Antisipasi Kericuhan, 612 Personel Polisi Jaga Rapat Pleno KPU Sumsel

Kompas.com - 09/05/2019, 17:04 WIB
Kawat berduri dipasang di luar gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Selatan dalam pengamanan proses rapat pleno, Kamis (9/5/2019). KOMPAS.com/AJI YK PUTRAKawat berduri dipasang di luar gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Selatan dalam pengamanan proses rapat pleno, Kamis (9/5/2019).

PALEMBANG, KOMPAS.com - Polda Sumatera Selatan ( Sumsel) menyiagakan 612 personel kepolisian di gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumsel untuk mengamankan rapat pleno penghitungan suara hasil Pemilu 2019, Kamis (9/5/2019).

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Supriadi mengatakan, seluruh keamanan difokuskan ke gedung KPU Sumsel karena saat ini telah masuk dalam tahapan pehitungan di tingkat provinsi.

 "Hari ini ada enam kabupaten yang melakukan Pleno dan berjalan lancar. Para saksi diharapkan dalam memberikan tanggapan supaya lebih cepat dan memberikan data yang lebih mendukung," kata Supriadi ketika melakukan pengamanan, Kamis. 

Baca juga: Rapat Pleno KPU Lombok Tengah Ricuh, Massa Lempar Bom Molotov

Supriadi mengatakan, sesuai jadwal, proses rekapitulasi di KPU Sumsel berjalan mulai dari tanggal 9-22 Mei. Selama itu, petugas akan terus berada di lokasi untuk melakukan pengamanan.

 "Pengamanan diberikan sampai selesai. Kita fokus gedung ini (KPU), kita amankan pelaksanaan penghitungan dan di luar untuk antisipasi," ujarnya.

Baca juga: Viral Video Kericuhan saat Rapat Pleno di Empat Lawang, Ini Penjelasannya

Supriadi menampik bahwa proses pengamanan di KPU Sumsel diperketat pasca-kerusuhan di beberapa daerah, salah satunya Empat Lawang.

"Empat Lawang tidak ada yang diamankan karena bisa selesai di negoisasi. Di Pali, ada tujuh orang yang ditetapkan sebagai tersangka dan dikenakan pasal 170 KUHP," jelas Supriadi. 

Saat ini proses rapat pleno rekapitulasi di kantor KPU Sumsel pun masih berlangsung. Begitu juga dengan penghitungan suara caleg untuk Kabupaten Empat Lawang.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nashir Ajak Mendikbud Mencerdaskan Bangsa

Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nashir Ajak Mendikbud Mencerdaskan Bangsa

Regional
Cerita di Balik Kakek Selesaikan Wisuda pada Usia 85 Tahun, Pesan Almarhum Anak Jangan Hanya Sampai D3

Cerita di Balik Kakek Selesaikan Wisuda pada Usia 85 Tahun, Pesan Almarhum Anak Jangan Hanya Sampai D3

Regional
Tabrakan Maut Mobil Colt T Vs L300, Sopir Diduga Hilang Kendali, Satu Orang Tewas

Tabrakan Maut Mobil Colt T Vs L300, Sopir Diduga Hilang Kendali, Satu Orang Tewas

Regional
1.080 Pelajar Se-Jabar Diberikan Pemahaman Bahaya Radikalisme

1.080 Pelajar Se-Jabar Diberikan Pemahaman Bahaya Radikalisme

Regional
Menteri Nadiem Salut kepada Muhammadiyah

Menteri Nadiem Salut kepada Muhammadiyah

Regional
Menteri Nadiem Sempat Salah Ucap DIY Menjadi Daerah Indonesia Yogyakarta

Menteri Nadiem Sempat Salah Ucap DIY Menjadi Daerah Indonesia Yogyakarta

Regional
Begini Modus Pasutri Pelaku Human Trafficking di Cianjur Rekrut Korban

Begini Modus Pasutri Pelaku Human Trafficking di Cianjur Rekrut Korban

Regional
Penyerang Petani Kopi dan Wisatawan Gunung Dempo Diduga Harimau yang Sama

Penyerang Petani Kopi dan Wisatawan Gunung Dempo Diduga Harimau yang Sama

Regional
Viral, Postingan Lucu Instagram Khofifah: Kamu Pura-pura Kuat, Padahal Ambyar

Viral, Postingan Lucu Instagram Khofifah: Kamu Pura-pura Kuat, Padahal Ambyar

Regional
5 Ekor Penyu Ditemukan Mati di Dekat Pembuangan Limbah PLTU Bengkulu

5 Ekor Penyu Ditemukan Mati di Dekat Pembuangan Limbah PLTU Bengkulu

Regional
Cabuli 15 Anak, Pembina Pramuka Divonis Kebiri Kimia dan 12 Tahun Penjara

Cabuli 15 Anak, Pembina Pramuka Divonis Kebiri Kimia dan 12 Tahun Penjara

Regional
Sempat Ada Penolakan, Jenazah Pelaku Bom Bunuh Diri Polresta Medan Dimakamkan Malam Hari

Sempat Ada Penolakan, Jenazah Pelaku Bom Bunuh Diri Polresta Medan Dimakamkan Malam Hari

Regional
Merokok di Dalam Pesawat Wings Air, Seorang Pria Diamankan

Merokok di Dalam Pesawat Wings Air, Seorang Pria Diamankan

Regional
Mahasiswi di Bone Tewas Usai Melahirkan, Bayinya Selamat

Mahasiswi di Bone Tewas Usai Melahirkan, Bayinya Selamat

Regional
Polisi Temukan Luka Lebam pada Mayat Perempuan Terbungkus Seprai di Makassar

Polisi Temukan Luka Lebam pada Mayat Perempuan Terbungkus Seprai di Makassar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X