Warga Kendal yang Gunakan Hak Pilih di 2019 Meningkat, Capai 82,7 Persen

Kompas.com - 09/05/2019, 15:57 WIB
Ketua KPUD Kendal, Hevy Indah Oktaria. KOMPAS.Com/SLAMET PRIYATIN KOMPAS.com/SLAMET PRIYATINKetua KPUD Kendal, Hevy Indah Oktaria. KOMPAS.Com/SLAMET PRIYATIN

KENDAL, KOMPAS.com - Partisipasi masyarakat Kendal dalam menggunakan hak pilihnya pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, meningkat jika dibandingkan pada Pilpres 2014, Pileg 2014, maupun Pilkada Jawa Tengah 2013.

Ketua KPUD Kendal Hevy Indah Oktaria mengatakan, naiknya partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya tersebut, bisa disebabkan beberapa hal, di antaranya sosialisasi yang dilakukan oleh KPU, tim sukses, dan para calon legislatif.

Baca juga: Harapan Pemilih Difabel Gunakan Hak Pilih di Pemilu Tanpa Diskriminasi

Dia mengungkapkan, jumlah pemilih tetap di Kabupaten Kendal ada 778.630 jiwa. Sedang yang menggunakan hak suaranya sebanyak 650.273 orang atau 82,7 persen.


“Kalau pada Pilpres 2014 masyarakat yang menggunakan hak suaranya ada 74, 62 persen, Pileg 2014, 77,83 persen dan Pilgub 2013 ada 56,75 persen,” kata Hevy, Kamis (9/5/2019).

Anggota Bawaslu Kendal Ubaidillah mengatakan, naiknya partisipasi masyarakat Kendal dalam menggunakan hak pilihnya di antaranya karena sosialisasi yang dilakukan oleh calon legislatif, tim sukses dan KPUD Kendal.

Baca juga: Besok, Keluarga Jokowi Gunakan Hak Pilih di TPS 38 Manahan

“Timses dan caleg, kalau sosialisasi sampai ke desa-desa. Ini salah satu masyarakat datang ke TPS,” ujar dia.

Ubaidillah berharap, kesadaran masyarakat ini timbul benar-benar dari hati kecilnya, dan bukan karena sesuatu. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemdaprov Jabar Dukung Pemberdayaan Ekonomi Melalui UP2K

Pemdaprov Jabar Dukung Pemberdayaan Ekonomi Melalui UP2K

Regional
Ganjar: Ramalan Santri Tentang Prabowo Jadi Kenyataan

Ganjar: Ramalan Santri Tentang Prabowo Jadi Kenyataan

Regional
Mampu Selesaikan Tantangan Gubernur Banten, 2 Santri Diberangkatkan Umroh

Mampu Selesaikan Tantangan Gubernur Banten, 2 Santri Diberangkatkan Umroh

Regional
Cerita di Balik Densus 88 Diminta Lepas Sepatu Saat Geledah Kos Terduga Teroris

Cerita di Balik Densus 88 Diminta Lepas Sepatu Saat Geledah Kos Terduga Teroris

Regional
Polisi Tangkap Pria yang Tusuk Mata 4 Kucing dengan Kayu di Pontianak

Polisi Tangkap Pria yang Tusuk Mata 4 Kucing dengan Kayu di Pontianak

Regional
Bandung Dilanda Angin Kencang, Begini Penjelasan BMKG

Bandung Dilanda Angin Kencang, Begini Penjelasan BMKG

Regional
Kronologi Bentrok di UNM yang Berujung Penikaman 2 Mahasiswa

Kronologi Bentrok di UNM yang Berujung Penikaman 2 Mahasiswa

Regional
Status Gunung Tangkuban Parahu Normal, Ridwan Kamil: Kita Viralkan

Status Gunung Tangkuban Parahu Normal, Ridwan Kamil: Kita Viralkan

Regional
Hujan Guyur Sumatera Barat, Kualitas Udara Mulai Membaik

Hujan Guyur Sumatera Barat, Kualitas Udara Mulai Membaik

Regional
Kisah Reza, Anak Sopir Lulus ITB IPK 3,98: Pernah Dihina karena Ibu Tak Kerja hingga Jajan Rp 5.000 Per Hari

Kisah Reza, Anak Sopir Lulus ITB IPK 3,98: Pernah Dihina karena Ibu Tak Kerja hingga Jajan Rp 5.000 Per Hari

Regional
Dampak Angin Kencang di Sejumlah Daerah, Satu Warga Tewas hingga Ratusan Mengungsi

Dampak Angin Kencang di Sejumlah Daerah, Satu Warga Tewas hingga Ratusan Mengungsi

Regional
Angin Kencang di Magelang: Fenomena Tak Biasa, Ribuan Warga Mengungsi hingga Status Tanggap Darurat

Angin Kencang di Magelang: Fenomena Tak Biasa, Ribuan Warga Mengungsi hingga Status Tanggap Darurat

Regional
Dua Gunung di Karawang Selatan Terbakar

Dua Gunung di Karawang Selatan Terbakar

Regional
5 Fakta Kerusuhan Pertandingan PSIM vs Persis, Mobil Polisi Dibakar hingga Sweeping Suporter

5 Fakta Kerusuhan Pertandingan PSIM vs Persis, Mobil Polisi Dibakar hingga Sweeping Suporter

Regional
Anggaran Bansos Naik 4 Triliun, Kemensos Ajak Satgas SPIP Kawal Penyalurannya

Anggaran Bansos Naik 4 Triliun, Kemensos Ajak Satgas SPIP Kawal Penyalurannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X