Awas! Siklon Tropis Lili Picu Gelombang Tinggi di Perairan Laut Timor

Kompas.com - 09/05/2019, 16:04 WIB
Ilustrasi StockSnap/PixabayIlustrasi

KUPANG, KOMPAS.com - Badai siklon tropis Lili melanda wilayah Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur ( NTT) dengan gelombang tinggi diperkirakan mencapai 6 meter.

"Berdasarkan pantauan BMKG pada hari ini Jam 11.00 Wita, bibit Siklon Tropis 93S mengalami penguatan signifikan, sehingga BMKG menyatakan bibit siklon tropis tersebut sebagai siklon tropis Lili," ujar Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (9/5/2019).

Baca juga: Awas! Badai Tropis Wallace Picu Gelombang Tinggi di Perairan Selatan Jawa hingga NTT

Siklon tropis Lili berada pada posisi koordinat di 8.9 °LS 128.7°BT berada di sekitar perairan Laut Timor atau Selatan Perairan Laut Banda.

Saat ini, kecepatan angin maksimum di pusat siklon mencapai 35 – 40 knot dengan tekanan minimum hingga 1000 hPa dengan arah gerak ke selatan - barat daya.

"Siklon tropis ini menimbulkan ancaman cuaca ekstrem ini wilayah Indonesia Timur dan Timor Leste," ujarnya.

Cuaca ekstrim itu meliputi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpeluang terjadi di wilayah Maluku bagian tenggara, NTT bagian timur dan Timor Leste.

Angin dengan kecepatan diatas 25 knot atau 48 kilometer per jam berpeluang terjadi di NTT, Maluku, dan Papua bagian selatan.

Baca juga: Antisipasi Siklon Veronika, Pemasangan Terpal di Makam Raja di Imogiri Dipercepat

Gelombang dengan ketinggian 1.25 - 2.50 meter, berpeluang terjadi di Laut Banda bagian utara, Perairan Kep. Kei - Aru, Laut Arafuru bagian timur.

Gelombang dengan ketinggian 2.50 - 4.0 meter berpeluang terjadi di Laut Banda bagian selatan.

Gelombang dengan ketinggian 4.0 - 6.0 meter berpeluang terjadi di Perairan Kepulauan Sermata - Leti - Kepulauan Babar - Tanimbar dan Laut Timor.

Karnawati juga menjelaskan ada peningkatan tinggi gelombang akibat Siklon Tropis pada tanggal 8-11 Mei 2019 di Laut Banda bagian selatan, Perairan Kepulauan Sermata - Leti - Kepulauan Babar - Tanimbar, Laut Timor. Sehingga perlu diwaspadai karena transportasi laut di sekitar daerah terdampak siklon tropis diperkirakan akan terganggu.

"BMKG terus memantau perkembangan siklon tropis Lili ini setiap saat melalui Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) Jakarta," ujarnya.

Baca juga: Siklon Tropis Veronika Landa NTT, Tinggi Gelombang Laut Capai 5 Meter

Ia juga menghimbau agar masyarakat tetap berhati hati pada potensi hujan lebat karena dapat menimbulkan dampak seperti banjir, tanah longsor, dan banjir bandang.

Dihubungi secara terpisah, Kepala Stasiun Meteorologi El Tari Kupang Bambang Setiajid, mengatakan, pihaknya belum memastikan berapa lama Siklon Lili ini akan melanda wilayah NTT.

"Sampai dengan kapan, kami masih pantau penurunan tekanan udaranya. Kalau turun terus sampai dengan 996 mb, prakiraan 4-7 hari ke depan hingga Lili luruh,"tutupnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Lengkap Pembunuhan Sadis di Sukoharjo, Jasad Dibakar di Mobil dan ATM Dikuras

Fakta Lengkap Pembunuhan Sadis di Sukoharjo, Jasad Dibakar di Mobil dan ATM Dikuras

Regional
Kronologi Pemuda di Kalsel Tewas Diduga akibat Disengat Tawon

Kronologi Pemuda di Kalsel Tewas Diduga akibat Disengat Tawon

Regional
Beredar Video Diduga 2 Pendaki yang Foto Bugil di Gunung Gede Pangrango Minta Maaf

Beredar Video Diduga 2 Pendaki yang Foto Bugil di Gunung Gede Pangrango Minta Maaf

Regional
Kisah 4 Bocah Gizi Buruk dan Kuper, Hidup Terasing dengan Ibu ODGJ dan Ayah Pemarah

Kisah 4 Bocah Gizi Buruk dan Kuper, Hidup Terasing dengan Ibu ODGJ dan Ayah Pemarah

Regional
Seorang Polisi Ditangkap Warga Usai Diduga Menggunakan Narkoba

Seorang Polisi Ditangkap Warga Usai Diduga Menggunakan Narkoba

Regional
Kronologi Petani Adang Truk Pupuk Bersubsidi di Tuban, Berawal Hoaks Pupuk Langka

Kronologi Petani Adang Truk Pupuk Bersubsidi di Tuban, Berawal Hoaks Pupuk Langka

Regional
Tutup Dolly lalu Dijadikan Pasar Burung, Risma: Saya Mohon Maaf...

Tutup Dolly lalu Dijadikan Pasar Burung, Risma: Saya Mohon Maaf...

Regional
6 Pemerkosa Remaja 15 Tahun hingga Hamil Ditangkap, 1 Pelaku Masih Buron

6 Pemerkosa Remaja 15 Tahun hingga Hamil Ditangkap, 1 Pelaku Masih Buron

Regional
Tarik-menarik dengan Buaya, Titus Selamatkan Nyawa Sang Adik yang Diterkam

Tarik-menarik dengan Buaya, Titus Selamatkan Nyawa Sang Adik yang Diterkam

Regional
Ramai-ramai Kepala Daerah Bermedia Sosial, dari Emil hingga Ganjar Pranowo, Ini Analisis Drone Emprit

Ramai-ramai Kepala Daerah Bermedia Sosial, dari Emil hingga Ganjar Pranowo, Ini Analisis Drone Emprit

Regional
Video Viral Seorang Nenek Dipukul Saat Berteduh, Polisi Lakukan Penyelidikan

Video Viral Seorang Nenek Dipukul Saat Berteduh, Polisi Lakukan Penyelidikan

Regional
Rekor Tertinggi di Garut, Pasien Corona Bertambah 110 Orang

Rekor Tertinggi di Garut, Pasien Corona Bertambah 110 Orang

Regional
5 Fakta Tewasnya Yulia, Dibunuh di Kandang Ayam, Ditemukan Dalam Mobil Terbakar

5 Fakta Tewasnya Yulia, Dibunuh di Kandang Ayam, Ditemukan Dalam Mobil Terbakar

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pendaki Berfoto Bugil, Dilaporkan ke Polisi | Pedagang Mainan Bayar Pajak Pakai Uang Koin

[POPULER NUSANTARA] Pendaki Berfoto Bugil, Dilaporkan ke Polisi | Pedagang Mainan Bayar Pajak Pakai Uang Koin

Regional
Peringatan Hari Santri Nasional 2020 di Jateng Digelar Virtual

Peringatan Hari Santri Nasional 2020 di Jateng Digelar Virtual

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X