Komisioner KPUD Sempat Menghilang di Jayapura, Hasil Pemilu di Yahukimo Direkapitulasi Ulang

Kompas.com - 09/05/2019, 17:39 WIB
Ketua KPU Yahukimo, Didimus Busup memperlihatkan amplop yang tidak tersegel dan di dalamnya terdapat DB1, saat Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Suara Tingkat Provinsi Papua Pada Pemilu 2019, di Kota Jayapura, Kamis (9/05/2019) KOMPAS.com/Dhias SuwandiKetua KPU Yahukimo, Didimus Busup memperlihatkan amplop yang tidak tersegel dan di dalamnya terdapat DB1, saat Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Suara Tingkat Provinsi Papua Pada Pemilu 2019, di Kota Jayapura, Kamis (9/05/2019)

JAYAPURA, KOMPAS.com - Bawaslu Papua menyatakan ragu atas validitas data hasil rekapitulasi suara Pemilu 2019 yang akan dibacakan oleh KPUD Yahukimo.

Keraguan tersebut muncul karena para komisioner KPU Yahukimo sempat menghilang selama tiga hari di Kota Jayapura.

Karenanya Bawaslu merekomendasikan agar dilakukan rekapitulasi ulang terhadap hasil pleno kabupaten (DB1) dengan pembanding dokumen hasil pleno tingkat distrik (DA1).

"Teman-teman KPU Yahukimo secara prosedur telah melanggar aturan yang tertuang dalam Peraturan KPU RI nomor 4 tentang rekapitulasi hasil perhitungan suara tingkat kabupaten karena proses perekapan untuk DB1DPR RI, DPD dan DPRP tidak dilakukan dalam ruang rapat pleno rekapitulasi," ujar Anggota Komisioner Bawaslu Papua, Anugerah Patah, di Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Suara tingkat Provinsi Papua pada Pemilu 2019, di Kota Jayapura, Kamis (9/05/2019).

Baca juga: Ketua PPD Jayapura Utara Diduga Hambat Pleno, Bawaslu: Orangtuanya Ternyata Caleg

Dari kronologis yang diungkapkan Patah, pada 5 Mei 2019 lalu, komisioner Bawaslu Yahukimo bersama dua staff KPU Yahukimo datang mengantarkan kotak suara tersegel kepada "help desk" Situng KPU yang ada di Grand Abe Hotel lantai 7.

"Anggapan kami bersama KPU Papua menganggap bahwa semua dokumen hasil rekap suara tingkat kabupaten ada disitu. Yang kita sayangkan harusnya (kotak suara itu) diantar oleh komisioner KPU Yahukimo," tuturnya.

Kemudian pada Rabu (8/05/2019) para komisioner KPU Yahukimo didapati membawa karton biru di lobi Grand Abe Hotel yang kemudian langsung diambil oleh Bawaslu Papua dan dibawa ke lantai 7.

"Tadi malam kita memeriksa dokumen itu dan kita tanyakan. Ternyata dalam karton biru ada DB1, sedangkan dalam kotak suara yang tersegel itu tidak ada DB1," kata Patah.

Indikasi adanya perubahan hasil rekapitulasi tingkat distrik pada pleno Kabupaten Yahukimo pun menguat, meski dugaan tersebut dibantah oleh para komisioner KPU Yahukimo.

Terlebih, tidak adanya data pembanding yang dipegang oleh para saksi Parpol dan Bawaslu, kata Patah, membuat pihaknya mengeluarkan rekomendasi untuk dilakukannya rekapitulasi ulang 51 distrik yang ada di Yahukimo.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER NUSANTARA] Umar Patek Minta Kelompok Teroris Hentikan Aksinya | YouTuber Aniaya Kakek

[POPULER NUSANTARA] Umar Patek Minta Kelompok Teroris Hentikan Aksinya | YouTuber Aniaya Kakek

Regional
Kisah di Balik Ulang Tahun Risma, Wartawan 'Kesurupan' hingga Foto di Bawah Pohon Tabebuya

Kisah di Balik Ulang Tahun Risma, Wartawan "Kesurupan" hingga Foto di Bawah Pohon Tabebuya

Regional
5 Fakta Video Viral Cucu Tendang dan Pukuli Kakek, Berawal dari Pakan Ikan yang Masuk Mulut

5 Fakta Video Viral Cucu Tendang dan Pukuli Kakek, Berawal dari Pakan Ikan yang Masuk Mulut

Regional
Cerita di Balik Siswa SD Tewas Disengat Tawon, Ingin Bongkar Sarang yang Resahkan Warga

Cerita di Balik Siswa SD Tewas Disengat Tawon, Ingin Bongkar Sarang yang Resahkan Warga

Regional
Cerita di Balik Aula SMKN 1 Miri Sragen Roboh Timbun 22 Siswa, Berawal dari Hujan Deras

Cerita di Balik Aula SMKN 1 Miri Sragen Roboh Timbun 22 Siswa, Berawal dari Hujan Deras

Regional
Usaha Pemerintah Naikkan Kesejahteraan Petani

Usaha Pemerintah Naikkan Kesejahteraan Petani

Regional
Bocah SD Tewas Terpeleset ke Parit Saat Banjir di Samarinda

Bocah SD Tewas Terpeleset ke Parit Saat Banjir di Samarinda

Regional
Seorang Pemuda Tewas Diduga Dibunuh usai Pesta Miras

Seorang Pemuda Tewas Diduga Dibunuh usai Pesta Miras

Regional
Di Hari Ulang Tahunnya Ke-58, Risma Dikerjai Wartawan

Di Hari Ulang Tahunnya Ke-58, Risma Dikerjai Wartawan

Regional
Gedung SD Nyaris Ambruk, Siswa Ketakuan hingga Kerap Digigit Rayap Saat Belajar

Gedung SD Nyaris Ambruk, Siswa Ketakuan hingga Kerap Digigit Rayap Saat Belajar

Regional
Ridwan Kamil Jamin Gizi Bayi Kembar Siam di Bekasi agar Bisa Dioperasi Pemisahan

Ridwan Kamil Jamin Gizi Bayi Kembar Siam di Bekasi agar Bisa Dioperasi Pemisahan

Regional
Menag Akan Cari Jalan Tengah Terkait Polemik Aset First Travel

Menag Akan Cari Jalan Tengah Terkait Polemik Aset First Travel

Regional
Mantan TNI Ditemukan Tewas dalam Keadaan Sujud, Istri Curiga Akibat Kekerasan

Mantan TNI Ditemukan Tewas dalam Keadaan Sujud, Istri Curiga Akibat Kekerasan

Regional
Cerita Petugas Polsuska yang Melihat Seorang Pria Melompat ke Rel Saat Kereta Api Melaju

Cerita Petugas Polsuska yang Melihat Seorang Pria Melompat ke Rel Saat Kereta Api Melaju

Regional
Dua Kelompok Mahasiswa UNM Makassar Bentrok, 7 Orang Terluka

Dua Kelompok Mahasiswa UNM Makassar Bentrok, 7 Orang Terluka

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X