok Kayu: Saya Memukulnya karena Kesal

Regional
Istri Wali Kota Pontianak Positif Corona

Istri Wali Kota Pontianak Positif Corona

Regional
Melihat Lebih Dekat Emil Dardak Menggunakan Media Sosial...

Melihat Lebih Dekat Emil Dardak Menggunakan Media Sosial...

Regional
KPU Kepulauan Selayar Terima Anggaran Rp 22 Miliar untuk Pilkada 2020

KPU Kepulauan Selayar Terima Anggaran Rp 22 Miliar untuk Pilkada 2020

Regional
Covid-19 di Riau Bertambah Hampir 300 Kasus, Jumlah Total Melejit

Covid-19 di Riau Bertambah Hampir 300 Kasus, Jumlah Total Melejit

Regional
Tak Ada Listrik, Warga di NTT Terpaksa Nyalakan Pelita di Malam Hari, PLN: Kami Akan Survei

Tak Ada Listrik, Warga di NTT Terpaksa Nyalakan Pelita di Malam Hari, PLN: Kami Akan Survei

Regional
Kasus Covid-19 dari Klaster Santri di Bintan Bertambah 13

Kasus Covid-19 dari Klaster Santri di Bintan Bertambah 13

Regional
KA Siliwangi Berikan Tiket Rp 0, Catat Jadwal dan Cara Mendapatkannya

KA Siliwangi Berikan Tiket Rp 0, Catat Jadwal dan Cara Mendapatkannya

Regional
Sebelum Meninggal Terpapar Covid-19, Sinden Sering Isi Acara dan Bertemu Banyak Orang

Sebelum Meninggal Terpapar Covid-19, Sinden Sering Isi Acara dan Bertemu Banyak Orang

Regional
Kajari Jember dan 4 Pegawai Positif Covid-19, Kantor Tetap Buka

Kajari Jember dan 4 Pegawai Positif Covid-19, Kantor Tetap Buka

Regional
Fakta di Balik 16 Orang Positif Covid-19 Usai Arisan RT di Kulon Progo, Petugas Tracing 2 Pasar

Fakta di Balik 16 Orang Positif Covid-19 Usai Arisan RT di Kulon Progo, Petugas Tracing 2 Pasar

Regional
Klaster Baru, Sejumlah Santri di Banyumas Positif Covid-19, 2 Ponpes Diminta Lockdown

Klaster Baru, Sejumlah Santri di Banyumas Positif Covid-19, 2 Ponpes Diminta Lockdown

Regional
Beras Bansos Bercampur Biji Plastik, Ini Kata Bupati Cianjur

Beras Bansos Bercampur Biji Plastik, Ini Kata Bupati Cianjur

Regional
Detik-detik Pasar Wage di Purwokerto Terbakar, Ratusan Pedagang Panik Selamatkan Dagangan

Detik-detik Pasar Wage di Purwokerto Terbakar, Ratusan Pedagang Panik Selamatkan Dagangan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X