Dinkes Sulawesi Selatan Kumpulkan Ahli Cari Tahu Penyebab Penyakit Misterius di Jeneponto

Kompas.com - 09/05/2019, 19:23 WIB
Plt Kadis Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan Bachtiar Baso saat diwawancara di kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Selasa (7/5/2019).Kompas.com/HIMAWAN Plt Kadis Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan Bachtiar Baso saat diwawancara di kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Selasa (7/5/2019).


MAKASSAR, KOMPAS.com - Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan telah mengumpulkan para ahli dan dokter spesialis di bidangnya serta dari Kementerian Kesehatan untuk memastikan penyebab penyakit misterius yang menjangkiti puluhan warga yang ada di Desa Tuju, di Kecamatan Bangkala Barat, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.

Namun, dari pertemuan itu, para stakeholder di bidang kesehatan tersebut belum bisa menyimpulkan jenis dan penyebab penyakit tersebut.

Plt Kadis Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan Bachtiar Baso mengatakan, pihaknya telah mengirim para ahli tersebut ke wilayah Dusung Garonggong untuk meneliti penyakit itu.

Baca juga: Kulitnya Melepuh, Seorang Bayi di Pamekasan Alami Penyakit Misterius

"Dalam waktu dekat akan kami sebutkan penyakit itu. Hasil dari pertemuan kemarin, kami kembali mengutus tim kesana," kata Bachtiar, saat dihubungi Kompas.com, Kamis (9/5/2019).

Bachtiar mengatakan, dari 70 warga yang didiagnosa mengalami penyakit misterius tersebut, sudah ada 3 yang meninggal dunia.

Selebihnya telah dirawat di Rumah Sakit Maryam Kabupaten Takalar dan dipulangkan karena dinyatakan sudah membaik.

Ia menyebut, para warga yang telah dirawat penanganan kesembuhannya berbeda-beda.

Namun, mayoritas dokter menanganinya dengan tifus tiphoid. Tetapi, dia mengatakan tidak menutup kemungkinan ada juga yang meningitis tifosa.

"Dari 70 orang yang demam itu didiagnosa itu ada ibu hamil yang meninggal. Penanganan yang dilakukan di Takalar ini penanganan tifus tapi sembuh. Ada juga yang tidak sembuh. Jadi bervariasi," imbuh dia.

Baca juga: Banjir Belum Surut, Ini Keluhan Penyakit Warga Kembangan Utara

Bachtiar mengatakan, dari hasil pemeriksaan dokter, para warga yang terserang rata-rata terkena gejala demam, nyeri pada badan, siku, dan tulang belakang.

Namun, tak ada satu pun gejala penyakit seperti zika, cikungunya, demam berdarah, malaria, hingga kencing tikus yang positif pada warga.

"Bisa saja ada dua kemungkinan meningitis tifosa atau japanese and sepalitis seperti yang berkembang di Bali sekarang. Secepatnya kami akan beri tahu," ujar dia.



Terkini Lainnya

9 PSK di Mojokerto Terjaring Razia, Salah Satunya Hamil 7 Bulan

9 PSK di Mojokerto Terjaring Razia, Salah Satunya Hamil 7 Bulan

Regional
Tanggapan Ridwan Kamil atas Pelecehan Remaja Penyandang Disabilitas oleh Oknum ASN Jabar

Tanggapan Ridwan Kamil atas Pelecehan Remaja Penyandang Disabilitas oleh Oknum ASN Jabar

Regional
Hari Kedua Pencarian, Nelayan Hilang di Perairan Pulau Buru Belum Ditemukan

Hari Kedua Pencarian, Nelayan Hilang di Perairan Pulau Buru Belum Ditemukan

Regional
 Jalur Dibuka, Pendaki Gunung Rinjani Didominasi Turis Asing

Jalur Dibuka, Pendaki Gunung Rinjani Didominasi Turis Asing

Regional
Oknum ASN di Jabar Lecehkan Remaja Wanita Penyandang Disabilitas

Oknum ASN di Jabar Lecehkan Remaja Wanita Penyandang Disabilitas

Regional
Gubernur NTT Optimistis Miras Sophia Bisa Bersaing dengan Miras Kelas Atas

Gubernur NTT Optimistis Miras Sophia Bisa Bersaing dengan Miras Kelas Atas

Regional
Hamili Anak Kandung hingga Melahirkan, Istri Laporkan Suami ke Polisi

Hamili Anak Kandung hingga Melahirkan, Istri Laporkan Suami ke Polisi

Regional
Ma'ruf Amin: Kemenangan 01 Masih Digantung

Ma'ruf Amin: Kemenangan 01 Masih Digantung

Regional
Nelayan yang Hilang Diseret Buaya Ditemukan Tewas Tanpa Tangan dan Kaki

Nelayan yang Hilang Diseret Buaya Ditemukan Tewas Tanpa Tangan dan Kaki

Regional
Diduga Korupsi Dana Dinkes, Mantan Plt Dirut RSUD Diperiksa Kejaksaan Parepare

Diduga Korupsi Dana Dinkes, Mantan Plt Dirut RSUD Diperiksa Kejaksaan Parepare

Regional
Sri Sultan: Kalau Turun dari Airport Diterima Tol, Yogyakarta Dapat Apa?

Sri Sultan: Kalau Turun dari Airport Diterima Tol, Yogyakarta Dapat Apa?

Regional
Jembatan Darurat Dibangun di Lokasi Ambruknya Jembatan Penghubung Sumsel-Lampung

Jembatan Darurat Dibangun di Lokasi Ambruknya Jembatan Penghubung Sumsel-Lampung

Regional
Diprotes Wali Murid, PPDB SMA 2019 Ditutup Sementara di Jatim

Diprotes Wali Murid, PPDB SMA 2019 Ditutup Sementara di Jatim

Regional
Seorang Warga Hilang di Sungai Saat Merakit Kayu, Diduga Diserang Buaya

Seorang Warga Hilang di Sungai Saat Merakit Kayu, Diduga Diserang Buaya

Regional
6 Fakta Uji Coba Malioboro Bebas Kendaraan, Sri Sultan Pungut Sampah hingga Steril Selama 15 Jam

6 Fakta Uji Coba Malioboro Bebas Kendaraan, Sri Sultan Pungut Sampah hingga Steril Selama 15 Jam

Regional

Close Ads X