Perolehan Suara Tinggi di Sumatera Utara, Djarot Berterima Kasih

Kompas.com - 09/05/2019, 15:04 WIB
Bacagub Sumatera Utara Djarot Saiful Hidayat (kanan) mencium tangan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (kiri) saat acara pengumuman bakal calon gubernur dan wakil gubernur yang diusung PDI Perjuangan di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Kamis (4/1/2018). TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWANBacagub Sumatera Utara Djarot Saiful Hidayat (kanan) mencium tangan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (kiri) saat acara pengumuman bakal calon gubernur dan wakil gubernur yang diusung PDI Perjuangan di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Kamis (4/1/2018).

MEDAN, KOMPAS.com - Perolehan suara Djarot Saiful Hidayat di Sumatera Utara dalam Pemilihan Legislatif 2019 melonjak tinggi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta yang bertarung di dapil Sumatera Utara III ini diprediksi kuat melaju ke Senayan. Dapilnya meliputi Kabupaten Langkat, Karo, Pakpak Bharat, Dairi, Asahan, Simalungun, dan Batubara,  Kota Siantar, Tanjungbalai, dan Binjai.

"Suara Djarot sudah 160.000 hari ini, sudah sama Asahan. Tinggal dua daerah lagi, Siantar sama Langkat," kata Fahrul Putra, saksi dari partai politik yang hadir pada sidang pleno terbuka Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut, Rabu (8/5/2019).

Baca juga: Di Dapil Neraka Jabar V, Fadli Zon Raih Suara Tertinggi Ungguli Adian Napitulupu

Di Karo, Pakpak Bharat, Tanjungbalai, Batubara, Binjai, Dairi, dan Simalungun, mantan calon gubernur Sumut itu mendulang 99.456 suara.

Hasil penghitungan pihaknya, lanjut Fahrul, menunjukkan, total suara Djarot di Dapil Sumut III sebanyak 165.360. Angka ini meninggalkan jauh Junimart Girsang di 95.490 suara, lalu Bob AM Sitepu dengan 56.891 suara.

Djarot mengungkapkan rasa syukurnya atas perolehan suara tersebut.

Menurut dia, hal ini berkah sekaligus amanah dari warga Sumut. Djarot mengucapkan terima kasih kepada mereka yang menjatuhkan pilihan kepada dirinya dan Presiden Joko Widodo. Namun, dia meminta agar tetap menunggu keputusan dan pernyataan resmi KPU Sumut.

"Kita kawal proses penghitungannya sampai selesai supaya berjalan aman dan kondusif. Soal perbedaan yang pernah terjadi, itu biasa. Kita harus tetap ingat bahwa kita semua bersaudara, sebangsa, dan setanah air," ungkapnya. (Mei Leandha)

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X